Advertisement

Terinspirasi Ghozali, Bambang Soesatyo Jual NFT Kecelakaan Rp217 Juta

Penulis
Ayu Triworo
Diterbitkan pada
10 Februari 2022
Waktu membaca
2 Menit

Jakarta, 10 Februari 2022 – Ikut meramaikan pasar NFT yang tengah viral, politikus Golkar Bambang Soesatyo jual NFT kecelakaan reli miliknya seharga 5 ETH atau senilai Rp 217 juta. 

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada Sabtu (5/02/2022), Bambang secara resmi menyatakan hendak menjual 3 video kecelakaan mobil reli saat ia beradu dengan pembalap kenamaan dalam negeri, Sean Galael. 

“Semua hasil penjualan NFT, baik dari penjualan perdana atau royalti, setiap kali video ini diperjualbelikan kembali oleh para pihak lain nantinya, akan saya hibahkan untuk membangun masjid,” jelas Bambang pada dewan pers. 

Ia menambahkan, prosedur serta waktu pelaksanaan penjualan NFT masih dalam proses dan pertimbangan yang matang. “Tunggu saja tanggal mainnya!”, ujarnya. 

 Baca Juga: Prospek Cuan! Baru Launching, Harga Token ASIX Anang Naik 25X Lipat

Yang mendorong Bambang Soesatyo turut meramaikan jagad NFT dengan menjual videonya adalah ingin mengajak generasi muda berperan aktif dalam pemanfaatan teknologi. Khususnya yang berdampak positif pada sektor ekonomi digital. 

Ia menjelaskan, laporan dari pengamat kripto Dune Analytics menunjukkan angka fantastis perdagangan NFT di Blockchain. 

Dari hasil pengamatan tersebut, perdagangan NFT pada blockchain ETH di Opensea mencapai US$ 3,85 miliar atau senilai Rp 55,4 triliun. “Itu merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah kehadiran NFT,” ungkapnya antusias. 

Menurutnya, ada banyak potensi yang tercipta dari kemajuan teknologi. Kunci utamanya, masyarakat harus jeli dan mampu memanfaatkan peluang yang ada.

“Generasi muda yang memiliki kreativitas yang tinggilah yang nantinya dapat menghasilkan karya-karya hebat yang bisa diperjualbelikan di NFT,” tegasnya. 

NFT adalah Non-Fungible Token, semacam token atau aset digital yang terhubung dengan sistem blockchain. Sebagian besar NFT menggunakan Ethereum atau ETH,i jaringan blockchain terbesar ke-2 selain Bitcoin.

NFT sebetulnya bukan hal baru. Tapi di Indonesia NFT baru booming dan semakin santer menjadi perbincangan setelah Ghozali sukses meraup uang miliaran dari penjualan NFT. 

Tahun 2021 kemarin, Sustan Gustaf al Ghozali atau Ghozali sempat viral setelah NFT selfienya laku hingga Rp 1,5 miliar. Ia rutin mengunggah foto selfie tersebut sejak awal Desember 2021 di OpenSea dan terjual sebanyak 933 NFT.

Saat mengupload foto, Ghozali tidak pernah menyangka bakal ada kolektor yang berminat dan membeli NFT nya bahkan dengan harga fantastis. Beruntung, foto yang dibandrol sebesar US$3 atau Rp 45 ribu itu ternyata terkenal dan harganya naik. Bahkan, per foto bisa mencapai 0,3 ETH atau senilai Rp 14 juta. 

Baca Juga: Ghozali Raup Miliaran Rupiah dari NFT Foto Selfie di OpenSea

Kesuksesan Ghozali praktis menginspirasi banyak orang untuk turut mengadu untung menjual NFT. Hal ini membuat OpenSea semakin ramai dipenuhi berbagai macam aset digital yang nyeleneh, mulai dari foto peralatan rumah tangga sampai KTP.

Selain Bambang Soesatyo jual NFT, publik figur yang juga terinspirasi meramaikan jagad NFT adalah  Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Barat tersebut diketahui baru saja menjual NFT lukisan Pandemic Self Portrait dengan harga cukup tinggi, yakni Rp 45,9 juta. 

Artikel ini telah tayang di icnnindonesia.com, “NFT Video Kecelakaan Mobil Reli Bamsoet Mau Dijual Rp 217 Juta”

Link sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20220207071845-185-755803/nft-video-kecelakaan-mobil-reli-bamsoet-mau-dijual-rp217-juta 

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ayu Triworo

More than delighted to help people grow their business better everyday by crafting best strategic of digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *