Advertisement

Cara Mengetahui Line Diblokir atau Tidak Ketahui Tandanya [2022]

Penulis
Hanif Mufid
Diterbitkan pada
31 Agustus 2022
Waktu membaca
5 Menit

Ketika menggunakan Line, kita tidak bisa melihat apakah sedang diblokir atau tidak. Tapi, ada beberapa cara mengetahui line diblokir atau tidak.

Sebagai media sosial yang digunakan oleh lebih dari 90 juta orang di Indonesia, Line memang memiliki segudang fitur yang membuat obrolan bersama teman semakin menyenangkan.

Tapi terkadang, ada saja orang yang tidak ingin berhubungan dengan kita, bahkan memblokir akun. Bagaimana cara mengetahui jika temanmu blokir akun Line mu? simak tanda tandanya di bawah.

Tanda-Tanda Line diblokir

Langsung saja, kalau kamu ingin mengetahui bagaimana cara mengetahui kalau kita diblokir di Line, ini dia indikasinya.

1. Tidak Bisa di Tag/Mention

Salah satu cara mengetahui line diblokir orang lain yang ampuh adalah dengan menggunakan tag atau mention.

Tidak jauh berbeda dengan mention di twitter, line juga memiliki fitur yang mirip. Di group, post, maupun komentar, kamu bisa tag orang dengan menambahkan tanda @ di depan nama kontak yang ingin di-mention.

Normalnya, tag kontak tersebut akan berwarna biru, dan jika di tap akan mengarahkan ke akun tersebut.

Tapi, jika tidak muncul warna biru, yang ada adalah warna abu-abu dan username kontak tidak bisa di tap, itu adalah tanda Line diblokir.

2. Update Status Tidak Muncul

Seperti yang kita ketahui, Line memiliki fitur timeline di mana update status seperti teks, foto, dan video ditampilkan.

Nah, jika sebelumnya sudah sering mengecek timeline dan statusnya muncul, tapi sekarang tidak muncul, ini juga salah satu tanda kalau kamu diblokir. Supaya lebih yakin, kamu bisa buka profil akunnya.

3. Profil Terlihat Kosong

Mengecek profil dan statusnya juga bisa jadi cara mengetahui line diblokir orang lain. Jika sebelumnya profilnya ada banyak status, kemudian jadi kosong, ada beberapa kemungkinan.

  • Kamu diblokir
  • Statusnya dihapus
  • Statusnya disembunyikan

Untuk memastikannya, coba pinjam Line temanmu yang lain yang memiliki hubungan dengan orang yang kamu curigai memblokirmu.

Kemudian cek profilnya apakah statusnya muncul atau tidak. jika di profil temanmu statusnya muncul, tetapi di tempatmu tidak, bisa dipastikan kalau akunmu diblokir.

4. Tidak Muncul di List Friend

Ada satu lagi cara mengecek line diblokir, yaitu dengan melihat list friend. Jika diblokir, maka temanmu tersebut tidak muncul di daftar teman.

Kemungkinannya adalah antara di-unfriend atau diblokir. Jika tanda-tanda lain juga menunjukkan kalau akunmu diblokir, maka bisa jadi akunmu memang diblokir.

5. Chat Tidak Di-Read dan Panggilan Tidak di Jawab

Ini adalah tanda yang biasanya membuat kita pertama kali curiga kalau teman kita memblokir akun line.

Walaupun chat tidak di read dan panggilan ini bisa menunjukkan kalau kamu diblokir, tapi, belum tentu juga. Ada beberapa kemungkinan lain juga, misalnya.

  • Sedang tidak aktif line
  • Chat atau telponmu tidak dibuka

Yang mencurigakan adalah jika biasanya aktif dan gercep membalas jadi tidak pernah membalas. Makannya, cek juga dengan tanda di atas ya.

Apa Yang Terjadi Jika Blokir Teman di line

Mungkin kalian kesal dengan teman kalian, atau merasa terganggu dengan tingkah lakunya di Line?

Sebenarnya dari tanda-tanda akun line diblokir di atas, kamu sudah bisa memperkirakan apa yang terjadi ketika teman line diblokir. Untuk lebih jelasnya, berikut dampak ketika kamu memblokir line

  • Hilang dari daftar teman
  • Tidak bisa menelepon maupun mengirim pesan
  • Profil masih bisa dibuka, tetapi tidak bisa melihat status/post timeline

Tetapi jika ketentuan privasi post status nya dibuat menjadi publik, status/post bisa jadi tetap muncul.

Dengan begitu, kamu bisa bermain Line tanpa gangguan dari temanmu. Selain itu, ini juga sangat berguna jika kamu memiliki mantan yang masih sering menghubungimu.

Jadi, sudah faham kan, apa yang terjadi jika memblokir teman di Line?

Halaman Selanjutnya
Cara Blokir Orang di Line...

Laman: 1 2

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Hanif Mufid

hi, I'm a SEO content writer with interest on business, entrepreneur, digital marketing, and many more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *