Advertisement

11 Cara Membuat Deskripsi Produk yang Menarik Pembeli [Serta Contoh]

Diterbitkan pada
11 Mei 2022
Waktu membaca
6 Menit

Cara membuat deskripsi produk yang menarik adalah dengan menggunakan gaya bahasa layaknya sedang berkomunikasi dengan pembeli secara langsung.

Namun ternyata banyak cara lain yang dinilai lebih ampuh untuk memikat konsumen.

Walaupun terkesan remeh, rupanya masalah deskripsi produk tak bisa dianggap sepele.

Sebab, dengan membuat deskripsi mengenai manfaat dan nilai jual produk yang benar, maka mampu mendatangkan banyak keuntungan.

Bagaimana caranya? Simak saja artikel berikut!

Apa Itu Deskripsi Produk?

Deskripsi Produk adalah sebuah paragraf atau kumpulan kalimat informatif yang berisi penjelasan mengenai produk (berupa barang maupun jasa) yang sedang kamu jual.

Manfaat keberadaan deskripsi ini ialah untuk membantu para calon pembeli agar mereka mengenali produk yang dijual secara spesifik.

Singkatnya, ketika pembeli membaca bagian deskripsi tersebut, diharapkan mereka akan tertarik dan lanjut melakukan pemesanan.

Dari sisi pembeli sendiri, deskripsi produk biasanya membuat mereka harus berpikir dua kali sebelum akhirnya memutuskan checkout atau membeli produk yang sedang dicarinya.

Entah itu lewat marketplace maupun toko online di jagat maya.

Hingga saat ini, contoh dan sampel informasi deskripsi produk yang bisa kita jumpai di dunia maya jumlahnya bervariasi.

Mulai dari tutorial penggunaan produk, bahan atau material produk, cara perawatan produk, spesifikasi dan jenis produk, serta masih banyak lagi.

Cara Membuat Deskripsi Produk yang Menarik

Bagaimana cara membuat deskripsi produk yang menarik? Cara paling tepat adalah sesuaikan dengan tampilan dan spesifikasi produk tanpa harus melebih-lebihkannya.

Terpenting bagi pembeli mereka tidak merasa ditipu dan produk sesuai dengan apa yang tercantum pada kolom deskripsi.

Supaya lebih jelas lagi, ikuti langkah-langkah berikut!

1. Kenali Karakter Konsumen

Dalam dunia affiliate marketing, mengenali jenis dan karakter konsumen serta calon pembeli adalah hal pertama yang mesti kamu lakukan.

Risetlah apa yang mereka butuhkan, keluhannya, dan tawarkan solusi lewat produk atau brand yang sedang kamu jual.

Jenis-jenis konsumen sangatlah berbeda dari satu yang lainnya. Di Indonesia sendiri, rata-rata dari mereka mencari produk yang berkualitas tetapi harga terjangkau.

Ada pula kaum mendang-mendang yang gemar membandingkan antar produk dari satu toko ke toko lainnya.

Setelah itu, perdalam lagi untuk mempelajari karakter mereka.

Mulai dari seberapa sering mereka membuka blog atau media sosial milikmu, bagaimana minat mereka terhadap produk, dan kenali cara mereka berinteraksi.

Tiap konsumen pastinya memiliki kepribadian yang berbeda, sehingga cara mereka berkomunikasi dan berinteraksi juga berlainan.

Ada yang tidak suka basa-basi, menghindari chat-chat panjang, menyukai humor, dan sebagainya.

Pandai-pandailah melayani mereka berdasarkan karakter dan sifatnya.

Dengan begitu, timbul keinginan secara emosional dari mereka untuk menanyakan lebih jauh soal produk yang kamu jual.

Syukur alhamdulillah bisa closing. Yuhuu!

2. Fokus pada Fungsi dan Manfaat Produk

Apabila cara pertama sudah kamu terapkan, mulailah fokus untuk memberikan informasi yang berisi fungsi dan manfaat produk pada konsumen.

Laman: 1 2 3 4

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Anisa Juniardi

I love being I am. Menulis dan membaca pada ruang yang telah disediakan oleh Tuhan. Iya. Saya seorang content writer SEO dan yeaah.. here we go

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *