Advertisement

Perbedaan Retur dan Refund dalam Belanja Online di Marketplace

Diterbitkan pada
27 Mei 2021
Waktu membaca
8 Menit

Jika Anda hobi belanja online, tentunya sering mendengar istilah retur dan refund. Kedua istilah ini memang awam dipakai dalam transaksi jual beli, baik offline maupun online.

Keduanya pun semakin sering muncul seiring menjamurnya tren belanja online baik di marketplace ataupun olshop.

Sayangnya, tak sedikit pula yang bingung dengan perbedaan retur dan refund. Hal ini berujung masih banyak praktek transaksi online yang akhirnya merugikan salah satu pihak.

Lantas, apa yang dimaksud dengan retur dan refund? Dan apa perbedaan keduanya?

Melalui artikel berikut, kita akan bahas tuntas apa arti return dalam olshop begitu juga definisi refund. Bukan itu saja, akan ada pembahasan mengenai perbedaaan retur dan refund. Di sesi akhir, akan kita bahas juga bagaimana penerapannya di beberapa marketplace.

Perbedaan Retur dan Refund

Retur dan refund adalah mekanisme yang kerap muncul ketika Anda bertransaksi di marketplace atau online shop. Sebelum kita mengenal perbedaan retur dan refund, simak terlebih dahulu penjelasan mengenai definisi masing-masing istilah tersebut di bawah ini.

Definisi Retur

Definisi Retur

 

Retur adalah kata serapan Bahasa Inggris Return yang artinya pengembalian. Pengertian return dalam olshop artinya proses penukaran pesanan barang oleh konsumen kepada seller.

Lantas, apa yang dimaksud dengan retur pembelian? Retur merujuk pada kondisi dimana pembeli mengembalikan dan menukar produk yang telah dibeli dengan produk sejenis lain karena sebab tertentu.

Jadi, ketika Anda belanja di toko semisal Alfamart atau Indomaret dan mendapati barang rusak, maka Anda bisa mengajukan retur. Yakni menukar barang tersebut dengan barang lainnya. Hal ini berlaku pula ketika Anda belanja online.

Namun dalam belanja online, kasus retur lebih kerap terjadi dibanding transaksi offline. Fungsi retur juga semakin esensial saat Anda melakukan transaksi online.

Beberapa alasan konsumen melakukan retur barang diantaranya sebagai berikut:

  • Produk tidak sesuai dengan deskripsi atau ekspektasi pembeli.
  • Produk cacat atau rusak.
  • Ukuran produk tidak sesuai dengan permintaan.
  • Terjadi kerusakan ketika proses pengiriman.

Manfaat

Fungsi retur memungkinkan pembeli mengembalikan sekaligus menukar barang yang dibeli dengan barang yang kualitasnya lebih baik. Hal ini tentu dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Prosedur retur barang sangat bermanfaat, baik bagi penjual maupun pembeli. Bagi penjual, retur menjadi salah satu layanan yang dapat memanjakan pembeli. Pembeli merasa nyaman berbelanja, sehingga dapat menambah tingkat loyalitas dalam berbelanja.

Sedangkan bagi pembeli, retur menjadi salah satu kemudahan dalam memperoleh barang berkualitas. Dengan adanya mekanisme ini, pembeli bisa mendapatkan produk yang sesuai dengan ekspektasi mereka.

Baca Juga:

Definisi Refund

Apa itu refund dana? Istilah refund berasal dari Bahasa Inggris yang artinya pengembalian dana. Arti refund adalah proses pengembalian dana atau uang oleh penjual ke pembeli. Proses refund berlaku untuk semua jenis transaksi produk atau jasa, misalnya barang, hotel, penerbangan, dan banyak lagi.

Istilah ini mengindikasikan bahwa terjadi pembatalan transaksi karena sebab tertentu. Misalnya saja barang cacat, tidak sesuai deskripsi, ukuran kebesaran/kekecilan, dan lain lain.

Pada mekanisme refund, pembeli mengembalikan barang yang tidak sesuai kepada penjual lalu meminta agar uang pembayarannya kembali. Jadi, barang yang dikembalikan bukan ditukar dengan barang lain, melainkan dengan uang.

Beberapa transaksi juga memungkinkan Anda melakukan refund berupa dana, pulsa, maupun voucher tertentu. Anda mungkin juga sering mendengar istilah lain yang berkaitan dengan refund, seperti no refund, sudah refund, dll. Berikut beberapa keterangan istilah tambahan dalam transaksi online.

  • di refund artinyabarang tidak jadi dibeli sementara uang transaksi juga diberikan kepada pembeli.
  • no refund artinyatoko yang bersangkutan tidak melayani penukaran barang dalam bentuk uang. Sehingga transaksi jual beli yang sudah berlangsung tidak bisa dibatalkan.
  • telah di refund artinyabarang sudah sampai ke penjual dan uang pembayaran dikembalikan kepada pembeli.

Manfaat

Mekanisme refund dana sama-sama memberi keuntungan kepada konsumen dan pembeli. Meski begitu, tidak semua olshop menyediakan layanan ini dengan alasan tertentu.

Refund dapat meminimalisir penipuan oleh penjual. Pembeli yang menerima barang tidak sesuai pesanan atau cacat bisa membatalkan transaksi dan meminta uang kembali.

Sementara itu, refund menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Mereka tentu akan lebih memilih toko online yang menyediakan fitur ini daripada yang tidak. Adanya fitur refund membuat penjual terkesan professional dan bertanggung jawab.

Halaman Selanjutnya
Baca Juga:...

Laman: 1 2 3

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ayu Triworo

More than delighted to help people grow their business better everyday by crafting best strategic of digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *