10 Tips Memulai Usaha Frozen Food Rumahan untuk Pemula

Diterbitkan pada
18 Februari 2021
Waktu membaca
6 Menit

Tips memulai usaha frozen food harus anda kuasai sebelum anda memulai usaha makanan beku ini. Meskipun peluang pasar lumayan bagus, namun modal yang perlu anda keluarkan lumayan menguras dompet. Jadi, dengan menguasai tips-tips berikut, anda berarti memperkecil kemungkinan gagalnya bisnis frozen food yang akan dirintis.

Berbisnis frozen food sebenarnya memiliki resiko yang lumayan kecil, karena tidak sulit dijual dan tidak harus sering diganti karena tahan lama. Apalagi, peminat makanan ini juga cukup banyak, dari mulai anak-anak, pekerja, kalangan atas, atau bahkan menengah karena lebih praktis.

Tips Jualan Frozen Food Rumahan untuk Pemula

Tips memulai usaha frozen food sangat mudah karena frozen food sama sekali tidak asing di telinga masyarakat, bahkan semakin kesini, toko-toko yang menjual produk ini bisa dibilang semakin banyak. Varian yang ada juga semakin variatif, dari mulai sosis, nugget, sampai pada makanan beku lain yang lumayan asing di telinga.

Bisnis ini sangat sederhana dan bisa dibuka hanya dengan mengandalkan lahan rumahan yang ada. Seiring berjalannya waktu, anda dapat mengembangkannya sampai pada skala besar. Jadi, bisa menyesuaikan budget yang anda miliki tanpa harus mengumpulkan modal terlalu banyak.

Berikut adalah saran yang dapat anda praktekkan ketika berkeinginan memulai usaha frozen food:

1. Siapkan mental

Para pebisnis pemula biasanya menghabiskan waktu terlalu banyak untuk berpikir karena dipenuhi dengan keragu-raguan. Biasanya para pemula ini terlalu takut mengambil resiko, sehingga rencana yang telah disusun hanya sekedar menjadi wacana belaka.

Untuk berbisnis, memang diperlukan pertimbangan yang matang serta perhitungan yang baik. Keputusan yang terlalu buru-buru juga tentu saja tidak akan memberikan dampak yang baik bagi calon bisnis anda.

Namun, tanpa memiliki keberanian, ide yang bahkan anda pikirkan tidak akan terlaksana. Perbanyak membaca dan belajar dari pengalaman orang lain bisa menjadi alternatif untuk meyakinkan keragu-raguan anda.

2. Hitunglah kebutuhan modal yang diperlukan

Setiap memulai bisnis, tentu salah satu hal paling utama yang harus dipersiapkan adalah modal awalnya. Mulailah untuk memperhitungkan alat apa saja yang harus anda beli.

Mulailah dengan perlengkapan yang primer terlebih dulu. Seiring berjalannya bisnis anda, anda dapat sambil mencicil beberapa perlengkapan sekunder yang diperlukan.

Yang jelas, salah satu perlengkapan utama yang anda perlukan adalah mesin pendingin.

Di awal, anda dapat membeli lemari pendingin bekas jika memang modal yang dimiliki sangat mepet, namun membeli mesin pendingin baru apalagi dengan kualitas yang terbaik, tentu akan lebih baik sebagai investasi.

3. Tentukan jenis produk apa saja yang akan dijual

Jika anda ingin memproduksi produk anda sendiri, maka anda perlu menentukan produk apa yang ingin anda buat. Pastikan anda menyesuaikan dengan kondisi pasar yang ada.

Setelah itu, pikirkan juga kemasan yang akan anda gunakan untuk mengemas hasil produksi anda. Sekarang sudah banyak penyedia jasa pembuatan kemasan sekaligus alat pengemasnya, jadi anda tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak untuk membeli alat pengemas kedap udara ini.

Jika anda hanya ingin memproduksi makanan beku anda sendiri tanpa melibatkan pemasok, anda bisa menitipkan produk anda di berbagai outlet yang sudah lebih dulu berbisnis frozen food. Dengan begitu, modal yang perlu anda keluarkan justru tidak terlalu besar.

Setelah produk anda mulai laris di pasaran, mulailah untuk mencoba mendapatkan lisensi resmi dari dinas terkait. Adanya lisensi ini, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli.

Baca juga:
10 Aplikasi Kasir Gratis Terbaik dan Manfaatnya untuk Usaha

4. Carilah mitra penjualan atau pemasok

Untuk memulai bisnis frozen food, anda dapat memproduksi produk makanan beku milik anda sendiri, atau mengambil dari pemasok, atau bisa juga keduanya.

Untuk mengambil stok dari pemasok, anda perlu mencari pemasoknya terlebih dulu. Setelah itu buatlah kesepakatan kerja. Anda bisa berlaku sebagai reseller atau membuat kesepakatan kerja lain yang bisa disepakati oleh kedua belah pihak.

5. Tentukan strategi pemasaran yang tepat

Salah satu hal yang paling berpengaruh pada penjualan adalah strategi pemasaran yang anda susun. Anda bisa mulai dengan memberikan diskon atau promo pada pembukaan pertama toko anda. Promo dan diskon adalah salah satu hal yang sulit ditolak apalagi bagi kaum perempuan.

Selain itu, anda juga dapat menyediakan kupon untuk dapat menarik minat pelanggan anda untuk berbelanja kembali di toko anda. Dalam memberikan promo ini, pastikan anda menyesuaikan dengan keuntungan yang anda dapatkan, jangan sampai malah menimbulkan kerugian yang harus ditanggung.

6. Siapkan peralatan penjualan

Peralatan yang dibutuhkan ini tergantung bisnis frozen food seperti apa yang ingin anda geluti. Apakah anda hanya ingin memproduksi produknya saja, atau ingin membuka outlet penjualannya saja, atau bahkan keduanya.

Tips kami, kendalikan ekspektasi anda. Jangan terlalu muluk-muluk, sehingga anda tidak akan kalap membeli terlalu banyak barang sampai menghabiskan seluruh tabungan anda.

Baca juga:
10 Aplikasi Pembukuan dan Keuangan Terbaik Serta Manfaatnya

7. Masuki pasar penjualan online

Pada zaman yang semakin canggih seperti ini, kebiasaan berbelanja orang juga mengalami pergeseran yang signifikan. Orang-orang mulai malas untuk keluar rumah sekedar untuk berbelanja. Mereka lebih senang dengan semuanya yang serba instan.

Maka, anda perlu memperluas pemasaran anda tidak hanya secara konvensional, namun juga online. Anda dapat menjualnya melalui berbagai macam media sosial yang anda miliki, mulai dari Instagram, Whatsapp, twitter, bahkan facebook.

Untuk penjualan yang lebih serius, anda juga dapat memanfaatkan berbagai market place yang ada, seperti shopee, Tokopedia, Blibli.com, maupun platform penjualan lain.

8. Berikan layanan pesan antar

Para pelanggan yang anda miliki, perlu anda manjakan dengan baik. Manjakanlah pelanggan anda dengan memfasilitasi layanan pesan antar ini, sehingga anda dapat menjangkau lebih banyak pelanggan. Hal ini juga demi mendapatkan kepuasan tersendiri dari pelanggan.

Anda dapat menyediakan layanan pesan antar ini dengan mempekerjakan orang secara pribadi, atau juga memanfaatkan berbagai layanan dari berbagai aplikasi antaran seperti Gojek, maupun Grab.

Jika anda memilih untuk menggunakan jasa Gojek maupun Grab, berarti anda perlu mendaftarkannya pada perusahaan terkait.

9. Temukan reseller maupun dropshipper

Sekilas, reseller dan dropshipper memang terlihat sama, namun terdapat perbedaan yang kentara antara keduanya. Seorang reseller, akan membeli beberapa buah barang terlebih dahulu untuk ia jual.

Sedangkan dropshipper akan memasarkan barang dari anda melalui gambar maupun media promosi lain. Baru ketika ada pembeli yang tertarik, dia akan memesan barang tersebut dari anda.

Memiliki reseller maupun dropshipper tentu sangat menarik, karena akan memudahkan perkembangan bisnis anda menjadi lebih cepat meluas dan dikenal banyak orang, sehingga pasar yang anda miliki juga semakin luas.

10. Jaga kualitas

Berbagai usaha yang anda lakukan terhadap bisnis anda, tidak akan bekerja tanpa adanya kualitas yang baik atas produk yang anda pasarkan. Ketika seorang pelanggan kecewa dengan produk anda, dia tidak akan kembali pada toko anda dan akan beralih pada toko yang lain.

Jadi, pastikan anda menjual produk yang terjamin kualitasnya. Seiring berjalannya waktu, pastikan juga anda tetap menjamin kualitasnya tetap baik, sebab banyak ditemui produsen yang lalai ketika produknya sudah mulai digemari oleh banyak pelanggan.

Baca juga:
7 Plugin Ongkos Kirim Terbaik untuk Toko Online (Hitung Otomatis)

Peluang Bisnis Frozen Food

Frozen Food sebagai makanan yang familiar di kalangan masyarakat memang memiliki keistimewaan tersendiri, sehingga bagi anda yang ingin berbisnis produk ini, memiliki peluang yang bagus. Berikut adalah alasan mengapa berbisnis frozen food bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan:

1. Praktis

Satu ciri khas dari frozen food adalah praktis. Berbagai produk frozen food juga sangat mudah diolah, karena biasanya hanya perlu diolah dengan cara digoreng atau direbus. Sangat praktis dan sesuai untuk disajikan sebagai sarapan sehingga tidak membutuhkan waktu memasak yang lama.

2. Tahan Lama

Makanan ini sangat sesuai untuk dijadikan persediaan makanan di rumah, karena dapat bertahan beberapa minggu bahkan beberapa bulan. Anda tidak perlu berbelanja berkali-kali untuk tetap memiliki produk makanan jenis ini.

Cara penyimpanannya pun sangat mudah, karena cukup disimpan di lemari es tanpa perlu perawatan khusus.

3. Tersedia berbagai macam varian

Frozen food memiliki varian yang sangat beraneka ragam, dari mulai cemilan seperti singkong keju, tahu bakso, aneka gorengan, hingga pempek dan bakso.

Frozen food  juga terdapat varian yang bisa digunakan sebagai lauk pauk, seperti sosis, nugget, ayam frozen, bahkan daging frozen. Selain itu juga terdapat berbagai varian yang bisa menjadi pelengkap masakan anda di rumah.

Berbagai varian ini pasti akan ada yang cocok dengan selera masyarakat, sehingga sangat mungkin orang-orang akan tetap membeli meski membeli produk yang berbeda.

4. Disukai berbagai kalangan

Tidak dapat dipungkiri bahwa penggemar frozen food tidak memandang usia. Baik anak-anak, orang dewasa, orang dari kalangan menengah, atau bahkan kalangan atas, bisa sangat cocok dengan makanan beku ini.

Yang membedakan paling hanya pada jenis makanan beku yang dipilih. Anak-anak, mungkin akan cenderung memilih makanan beku yang memiliki bentuk-bentuk lucu seperti nugget. Sedangkan ibu rumah tangga, mungkin akan lebih menyukai produk-produk yang bisa digunakan sebagai pelengkap masakan rumahan yang dibuat.

Mulailah merancang cita-cita bisnis makanan beku anda dari sekarang, anda dapat memulai dengan membuat produk anda sendiri dan mengemasnya di tempat produksi kemasan yang juga menyediakan jasa pengemasan sebagai langkah awal.

Anda dapat menitipkan produk anda di beberapa outlet lain yang sudah lebih dulu berdiri, sebelum kemudian mulai membangun toko makanan beku jerih payah anda sendiri dengan mempersiapkan keuangan yang anda perlukan.

Pikirkanlah dengan baik, namun juga jangan lupa juga untuk mengumpulkan keberanian dalam mengambil resiko.

Memikirkan calon usaha anda dengan matang memang baik, karena sesuatu yang direncanakan pasti akan lebih baik hasilnya dari pada yang tidak. Tapi, jika alur rencana-rencana baik anda hanya anda habiskan bersama keragu-raguan, rencana yang anda miliki hanya akan sekedar jadi wacana.

Tips memulai usaha frozen food yang telah kami jabarkan, sangat mudah anda praktekkan. Anda dapat mencicilnya satu demi satu, sampai rencana anda dapat terwujud. Selalu ingat tips pertama dari kami, yaitu jangan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk berpikir.

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Wahyu Saputro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *