Apa itu Preloved? Cara Mendapatkan Second Stuff Kualitas Bagus & Harga Murah

Ifan Prasya 23 Jun 2021 5 Menit 0

Kalau ingin rekomendasi, berikut beberapa toko thrift online (Instagram) yang sejauh ini jual produk kualitas bagus:

  • @libom2andhandshop
  • @youpoppin
  • @pe.es.o
  • @gang_buntu
  • @celanataranku
  • @get.me.please
  • @brokebutcool_
  • @tjap90an
  • @90stuff.co
  • @thriftbydews
  • @classyjunkies
  • @bukanbarangbiasa.id
  • @nomadenstuff_
  • @21thriftshop
  • @summershit_
  • @markea.id

Bagaimana, cukup komplit, bukan?

Toko-toko di atas menjual begitu banyak ragam pakaian yang bisa kamu pilih. Mulai dari atasan, bawahan, hingga mode-mode pakaian seperti 80-an, 90-an, minimalis, dan banyak lagi. Silakan dipilih sesuai dengan selera kamu, ya.

Untuk pencarian toko offline, kamu dapat menggunakan bantuan Google Maps. Atau, cari kueri penelusuran dengan kata kunci “thrift shop (kota kamu) yang bagus” *ganti (kota kamu) sesuai tempat tinggal, ya.

Baca juga konten serupa:

3. Teliti Setiap Item Pakaian

Khusus buat kamu yang beli pakaian secara offline, ada baiknya untuk mengecek setiap detail dari pakaian yang akan dibeli. Serinci mungkin, seteliti mungkin. Jangan sampai ada satu aksen pun yang lolos pengecekan.

Karena biasanya, untuk toko-toko offline, mereka sudah pandai mengemas barang yang terlihat bagus-bagus saja; padahal mungkin ada sedikit cacatnya. Ada yang robek, luntur, atau beberapa detail tidak terpasang (kancing, strap, resleting, dsb).

Sedangkan, bagi kamu yang membeli secara online, ya tidak ada usaha lagi untuk cek-ricek barang. Kamu hanya perlu meyakinkan diri bahwa toko tersebut memang “trusted” menjual barang-barang yang sudah dikurasi kualitasnya.


Tips beli barang preloved kualitas bagus

(c) pintarjualan. Id


4. Set Alarm & Tampil Biasa

Berlaku baik offline maupun online, sama-sama harus sigap ketika ingin beli barang branded yang banyak dicari orang.

Kalau ingin cari toko sambil keluar rumah, ya sebaiknya pasang alarm pagi-pagi dan tampil dengan busana biasa saja. Karena biasanya, penjual sudah paham ketika calon pembeli terlihat “trendy” maka biasanya harga selalu dinaikkan.

Kalau ingin beli secara online, ya pasang notifikasi dari setiap akun yang kamu incar barang-barangnya. Notifikasi feed dan story supaya tidak ketinggalan update stok terbaru.

Kalau bisa, siapkan juga template form order dan saldo yang cukup, ya (wajib ini mah ?).

Baca juga konten serupa:

5. Selalu Tawar Harganya

Sekali lagi diingatkan, apalagi kalau kamu beli barang preloved secara offline atau bertemu untuk COD.

Tawar harganya dalam batas wajar. Dan juga, jangan langsung tawar begitu saja. Ada baiknya kamu survei terlebih dulu mengenai harga rata-rata yang dijual di pasaran.

Oh iya, beberapa tips berikut (meskipun sedikit terdengar absurd) terbukti manjur untuk membantu kamu ‘ahli’ dalam tawar-menawar harga barang:

  • Sering pergi ke pasar dan perhatikan orang-orang sekitar saat menawar harga,
  • Sering-seringlah untuk bersikap ‘sok akrab’ dengan melemparkan candaan,
  • Siapkan argumen kenapa kamu menawar harga tersebut di bawah tawaran,
  • Jika kamu kalah dalam ‘adu argumen’ maka segera (pura-pura) pergi.

Poin terakhir, saat kamu pergi, kemungkinannya ada dua: (1) dipanggil lagi oleh penjual, (2) dibiarkan saja. Dan ya, tidak apa-apa. Kamu bisa datang lagi esok pagi, atau cari toko yang lain.

6. Cuci Air Hangat Setelah Dapat

Setelah kamu seleksi barangnya, tawar harganya, maka langkah berikutnya jangan langsung dipakai, ya. Melainkan, cuci pakaian tersebut dengan air hangat.

Kelebihan cuci pakaian menggunakan air hangat:

  • Lebih mudah menghilangkan noda membandel,
  • Deterjen lebih mudah larut, sehingga bisa hemat.

Jangan lupa untuk memperhatikan jenis pakaian yang kamu beli. Kalau ada treatment khusus, lakukan dengan hati-hati, ya. Supaya barang tersebut masih dapat dipakai tanpa mengubah bentuk fisiknya.

Rangkuman

[su_note]
  • Barang preloved adalah barang yang terawat dengan cukup baik dan dijual kepada orang lain. Bisa dibiland barang second stuff namun kualitasnya masih sangat bagus, bahkan seperti beli baru.
  • Barang-barang second stuff kini menjadi cukup populer di Indonesia karena beberapa faktor: mengundang kreativitas untuk padu padan busana, harga lebih terjangkau, dan lebih ramah lingkungan.
  • Untuk mendapatkan barang kualitas bagus meski bekas, beberapa tips yang bisa dilakukan: beli karena butuh, cari toko yang trusted, teliti setiap item, selalu gercep dan tawar harganya, cuci dengan air hangat setelah dapat.
[/su_note]

Bagaimana, sampai di sini sudah cukup paham dengan barang-barang bekas namun berkualitas, ya? Meski bekas, tapi nilai barang tersebut masih ada dan justru semakin mahal jika termasuk ke barang langka.

Mungkin cukup sampai di sini dulu pembahasan kita kali ini. Jika kamu suka, silakan bagikan ke teman-teman lewat tombol sosial media di bawah. Jangan lupa untuk Bookmark (⭐) agar postingan ini tetap tersimpan dalam browser-mu.

Kalau ada yang masih belum jelas, Tinggalkan Balasan (✍) di kolom komentar. Untuk tetap terhubung, Follow IG (?) kami di @PintarJualan.id. Di sana, kami sering berbagi tips seputar jualan online dan lelucon e-commerce.

Akhir kata, terima kasih dan semoga membantu~ ?

Sumber Data

  1. Fenomena Thrifting Sedang Digandrungi, Apa Pemicunya?” tulisan Retia Kartika Dewi, Kompas.com (2020).

Laman: 1 2Lihat Semua

Bagikan ke:
Ifan Prasya
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com