Advertisement

15 Ide Usaha Sampingan untuk Mahasiswa [Kuliah Tetap Jalan]

Penulis
Ifan Prasya
Diterbitkan pada
17 November 2020
Waktu membaca
11 Menit

Salah satu contoh ide usaha sampingan buket wisuda yang sudah berhasil adalah @fiora.id dari Yogyakarta. Dikutip dari kontan.co.id, Susi Setianingrum (pemilik Fiora.id) mendapat pesanan paling tidak 100+ per bulan saat menginjak semester genap.

8. Jasa Foto Wisuda

Mengabadikan momen keluarga saat wisuda sudah menjadi tradisi di nusantara. Kamu bisa mengambil peluang ini untuk menyediakan jasa foto dengan nuansa outdoor.

Kenapa outdoor? Karena untuk langsung memulai usaha studio foto indoor, kita butuh modal yang tidak sedikit. Dibutuhkan studio foto yang sudah di-set dengan interior yang perabotnya juga tidak murah.

Maka dari itu,  solusinya adalah mengambil foto di sekitar gedung wisuda, alias di luar ruangan.  Hal ini juga punya kelebihan, yaitu kita bisa mengambil latar belakang ikonik di kampus. Misalnya, bagi mahasiswa UGM, kurang afdol rasanya kalau belum berfoto di depan gedung Grha Sabha Pramana.

Lalu, berapa tarif yang dipasang untuk 1x sesi (~30 menit – 1 jam) pengambilan foto? Harganya variatif. Sebagai gambaran, kamu bisa menawarkan jasa foto wisuda mulai Rp350K, dengan spesifikasi sebagai berikut:

  • Foto keluarga maksimal 10 orang
  • Jepret foto tak terbatas selama 30 menit s/d 1 jam
  • Spot foto di 1-2 lokasi ikonik kampus
  • Cetak foto 4R (10 lembar) dan 8Rs (2 lembar)
  • Soft file dikemas dalam CD

9. Usaha Jasa Penerjemah

Peluang bagi mahasiswa jurusan sastra, kamu bisa memanfaatkan keahlian menerjemahkan bahasa untuk mendapat penghasilan yang cukup lumayan.

Menurut kami, jasa ini begitu dibutuhkan oleh kalangan mahasiswa S1 dan S2. Pembelajaran akademik mereka tidak bisa lepas dari kegiatan menerjemahkan dokumen akademik, apalagi bagi mahasiswa tingkat akhir. Dokumen yang perlu diterjemahkan antara lain:

  • Abstrak jurnal
  • Jurnal internasional
  • Skripsi
  • Tesis
  • Buku referensi
  • Surat perjanjian
  • dan masih banyak lagi dokumen penting lainnya.

Nah, di sinilah kamu sebagai anak sastra bisa mengambil kesempatan dari ide usaha sampingan ini. Dengan cara, menawarkan jasa terjemahan sesuai kemampuan dan jurusan yang kamu ambil.

Sebagai gambaran, ini dia beberapa bahasa yang banyak dicari (beserta harganya):

  • Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris (atau sebaliknya) → Mulai Rp35.000/lembar
  • Bahasa Indonesia ke Bahasa Arab (atau sebaliknya) → Mulai Rp35.000/lembar
  • Bahasa Indonesia ke Bahasa Jepang (atau sebaliknya) → Mulai Rp300.000/lembar
  • Bahasa Indonesia ke Bahasa Mandarin (atau sebaliknya) → Mulai Rp300.000/lembar

Harga di atas ditaksir untuk batas pengerjaan 1×24 jam, ya. Apabila lebih lama, maka harganya akan semakin turun. Oiya, kami mengambil sampel harga tersebut dari situs penyedia jasa terjemahan online, yaitu JagoKetik.com.

Lalu, bagaimana caranya untuk memulai? Sederhana saja. Opsi pertama, bisa langsung menawarkan kepada mahasiswa tingkat akhir yang sedang sibuk skripsian. Opsi kedua, kamu bisa mendaftar ke platform freelance Sribulancer.com.

10. Jasa Desain CV

Bagi mahasiswa yang sudah skripsi dan wisuda, langkah berikutnya yang harus ditempuh ialah mencari pekerjaan. Salah satu faktor penting untuk kesuksesan meluncur ke dunia kerja, adalah CV. Maka tidak heran, jika jasa desain CV masih begitu diminati.

Mengapa demikian?

Sebab, proses awal dalam rekrutmen karyawan dimulai dengan menyortir kandidat yang sesuai melalui CV mereka. Semakin bagus dan sesuai kriteria, semakin tinggi untuk diterima.

Selain karena isi konten yang berbobot, desain juga menjadi acuan. Namun masalahnya, tidak semua mahasiswa tingkat akhir mau merombak CV mereka dengan desain yang rapi, unik, dan kredibel.

Nah, di sinilah peluangnya. Kamu bisa tawarkan keahlian desain grafis, tipografi, juga penulisan konten yang ringkas dan padat (namun berisi), dengan menyediakan jasa desain CV. Kemudian, kamu bisa menyasar target pasar mahasiswa-mahasiswi yang sudah wisuda dan sedang mencari kerja.

peluang desain cv

Peluang usaha desain cv (c) kontan.co.id

Lalu, berapa tarif jasa yang cocok? Idealnya, mulai dari Rp50.000 untuk 1 desain dengan format Docs, JPEG, dan PDF; beserta revisi maksimal 3x.

Sebagai gambaran, dikutip dari Kontan.co.id, Firmansyah Wahyudiarto berhasil meraup profit hingga Rp5 jutaan per bulan dari ide usaha sampingan ini. Ia mendapat sekitar 70-100 orderan tiap bulan dengan harga rata-rata Rp40-70 ribu per desain.

Laman: 1 2 3 4 5 6

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *