Advertisement

30 Ide Peluang Usaha Baru yang Menjanjikan [Profit Besar]

Penulis
Ifan Prasya
Diterbitkan pada
07 Oktober 2020
Waktu membaca
22 Menit
  • Menurunkan berat badan
  • Menjaga daya tahan tubuh
  • Melancarkan BAB setiap pagi
  • Mengikuti tren gaya hidup sehat

Sehingga boleh dikatakan bahwa produk ini akan terus dibutuhkan seiring dengan perkembangan gaya hidup sehat dan “kembali ke alam”.

Nah, kali ini ada mahasiswi asal UNS Solo yang memulai usaha sari lemon sejak Juni 2019 lalu dan sudah berhasil meraup omzet hingga ratusan juta rupiah.

Rincian usahanya bisa dilihat di bawah ini:

  • Nama produk: Lemonih
  • Harga: Rp95.000 (250 ml)
  • Bahan: Lemon, Jahe, Kayu manis
  • Platform jualan: WhatsApp, Instagram, Shopee
  • Target pembeli: ibu-ibu dan mahasiswi (khususnya yang ingin menurunkan berat badan)

Di Shopee, produk Lemonih sudah terjual lebih dari 950+ pcs. Dan masih akan terus bertambah. Belum lagi untuk pembelian dari WA, IG, dan rumah produksi (sayangnya kami belum bisa menjangkau sampai ke sana).

(Diberitakan oleh Solopos, omzet yang dihasilkan sudah mencapai ratusan juta per bulan)

lemonih

Produk lemonih (c) Shopee.co.id

Nah, sebelum mulai usaha sari lemon, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • (Lebih bagus) punya ketertarikan di bidang kesehatan. Paling simpel, saat Anda ingin menurunkan berat badan lalu memanfaatkan sari lemon sebagai medianya.
  • Teliti ketika memilih buah lemon. Bedakan lemon lokal dan import, baik dari segi harga, kualitas rasa, dan kandungannya (bisa dilihat ketika Anda sudah coba buat dan rasakan perbedaannya).
  • Harga lemon (kualitas premium) per kg bisa sampai 50 ribu. Makanya, harga sari lemon terbilang cukup mahal. Karena untuk bisa menjadi 250 ml, butuh kira-kira 1-1,5 kg buah lemon.
  • Variasikan menggunakan bahan lain. Lemonih adalah contoh yang bagus. Mereka memvariasikan jahe dan kayu manis. Selain menunjang khasiat, juga sebagai pembeda.
  • Pasarkan mulai dari kumpulan ibu-ibu. Target market yang sangat jelas dan spesifik seperti ibu-ibu ini bisa jadi keuntungan. Karena kita bisa langsung tawarkan dan peluang untuk diterima cukup besar.

Kami sudah merangkum ide lain yang lebih lengkap. Kamu bisa membacanya di sini: Ide Jualan Makanan Kekinian.

Peluang Usaha Tanaman (Agribisnis)

Jika Anda lebih ceria ketika merawat tanaman di rumah, pergi belanja bibit, rutin menyirami tiap pagi dan sore, maka kategori ini cukup disarankan.

Kenapa? Karena selain membuat Anda senang saat melakoni hobi, tren masyarakat Indonesia saat pandemi juga mulai berubah: jadi lebih peduli untuk mulai menanam di rumah, atau membeli tanaman hias.

Beberapa ide yang bisa Anda mulai:

  • Bibit tanaman
  • Hidroponik
  • Tanaman hias
  • Budidaya jamur
  • Aquaponik

Bibit Tanaman

Kita mulai dengan bibit tanaman, salah satu aspek saat menanam yang tak boleh dilewatkan.

Dikutip dari Republika.co.id, penjualan tanaman semakin meningkat pada masa pandemi ini. Khususnya untuk wilayah Bogor (salah satu kota budidaya tanaman terbesar).

peminat bibit tanaman melonjak

Lonjakan minat bibit tanaman saat pandemi (c) republika.co.id

Ada satu kisah menarik dari Bapak Afi dari Temanggung, mantan pegawai security yang beralih profesi menjadi pengusaha di bidang pembibitan tanaman sayur-mayur, meliputi:

  • Cabai
  • Terong
  • Tomat
  • Kembang kol
  • Kubis

Saat memulai usaha ini (sejak 2010), Pak Afi memanfaatkan lahan 6 x 12 meter persegi di pekarangan rumah. Tahun kedua dan seterusnya berhasil menambah lahan hingga 500 meter persegi + karyawan sebanyak 8 orang.

(Namun sayangnya kami belum bisa menyampaikan berapa omzet-nya, karena keterbatasan data yang diperoleh)

Memang sih, syarat pertama yang harus dipenuhi: mengerti tentang bagaimana menyemai bibit, merawatnya, sampai siap untuk ditanam di lahan.

Laman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

1 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *