Advertisement

Penerapan Travel Bubble, Jadi Ajang Promosi Produk UMKM di Bintan

Diterbitkan pada
25 Januari 2022
Waktu membaca
2 Menit

Bintan – Travel Bubble Batam, Bintan – Singapura pada 25 Januari 2022 telah resmi di buka oleh pemerintah. Sesuai dengan Surat Edaran Kepala Satgas Nomor 3 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negeri) Mekanisme Travel Bubble Kawasan Batam, Bintan, dengan Singapura.

Jadi, Travel Bubble atau disebut juga dengan gelembung perjalanan merupakan kebijakan yang meniadakan masa isolasi yang harusnya wajib dilakukan oleh wisatawan dari luar negeri yang akan memasuki sebuah negara lain di saat masih pandemi Covid-19.

Namun, tidak sembarangan orang bisa melakukan perjalanan ini, ya. Hanya orang dari negara tertentu saja yang bisa menggunakan gelembung perjalanan ini. Nah, misalnya dalam kasus ini adalah Negara Indonesia dengan Negara Singapura, kedua negara tersebut bisa memasuki negara satu sama lain tanpa menjalani masa isolasi atau karantina sesuai kebijakan yang berlaku.

Pastinya ini bisa dimanfaatkan sebagai peluang bisnis untuk mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat sekitar.

Rencananya, produk milik pengusaha UMKM di daerah Bintan, akan dititipkan di gerai Pelabuhan Bandar Bintan Telani (BTT).

Baca Juga : Melalui Kegiatan Bazar, UMKM Mataram Sambut MotoGP Mandalika 2022

Seperti dilansir pada laman ulasan.co, Jumat (20/01/2022), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yaitu Sandiaga Slahuddin Uno mengatakan bahwa produk milik pelaku UMKM dan produk usaha kreatif di daerah Bintan dapat dipromosikan langsung dan ditawarkan kepada wisatawan luar negeri.

“Saya hanya titip, melibatkan UMKM dan kreatif untuk penerapan Travel Bubble di Bintan nantinya. Seperti salah satunya Desa Anculai,” ungkapnya pada saat ditemui di Pelabuhan BBT berada di kawasan PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Jalan Kota Kapur, Teluk Sebong, Lagoi, Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Jumat (20/01/2022).

Hal ini dilakukan karena pelaku UMKM dan usaha kreatif nantinya tidak akan di ikut sertakan dalam penerapan Travel Bubble.

Tapi, tentu saja produk dari pelaku UMKM dan usaha kreatif yang ada di desa Bintan harus di promosikan dan ditawarkan. Pastinya pada saat peresmian Travel Bubble di Pelabuhan BBT kawasan wisara Lagoi yang dikelola PT. BRC.

Baca Juga : Optimis! Maluku Baileo Exhibition Bakal Bawa Angin Segar bagi UMKM

“Sehingga, UMKM mampu bangkitkan perekonomian dan menjadi peluang untuk lapangan kerja di Bintan. Karena memang desa diluar Bubble kita. Tahun 2022, tahun kebangkitan ekonomi kita” ucap beliau.

Artikel ini telah terbit di Ulasan.co dengan judul “Travel Bubble di Bintan Jadi Peluang Promosi Produk UMKM”

Link Sumber : https://ulasan.co/travel-bubble-di-bintan-jadi-peluang-promosi-produk-umkm/

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ambar Arum Juliyanti

I have experience in field of the SEO Content Writer. I am willing and able to learn also work with new things either individual or team. I am also interested in anything about Digital Marketing, SEO and Informatics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *