Advertisement

Apa itu Analisis SWOT? Contoh & Cara Membuatnya untuk Bisnis UMKM

Penulis
Ifan Prasya
Diterbitkan pada
22 Desember 2020
Waktu membaca
4 Menit

Saat kamu ingin mengembangkan usaha, kamu akan butuh yang namanya: analisis SWOT. Bagian penting dari business plan yang berguna untuk mengenali kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan bisnis yang sedang kamu jalankan.

Dengan mengenalinya, kamu akan lebih leluasa untuk menentukan strategi, membuat target, dan meninjau risiko usaha. Harapannya, setelah kamu scroll konten ini dari atas sampai bawah nanti, kamu akan:

  • Paham apa itu analisis SWOT dan kegunaannya
  • Melihat contoh analisis untuk bisnis UMKM
  • Belajar membuat analisis SWOT sendiri

Sebelum masuk ke strategi dan teknik, mari kita mulai dari yang paling dasar: pengertian/definisi.

 

Apa itu Analisis SWOT?

Analisis SWOT adalah metode analisis untuk mengetahui faktor yang membantu (dan yang menghambat) tercapainya tujuan bisnis. Faktor-faktor ini bisa internal (kekuatan, kelemahan) dan eksternal (peluang, ancaman).[1]

Agar lebih paham, coba perhatikan gambar ilustrasi berikut ini:

diagam analisis swot

Diagam analisis swot (c) wikipedia.co.id

Dari diagram di atas, bisa kita lihat ada 4 kotak yang berisi masing-masing aspek:

Di mana,  faktor yang membantu tercapainya tujuan ialah kekuatan dan peluang Sebaliknya,  faktor yang menghambat yaitu kelemahan dan ancaman Itu artinya, baik internal maupun eksternal, masing-masing punya andil untuk membantu ataupun menghambat jalannya usaha.

Oh iya, buat yang belum paham, faktor internal berasal dari dalam diri / organisasi, misalnya: sumber daya manusia, alat produksi, atau produk yang dijual. Sedangkan, faktor eksternal berasal dari lingkungan sekitar, seperti kompetitor, tren pasar, atau regulasi pemerintah.

Nah sekarang, mari kita coba kupas satu per satu elemennya, dalam tabel sederhana berikut ini:

Strenghts (Kekuatan)
  • Bidang / industri yang dikuasai oleh kamu / perusahaan
  • Kualitas produk yang bagus dibanding kompetitor
  • Keterampilan (soft skills) yang kamu punya
  • Sumber daya internal (pengetahuan, hard skills)
  • Aset yang dipunya (properti, alat usaha, teknologi)

Weaknesses (Kelemahan)
  • Bidang yang tidak dikuasai oleh kamu / perusahaan
  • Hal-hal yang jika kompetitor lakukan hasilnya lebih bagus
  • Keterbatasan sumber daya internal perusahaan
  • Unique selling propotition (USP) yang belum jelas

Opportunities (Peluang)
  • Bidang yang belum banyak produk dan layanannya di area kamu
  • Jumlah kompetitor yang tidak terlalu banyak di area kamu
  • Kebutuhan yang tinggi untuk bidang tersebut
  • Liputan media yang masih terhadap perusahaan

Threats (Ancaman)
  • Datangnya kompetitor baru yang lebih berpengalaman
  • Regulasi Pemerintah yang sering berubah-ubah
  • Liputan media bernada negatif terhadap perusahaan
  • Sikap kostumer yang mudah berpaling ke lain kompetitor

Sampai di sini, sudah cukup jelas, ya? Naiss! Selanjutnya, kamu dapat melihat contoh analisis SWOT di bawah ini, supaya jadi lebih mengerti. Scroll, ya..

Contoh Analisis SWOT untuk Bisnis UMKM

Contoh berikut ini kami rangkum secara sederhana agar lebih mudah dipahami. Kami mengambil kategori usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), supaya kita bisa praktek langsung.

Laman: 1 2 3

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *