Advertisement

Bank Mandiri Gelar Invest Terbesar, Mandiri Investment Forum (MIF) 2022

Diterbitkan pada
08 Februari 2022
Waktu membaca
3 Menit

Jakarta – PT. Bank Mandiri Tbk (Persero) dengan Mandiri Sekuritas mengadakan acara Mandiri Investment Forum (MIF) 2022 yang berlangsung pada Senin – Jumat tanggal 7 – 11 Februari 2022. Pada gelaran ke-11 pada tahun ini, MIF 2022 memberikan tema “Recapturing the Growth Momentum”.

Panji Irawan selaku Direktur Treasury and International Banking Bank Mandiri menyampaikan bahwa MIF 2022 adalah forum strategis untuk investor supaya lebih paham kondisi ekonomi dan strategi bisnis di masa depan di tengah siklus pemulihan ekonomi Indonesia.

Beliau juga mengatakan bahwa pada tahun ini adalah momentum untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Baca Juga : Kabar Gembira! Transfer Antar Bank Rp 2.500 Berlaku Mulai Hari Ini

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal ke IV 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,02% year on year (yoy) secara tahunan. Dari jumlah tersebut lebih tinggi daripada kuartal ke III 2021 yang hanya mencapai 3,51% yoy.

Pertumbuhan tersebut tentu didorong oleh beberapa faktor, yaitu pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), peningkatan mobilitas masyarakat dan belanja rumah tangga, dan perbaikan tingkat keyakinan konsumen.

“Kami optimistis, kondisi ekonomi Indonesia pada 2022 akan lebih baik ketimbang 2021. Hal ini sesuai data pertumbuhan PDB Indonesia yang dipublikasikan oleh BPS,” ungkap Panji saat siaran pers yang dilansir dari Kompas.com, Senin (7/2/2022).

Panji juga mengatakan bahwa tim ekonomi Bank Mandiri memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2022 bisa mencapai 5,17% yoy. Angka tersebut lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi tahun 2021.

Walaupun demikian, Panji sudah memberi peringatan kepada seluruh pihak untuk selalu waspada terhadap berbagai tantangan yang terjadi di tahun 2022 dan tahun yang akan datang.

Salah satu yang menjadi tantangan terbesar adalah normalisasi kebijakan moneter atau kenaikan suku bunga yang merupakan kebijakan dari negara maju, seperti Amerika Serikat (AS).

“Negara-negara maju akan menetapkan kebijakan tersebut untuk mengatasi kenaikan inflasi secara signifikan akibat permasalahan rantai pasok serta kenaikan harga komoditas global,” ungkapnya.

Menurutnya kebijakan tersebut bisa berdampak pada kondisi perekonomian di Indonesia yang saat ini masih belum stabil dan masih pada tahap pemulihan.

Selain itu juga ruang fiskal yang digunakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Indonesia semakin terbatas. Ini dikarenakan proses konsolidasi menuju target defisit fiskal yaitu berada di bawah 3% terhadap PDB pada tahun 2023 masih terjadi.

“Berbagai topik strategis terkait perekonomian Indonesia tersebut akan dibahas pada MIF 2022. Peserta akan mendapatkan berbagai perspektif dari para ahli terkemuka terkait secara langsung,” katanya.

Panji juga menegaskan bahwa nantinya Mandiri Investment Forum (MIF) 2022 ini akan diisi oleh beberapa pembicara penting. Yaitu seperti jajaran menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo, beberapa pimpinan perusahaan, dan para profesional di bidang masing-masing.

Selain diisi dengan pemaparan materi dari para tokoh pembicara penting diatas, MIF 2022 ini juga bisa menjadi sarana komunikasi bagi para penentu kebijakan, investor, dan berbagai pihak pentng lainnya yang turut andil dalam strateg kebijakan ekonomi yang akan diterapkan.

Baca Juga : Cara Daftar Mobile Banking dan Internet Banking Mandiri dengan Mudah

“Dengan demikian, momentum pemulihan sekaligus stabilitas ekonomi diharapkan dapat terjaga dari berbagai risiko dan tantangan,” katanya.

Beliau juga mengatakan bahwa puncak acara Mandiri Investment Forum (MIF) 2022 adalah mengadakan Macro Day pada hari Rabu (9/2/2022).

Dalam acara puncak ini nantinya pembicara dari pemerintah dan BI akan membahas mengenai strategi dan kebijakan negara untuk menyeimbangkn stabilitas ekonomu dan mendorong percepatan pemulihan ekonomi di tengah tantangan normalisasi kebijakan di negara-negara dunia, khususnya negara maju.

“Kebijakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang akan dibahas terdiri dari percepatan transformasi digital serta penerapan environmental, social and governance (ESG) di kalangan industri,” tuturnya.

Untuk pendaftaran MIF 2022, Anda bisa mengunjungi laman berikut https://www.mandiriinvestmentforum.co.id/register.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Songsong Pemulihan Ekonomi Nasional, Bank Mandiri Adakan MIF 2022”

Link sumber : https://biz.kompas.com/read/2022/02/08/100637628/songsong-pemulihan-ekonomi-nasional-bank-mandiri-adakan-mif-2022

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ambar Arum Juliyanti

I have experience in field of the SEO Content Writer. I am willing and able to learn also work with new things either individual or team. I am also interested in anything about Digital Marketing, SEO and Informatics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *