Advertisement

Jelang Bulan Ramadhan, Yuk Intip Insight Google Untuk Usaha & Jualan

Diterbitkan pada
10 Maret 2022
Waktu membaca
4 Menit

Pintarjualan.id – Bulan Ramadhan di tahun 2022 tinggal sebentar lagi. Bagi para pelaku usaha, banyak yang memanfaatkan momen ini untuk mencari keuntungan. Dengan bantuan Insight Google kita bisa memutuskan jualan apa yang cocok dilakukan jelang Ramadhan 2022.

Baca  Juga : Apa Saja Produk Terlaris Saat Bulan Puasa? Cek Disini!

Diluar ritual ibadah, Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) dan bulan Ramadhan di Indonesia selalu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Pandemi COVID-19 yang membatasi mobilitas masyarakat pun tak cukup mempengaruhi pertumbuhan tersebut, walaupun suasananya tetap berbeda.

Seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (7/3/2022), ada indikator kinerja penjualan eceran yang secara berkala, dalam fenomena ini telah diterbitkan oleh Bank Indonesia. Berikut Ilustrasinya..

kinerja penjualan eceran meningkat-min

Lalu apa insight apa yang cocok dan menguntungkan jelang Ramadhan dan Idul Fitri di tahun 2022?

Pertanyaan ini pasti sering muncul untuk kamu yang ingin berjualan saat momentum Ramadhan. Tapi tidak hanya jualan sahur atau buka puasa saja, namun produk barang dan layanan jasa banyak yang menguntungkan saat momentum Ramadhan dan lebaran ini.

Bagi yang belum ada inspirasi usaha untuk jualan atau memulai berbisnis jelang momentum Ramadhan dan Lebaran di 2022, Google akan membagikan insight yang cocok sebagai inspirasi dan persiapan untuk memulai.

Baca Juga : Ingin Jualan Pakaian Untuk Lebaran? Ini Tips Larisnya!

Perubahan Perilaku Konsumen dan Para Pelaku Usaha

Tahun 2021, Indonesia mencatat tambahan 21 juta pengguna baru dengan layanan digital, dari total 60 juta pengguna baru sejak pandemi 2020. Berdasarkan demografi, 72% bukan berasal dari area perkotaan.

Jadi, bisa disimpulkan pasar barang dan jasa sekarang mempunyai peluang yang luas jika dipasarkan secara online, dan tidak harus mengandalkan pasar di perkotaan.

Berdasarkan riset Google dengan Temasek dan Bain Company menyebutkan 96% konsumen menggunakan layanan digital, dan 99% dari mereka terus menggunakan layanan digital.

Pengguna digital sebelum pandemi menggunakan layanan digital 3,6 kali lebih banyak selama pandemi.

konsumen digital

Tahun 2025, pasar digital diprediksi bisa menembus $146 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 2.100 triliun. Pada 2021, pasar digital Indonesia bernilai $70 miliar dollar AS, atau setara Rp 104 triliun. Dari nilai tersebut, 52% disumbang dari e-commerce.

Berdasarkan riset Google, 28% pelaku usaha mengaku bahwa platform digital yang membantu mereka bisa bertahan sejauh ini, apalagi di masa pandemi yang sulit mendapatkan pembeli offline.

Perlu diketahui, 98% pelaku usaha melalui platform digital sudah mempunyai pembayaran secara digital, 59% menyediakan pilihan cicilan digital, dan 69% merencanakan meningkatkan penggunaan digital marketing untuk mendorong performa usaha dalam 5 tahun kedepan.

Baca Juga : Seperti Apa Trend Baru E-commerce di 2022? Simak Berikut!

Inilah Insight Google, Waktu Yang Tepat Untuk Promosi Produk

Berdasarkan riset Google dan lainnya, menunjukkan bahwa suksesnya usaha menuju momen Ramadhan dan Lebaran dimulai sejak 1 bulan sebelum dimulainya bulan puasa.

Tapi, beda produk atau jasa yang akan dipromosikan, tentu akan bergeser juga masanya. Pada trend Ramadhan tahun sebelumnya, yaitu tahun 2021 berikut data tren pencariannya :

  1. Tren produk kebutuhan selama bulan puasa, seperti jualan makanan di bulan puasa  untuk buka puasa dan sahur, berdasarkan riset Google menunjukan konsumen akan meningkat empat minggu sebelum Ramadhan dimulai hingga pertengahan pekan terakhir Ramadhan.
  2. Produk kue kering dan makanan maupun minuman ringan untuk hampers atau parcel, data menunjukan peningkatan pencarian konsumen pada pertengahan pekan terakhir sebelum Ramadhan tiba. Bahkan, sampai pekan pertama setelah Idul Fitri, pencarian produk ini masih cenderung tinggi.
  3. Produk fashion, pakaian, makeup, aksesoris, perawatan rambut, dan perlengkapan rumah, riset dari Google menunjukkan produk ini intensif dicari konsumen pada pertengahan pekan pertama Ramadhan hingga pertengahan pekan akhir Ramadhan.
  4. Kemudian untuk produk hadiah seperti voucher game, telepon genggam, pencarian produk ini masih menunjukkan intens mulai pertengahan pekan ketiga Ramadhan hingga lebih dari 2 pekan setelah lebaran.
  5. Selain itu, untuk produk telekomunikasi seperti pulsa, kuota internet, voucher data, menurut tren pencarian Google meningkat sejak sebulan sebelum Ramadhan hingga pekan pertama setelah Lebaran.
Baca Juga : Tips Jualan Online Ramadhan, Ide Produk, & Cara Promosinya

Riset tambahan dari Google, ada beberapa catatan penting sebagai berikut :

  • Pencarian produk konsumer, meningkat tajam yaitu 214% di wilayah non perkotaan melalui e-commerce pada kuartal pertama tahun 2021.
  • Data bulan Ramadhan 2021, Riset Google dan lainnya menyebutkan 51% pelanggan digital di wilayah non perkotaan membatalkan pesanan dan beralih ke perusahaan lain jika tidak ada layanan delivery.
  • Data bulan Ramadhan 2021, layanan transportasi online dan delivery di area non perkotaan meningkat pada hari kerja, sementara di wilayah perkotaan naik pada akhir pekan, jika dibandingkan data dari luar bulan Ramadhan.

Dapat disimpulkan, dari riset Google di atas maka konsumen digital Indonesia lebih meneliti produk dan layanan untuk mendapatkan keyakinan dalam mengambil keputusan belanja yang tepat.

Sebesar 80% konsumen menyebutkan bahwa mereka membutuhkan informasi yang terpercaya untuk kemudian melakukan klik “beli”, sedangkan 94% perlu mencari sebanyak mungkin informasi untuk membuat keputusan membeli.

Pencarian produk melalui mesin pencari, saat ini merupakan pilihan logis untuk konsumen. Jadi, hal ini merupakan tantangan bagi pengusaha yang akan berjualan. Dimana mereka harus menempatkan produk jualan mereka menjadi selalu tampak didepan mata konsumen digital.

Nah, itulah beberapa insight Google jelang bulan Ramadhan yang bisa dijadikan inspirasi atau ide dalam memulai usaha dan jualan. Dari riset diatas menunjukan apakah usaha yang akan kamu rintis nantinya siap untuk kompetisi dalam dunia digital? Tidak hanya itu, siapkah usaha Anda mengkombinasikan keduanya? Yaitu berjualan secara online dan offline.

Artikel ini telah tayang di money.kompas.com dengan judul “Ramadhan Sebentar Lagi, Cek Insight Google buat Usaha dan Jualan”

Link Sumber : https://money.kompas.com/read/2022/03/07/154224826/ramadhan-sebentar-lagi-cek-insight-google-buat-usaha-dan-jualan?page=all

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ambar Arum Juliyanti

I have experience in field of the SEO Content Writer. I am willing and able to learn also work with new things either individual or team. I am also interested in anything about Digital Marketing, SEO and Informatics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *