Cara Membuat Channel YouTube untuk Jualan dan AdSense

Diterbitkan pada
23 Februari 2021
Waktu membaca
6 Menit

Cara membuat channel YouTube mulai banyak dipelajari oleh berbagai kalangan. Hal ini dikarenakan channel YouTube merupakan salah satu platform yang banyak mendatangkan kesuksesan bagi pemiliknya. Sayang sekali rasanya jika hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik.

Jika kita memiliki kemampuan mengedit video yang bagus ditambah dengan konten yang bermanfaat, pasti akan banyak pengguna YouTube yang mampir ke channel kita. Apalagi, beberapa waktu terakhir ini YouTube tampak lebih diminati daripada televisi.

YouTube pun bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah jika kita sudah memiliki banyak subscribers. Anda juga bisa memanfaatkan YouTube untuk menjual produk-produk hasil usaha. Jika Anda berhasil mengemas produk menjadi konten yang menarik, pasti peminatnya juga akan meningkat.

Sayangnya, masih belum begitu banyak orang yang paham cara membuat channel yang menarik. Lalu bagaimana cara agar channel Anda bisa unik dan menarik? Anda bisa menyimak cara membuat akun channel YouTube yang menarik untuk jualan supaya banyak yang menonton.

Cara Membuat Akun Youtube untuk Jualan Agar Banyak yang Menonton

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan agar channel YouTube kita di lirik dan ditonton oleh banyak orang. Cara-cara berikut ini bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan bisnis secara cepat dan mudah dengan platform YouTube:

1. Isi Profil pada Channel Anda

Apabila penonton tertarik dengan video promosi usaha Anda, maka kemungkinan mereka akan masuk ke profil Anda. Tujuan mereka tak lain adalah untuk menonton video-video Anda yang lain. Anda bisa memanfaatkan hal ini agar penonton semakin tertarik.

Cara menarik minat penonton pun sangat mudah, Anda tinggal mengisi profil channel semenarik mungkin. Untuk meningkatkan daya tarik, gunakan cover channel yang bagus dan cocok dengan tema channel. Pasalnya, cover channel adalah hal yang pertama dilihat.

Agar cover channel enak dipandang, direkomendasikan menggunakan cover yang berukuran 2560 x 1440. Anda bisa membuatnya sendiri dengan memanfaatkan alat desain grafis pada komputer maupun smartphone.

Setelah menambahkan cover channel, disarankan juga untuk menambahkan deskripsi pada channel Anda. Lalu bagaimana cara menambahkan deskripsi channel? Mudah sekali, Anda hanya tinggal klik ‘Tab About’ dan cantumkan informasi kontak channel.

Dengan mencantumkan kontak channel akan memudahkan subscriber agar dapat menghubungi Anda secara langsung. Selain itu, hal ini juga akan membuka peluang kolaborasi dari channel lainnya. Selain itu, Anda juga bisa mencantumkan berbagai akun sosial media yang dimiliki.

2. Manfaatkan Alat Promosi Gratis yang Ada di YouTube

Di YouTube ternyata juga bisa dijadikan sebagai media promosi dari video yang diunggah. Pada awalnya Anda mungkin mengira jika promosinya disebutkan langsung dalam video yang diunggah.

Padahal ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk melakukan promosi di video YouTube. Jadi, terdapat setidaknya tiga alat gratis yang disediakan oleh YouTube untuk promosi dalam video YouTube, yaitu:

  • Watermark

Pihak YouTube juga menyediakan alat untuk watermark yang bisa dimanfaatkan oleh semua penggunanya. Dengan memanfaatkan alat ini, maka akan muncul logo channel Anda pada bagian pojok kanan bawah. Jika penonton klik logo channel tersebut, maka artinya mereka telah berlangganan dengan channel milik Anda.

  • Cards

Pemanfaatan fitur yang satu ini akan memunculkan tombol yang bersimbolkan tanda seru pada bagian pojok kanan atas. Jika penonton klik tombol tanda seru tersebut, maka akan muncul beberapa rekomendasi dari channel Anda.

  • End Screens

Tak jauh berbeda dengan fitur Cards, fitur End Screens akan menampilkan sejumlah video lain dari channel Anda sekaligus tombol subscribe. Biasanya manifestasi dari fitur tersebut akan muncul pada akhir video dengan durasi selama 5-20 detik.

Baca juga:
Pengertian Supplier Beserta Tugas, Jenis dan Cara Kerjanya [Lengkap]

3. Buatlah Intro dan Outro yang Keren

Jika Anda ingin menjadikan video terlihat lebih profesional, Anda bisa membuat intro dan outro pada video-video YouTube Anda. Intro sendiri merupakan bagian segmen pembuka dalam sebuah video. Sedangkan, outro adalah kebalikan dari intro.

Meskipun terkesan sederhana, intro dan outro memberikan dampak yang cukup besar pada video Anda. Bahkan, penggunaan intro dan outro akan memberikan ciri khas pada setiap video yang diunggah.

Dengan begitu, penonton bisa langsung mengetahui bahwa video yang dilihat berasal dari channel Anda tanpa perlu melihat nama channel terlebih dahulu. Namun, pastikan intro dan outro yang dibuat sesuai dengan tema channel Anda.

4. Lakukan Kolaborasi dengan Channel Lain yang Sejenis

Di dunia YouTube, berkolaborasi antar channel merupakan hal yang sangat lumrah. Anda bisa mencoba cara ini supaya channel. Anda bisa semakin dikenal.

Dengan begitu, Anda bisa menarik perhatian dari subscriber channel kolaborator. Namun, sebelum melakukan kolaborasi, pertimbangkan beberapa hal berikut ini:

  • Relevansi antara channel Anda dengan channel yang diajak atau mengajak kolaborasi.
  • Tema atau konten dari video yang akan dibuat.
  • Alasan mengapa channel lain perlu melakukan kolaborasi dengan channel Anda.
  • Alasan mengapa Anda perlu melakukan kolaborasi dengan channel yang lain.
  • Target penonton yang ingin dicapai dari adanya kolaborasi.

5. Manfaatkan Fitur Tag

Dalam YouTube, tag merupakan sekumpulan kata yang menunjukkan konteks dari video. Misalnya jika video Anda membahas soal “Rekomendasi Aplikasi Belajar Online Terbaik”, maka tag yang bisa dipakai adalah “belajar”, “ilmu pengetahuan”, dan “aplikasi”.

Mengapa tag itu penting? Pasalnya, tag akan memudahkan Google dan YouTube dalam memahami konteks video Anda. Dengan begitu, video Anda bisa lebih mudah muncul di hasil pencarian pada suatu topik. Namun, pastikan hanya menggunakan tag yang sesuai dengan isi video.

6. Tambahkan Deskripsi Video yang Menarik

Dalam sebuah konten yang diunggah di sosial media, kita perlu menambahkan caption agar terlihat lebih menarik. Namun, jika di YouTube Anda perlu menambahkan deskripsi pada video yang diunggah.

Dengan kata lain, caption dan deskripsi video sama-sama menjelaskan mengenai konten yang diunggah. Fungsi lain dari adanya deskripsi video adalah membuat video agar lebih relevan dengan topik yang diangkat.

Baca juga:
Tips Jualan Online Agar Cepat Laku [Bikin Bisnis Jadi Laris Manis]

Syarat Agar Akun Channel YouTube Terdaftar AdSense

Tak dapat dipungkiri, AdSense merupakan sumber penghasilan dari YouTube yang paling menjanjikan. Sehingga, pengguna YouTube utamanya pemilik berbagai usaha seperti toko online, jasa, dan lain-lain disarankan mengaktifkan AdSense.

Namun, pihak YouTube memberikan beberapa syarat sebelum Anda bisa benar-benar melakukan monetisasi YouTube dengan AdSense. Nah, berikut ini cara membuat channel YouTube untuk mempermudah mendapatkan AdSense yang harus Anda ketahui:

1. Channel Sudah Terverifikasi

Proses verifikasi ini sangat diperlukan jika suatu saat Anda ingin mengunggah video dengan durasi yang cukup panjang. Lalu berapa jam sih suatu video di YouTube dikatakan berdurasi panjang?

Sebenarnya, durasi video yang panjang dalam YouTube tidak sampai berjam-jam. YouTube menganggap bahwa video yang berdurasi di atas 15 menit merupakan video yang berdurasi panjang.

Jadi, sebelum mengunggah video yang berdurasi lebih dari 15 menit, Anda harus melakukan verifikasi terlebih dahulu. Cara verifikasi YouTube pun juga cukup mudah dan tidak memakan banyak waktu. Anda hanya membutuhkan nomor Hp yang aktif untuk menerima kode  verifikasi.

2. Setidaknya Memiliki 4.000 Jam Tayang

Seorang pemilik marketplace pasti menginginkan penjualan yang maksimal untuk setiap produknya. Meskipun dipasarkan secara online, pelaku usaha ini menarget anak-anak muda hingga dewasa untuk membeli produknya.

Jika Anda kreatif dalam mempromosikan produk melalui YouTube, pasti akan banyak calon pembeli yang mengincar. Selain itu, memiliki banyak penonton juga memudahkan Anda dalam mendapatkan AdSense.

Pasalnya, untuk mendapatkan AdSense setidaknya akun YouTube Anda sudah memiliki 4.000 jam tayang selama 12 bulan terakhir. Dengan kata lain, Anda bisa mendapatkan AdSense jika selama satu tahun Anda berhasil mendapatkan 4.000 jam tayang atau lebih.

Hal itulah yang menjadi alasan mengapa Anda harus memverifikasikan akun dan mengunggah video sebanyak mungkin dalam kurun waktu setahun. Semakin banyak video dengan durasi yang panjang, maka kemungkinan untuk mendapatkan AdSense akan semakin cepat.

Namun, untuk mendapatkan 4.000 jam tayang bukanlah hal yang mudah. Kita mungkin memerlukan waktu hampir setahun untuk memenuhi syarat ini. Oleh karenanya, ada baiknya kita mendaftar YouTube AdSense di awal daripada harus menunggu 4.000 jam tayang.

3. Kumpulkan 1.000 Subscribers

YouTube juga memberikan satu syarat lagi yang cukup sulit untuk mendaftar YouTube AdSense, yaitu memiliki minimal 1.000 subscribers. Jika dibandingkan dengan total pengguna YouTube di dunia yang sudah mencapai jumlah 1,8 miliar, jumlah tersebut memanglah sangat kecil.

Namun, jika Anda kurang bisa menarik perhatian pengguna, pasti mendapatkan 1.000 subscriber adalah hal yang amat sulit. Sebaliknya, jika video-video yang Anda unggah menarik dan bermanfaat, pasti dalam waktu singkat saja Anda bisa mendapatkan 1.000 subscribers.

4. Hindari Komentar Spam

Adanya komentar spam bisa menghambat proses pendaftaran YouTube AdSense. Jika Anda sudah memenuhi tiga syarat sebelumnya tetapi masih  melakukan komentar spam, bisa saja pengajuan YouTube AdSense tidak disetujui.

Ketika melakukan pendaftaran YouTube AdSense, Anda tidak akan langsung mendapatkan akun secara mudah. Tim YouTube mengharuskan Anda harus beberapa proses verifikasi dan penilaian yang cukup rumit.

Setelah melakukan proses tersebut, Anda perlu menunggu pengumuman apakah akun Anda layak mendapat AdSense atau tidak selama beberapa hari. Adanya komentar spam dianggap sangat mempengaruhi kelayakan suatu akun akan mendapat AdSense atau tidak.

Baca juga:
Tokopedia vs Shopee: Pilih Mana yang Lebih Menguntungkan Seller?

Langkah Mendaftar AdSense pada YouTube

Meskipun proses untuk mendapatkannya lumayan rumit, tetapi cara mendaftar YouTube AdSense bisa dibilang mudah. Pada akun YouTube, Anda hanya tinggal masuk ke menu pengaturan, lalu klik Icon Profile kemudian Setting.

Setelah itu, silahkan klik kembali “Icon Profile” lalu “Creator Studio” agar bisa masuk ke beranda studio milik Anda sendiri. Jika sudah, Anda bisa klik opsi “Other Features” lalu pilih “Monetization”.

Kemudian Anda tinggal mengikuti tahapan-tahapan yang muncul di layar untuk mendaftarkan akun YouTube ke AdSense.

Nah, itu dia cara membuat channel YouTube yang bisa Anda lakukan agar semakin pintar jualan. Yang terpenting, pastikan bahwa konten Anda menarik dan memiliki suara yang jelas. Jika kualitas video yang diunggah baik, pasti akan banyak orang yang menyukainya.

Jika Anda belum begitu mahir dalam mengedit video, Anda bisa belajar terlebih dahulu menggunakan software yang sederhana. Setelah belajar dengan tekun, dijamin Anda akan bisa lebih cepat menggarap konten video jualan Anda di YouTube.

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Wahyu Saputro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *