Cara Lazada dan Tokopedia Hadapi TikTok yang Makin Mendominasi Tren Belanja Online

Anisa Juniardi 20 Jan 2023 2 Menit 0

Bagaimana cara Lazada dan Tokopedia antisipasi TikTok usai dirilisnya data dari ByteDance yang menunjukkan bahwa TikTok Shop, sebuah platform belanja andalan warga TikTok mengalahkan popularitas e-Commerce tersebut?

Keduanya dikabarkan tengah membentuk strategi dan inovasi baru agar mampu menggaet serta mempertahankan pembeli yang gemar belanja online.

The Information bahkan mengungkapkan jika GMV (Grorss Merchandise Value) yang dimiliki TikTok mampu menembus angka US$4,4 miliar atau setara dengan Rp68 triliun. Tentu saja angka ini sangat tinggi untuk nilai transaksi di wilayah Asia Tenggara.

Sedangkan platform belanja daring yang diluncurkan Meta seperti Instagram Shop, Marketplace Facebook, dan WhatsApp ternyata belum mampu melampaui jumlah tersebut meskipun ketiganya digabungkan.

Walaupun beberapa pihak menyebut Lazada dan Tokopedia mulai ketar-ketir, akan tetapi keduanya mulai mengantisipasi lewat beragam terobosan yang menjanjikan.

Dimulai dari Lazada yang akan menitikberatkan pada pertumbuhan bisnis jangka panjang dengan sistem berkelanjutan. Caranya adalah menggunakan power dan brand perusahaan melalui:

  • e-Commerce yang mengutamakan kebutuhan pengguna (customer first) guna mengembangkan beragam fitur inovatif yang dimiliki perusahaan
  • Teknologi yang bertujuan untuk memastikan operasional bisnis berjalan lebih efisien dan memungkinkan perusahan untuk senantiasa berinovasi dan menciptakan berbagai macam pembaruan, serta menyuguhkan fitur serta perangkat yang bisa meningkatkan jumlah transaksi online
  • Logistik yang fokus untuk menawarkan sejumlah program dan penawaran menarik bagi pengguna. Misalnya pengiriman kilat, bebas ongkir, dan beberapa layanan lainnya.

Sebelum mencuatnya geliat TikTok dan TikTok Shop, Lazada dikabarkan tidak melakukan PHK saat badai Tech Winter menerjang sejumlah pemilik bisnis. Justru Lazada membuka lowongan dan recruitment bagi calon tenaga kerja yang ingin maju bersama.

Tidak berbeda jauh, Tokopedia pun berjanji akan selalu beradaptasi mengikuti keinginan serta pasar konsumen dengan menciptakan sebuah fituy atau channel streaming video bernama Tokopedia Play atau Live Shopping.

Terbukti jika dengan adanya menu Live Shopping, penjualan atau jumlah transaksi di Tokopedia mengalami peningkatan hingga 2,5 kali lipat daripada tahun 2021.

Ini artinya, banyak pelanggan yang mulai melirik Live Shopping untuk mendapatkan produk incarannya. Terlebih lagi, banyak diskon dan voucher gratis ongkir yang ditawarkan saat siaran tersebut berlangsung.

“Tokopedia Play menghadirkan pengalaman berbelanja interaktif bagi pembeli melalui tayangan live shopping,” ungkap Ekhel Chandra Wijaya sebagai Head of External Communications Tokopedia di kesempatan yang sama saat membicarakan tren makanan pedas 2022.

Ekhel juga menerangkan jika perusahaan yang dikelolanya akan terus mempertahankan enam pilar dalam mengelola bisnis jangka panjang, seperti:

  1. Memperkuat eksistensi platform
  2. Mengutamakan keamaann dan kerahasian data pengguna atau pelanggan
  3. Fokus pada inovasi bagi konsumen
  4. Menjadi perusahaan berbasis teknologi AI (First dan data driven)
  5. Mengoptimalkan eksekusi dari sisi finansial (keuangan)
  6. Membangun organisasi berbekal teknologi kelas dunia

Selain Lazada dan TikTok, Shopee juga tampaknya sedang menyiapkan strategi baru supaya tidak kalah dari kompetitornya, yakni TikTok.

Sayangnya, pihak Shopee belum merilis siaran pers atau pun artikel bisnis mereka seperti yang sedang diprediksi oleh publik.


Jangan lupa untuk berkomentar dan beri kami masukan melalui media sosial Pintarjualan di Instagram atau Tips Pintar Jualan on Facebook agar terus berkembang, sehingga mampu menyuguhkan artikel berkualitas sesuai kebutuhan readers. Yuk, baca artikel menarik lainnya di Pintarjualan.id seputar marketplace dari Anisa Juniardy. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi operation@tonjoo.id.


Sumber:

  • Industri E-Commerce Hadapi Tech Winter: Berlomba Berbenah Perkuat Strategi Bagi Pengguna & Penjual – https://bengkuluekspress.disway.id/read/141737/industri-e-commerce-hadapi-tech-winter-berlomba-berbenah-perkuat-strategi-bagi-pengguna-penjual
  • Cara Lazada dan Tokopedia Antisipasi Geliat TikTok Shop – https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/63c901640c37d/cara-lazada-dan-tokopedia-antisipasi-geliat-tiktok-shop
Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Anisa Juniardi
Ditulis oleh

Anisa Juniardi

I love being I am. Menulis dan membaca pada ruang yang telah disediakan oleh Tuhan. Iya. Saya seorang content writer SEO dan yeaah.. here we go

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.