Cara Daftar IMEI untuk Ponsel dan Tablet Dari Luar Negeri

Penulis
Noer
Diterbitkan pada
08 Desember 2021
Waktu membaca
5 Menit

Wajib hukumnya mengetahui cara daftar IMEI untuk mereka yang membeli ponsel atau tablet dari luar negeri atau melalui Black Market (BM). Pemerintah secara serius akan memblokir IMEI yang tidak terdaftar di Kementerian Perindustian. Baik itu IMEI ponsel maupun tablet.

Akibat yang paling serius dari pemblokiran IMEI adalah ponsel atau tablet tersebut tidak akan bisa menggunakan jaringan seluler Indonesia. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui cara daftar IMEI bagi siapa saja yang membeli ponsel atau tablet dari luar negeri atau melalui BM.

Bagi yang belum tahu, IMEI adalah singkat dari International Mobile Equipment Identity. Biasanya terdiri dari 15 digit angka. Global System for Mobile Communications Association atau GSMA mengeluarkan nomor IMEI sebagai nomor identitas khusus untuk setiap slot kartu GSM.

Syarat Daftar IMEI

Sejauh ini, tidak ada syarat khusus untuk pendaftaran IMEI. Syarat yang ada biasanya terkait dengan jumlah pembelian ponsel atau tablet dari luar negeri. Selain itu, syarat yang ada biasanya juga terkait harga dari masing-masing ponsel atau tablet. Bukan terkait langsung dengan IMEI.

Hanya saja, dalam form pendaftaran IMEI yang ada di website resmi Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Bea & Cukai memang cuma tersedia pendaftaran untuk 2 device. Selain itu juga terdapat form Persolan Data yang diwajibkan untuk mengisi nomor identitas (NIK atau Passport).

Baca juga:

Cara Daftar IMEI

Cara daftar IMEI bisa lewat aplikasi dan website. Baik lewat aplikasi atau website, keduanya sama-sama mudah. Cukup siapkan e-KTP atau KTP dan data-data terkait ponsel atau tablet yang bersangkutan. Seperti nomor IMEI dan kapasitas storage. Berikut ini langkah-langkah cara daftar IMEI;

Cara Daftar IMEI Lewat Aplikasi

Tidak ada salahnya untuk mengecek IMEI terlebih dahulu sebelum Anda mendaftarkan IMEI. Caranya mudah, Anda hanya tinggal mengunjugi laman https://www.beacukai.go.id/register-imei.html atau https://imei.kemenperin.go.id untuk mengecek IMEI sudah terdaftar atau belum.

1. Install Aplikasi Mobile Beacukai

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menginstall aplikasi Mobile Beacukai. Bagi pengguna android bisa menginstall aplikasi tersebut di Play Store. Sedangkan bagi pengguna Apple, bisa di App Store. Pastikan aplikasi yang Anda install dibuat oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Cara Daftar IMEI Download Aplikasi Mobile Bea Cukai

2. Pilih IMEI

Setelah menginstall aplikasi Mobile Beacukai, langkah selanjutnya adalah membuka aplikasi tersebut. Lewati saja halaman yang pertama kali muncul ketika Anda membuka aplikasi. Setelah itu Anda akan menuju halaman utama aplikasi Mobile Beacukai dan Anda tinggal memilih IMEI.

Cara Daftar IMEI Pilih IMEI

3. Masukkan Data Diri

Setelah Anda memilih IMEI pada halaman utama, maka Anda akan diarahkan ke halaman selanjutnya, yaitu halaman isi data diri. Ada 7 kolom yang wajib Anda isi pada halaman isi data diri tersebut, yaitu kolom nomor penerbangan, waktu kedatangan lengkap dengan jam kedatangan.

Selain itu, ada juga kolom nomor identitas, nama lengkap, NPWP (opsional), dan email. Pada kolom nomor identitas Anada bisa memilih menggunakan passport atau nomor induk kependudukan (NIK). Kolom NPWP sendiri bisa Anda lewati. Setelah semua data tersebut terisi, Anda tinggal klik Next.

Isi Data Diri

4. Masukkan Data Barang

Setelah proses pengisian data diri selesai, Anda akan diminta untuk mengisi atau memasukkan data barang. Pastikan Anda mengisi data-data tersebut dengan benar. Ada 8 kolom yang harus Anda isi pada halaman masukkan data barang ini. Mulai dari merek, tipe, RAM, storage, IMEI, dan seterusnya.

Masukkan data Barang

5. Simpan Formulir

Setelah selesai mengisi atau memasukkan data barang Anda tinggal klik Simpan. Setelah itu akan muncul halaman Preview. Anda tinggal klik Complete untuk meneruskan proses pendaftaran IMEI. Anda akan mendapatkan kode QR dan ID registrasi untuk selanjutnya dibawa ke Kantor Bea Cukai.

7. Datang Ke Kantor Bea Cukai

Sudah memiliki kode QR dan ID registrasi, langkah selanjutnya untuk menyelesaikan proses pendaftaran IMEI adalah dengan mendatangi Kantor Bea Cukai. Sampaikan tujuan Anda datang ke kantor tersebut. Maka petugas akan melakukan scanning kode QR yang Anda miliki.

8. Selesai

Semua proses sudah Anda laluim, mulai dari mengisntall aplikasi Mobile Beacukai hingga datang ke Kantor Bea Cukai. Nomor IMEI akan secara otomatis terdaftar setelah semua urusan dengan bagian pajak dan pemeriksaan selesai dan Anda mendapatkan persetujuan dari Bea Cukai.

Baca juga:

Cara Daftar IMEI Lewat Website

Cara daftar IMEI lewat website itu sangat mudah. Anda tidak perlu menginstall apapun. Anda hanya perlu mengunjungi laman https://www.beacukai.go.id/register-imei.html. Setelah itu isi formulir yang sudah disediakan. Selesai mengisi formulir, Anda tinggal mengisi Key Code dan klik Send.

Cara Daftar IMEI Lewat Website

Gagal Daftar IMEI

Salah satu penyebab pendaftaran IMEI gagal adalah Anda memasukkan IMEI yang salah. Baik melalui aplikasi maupun website. Oleh karena itu, pastikan IMEI yang Anda masukkan benar. Selain itu, pendaftaran IMEI juga bisa gagal jika Anda tidak mengisi kolom yang diwajibkan untuk diisi.

Tidak Perlu Daftar IMEI?

Tidak perlu daftar IMEI hanya berlaku untuk ponsel atau tablet yang dibawa oleh para turis asing. Kecuali jika ponsel atau tablet yang mereka bawa akan lebih dari dari 30 hari. Setelah dipakai lebih dari 30 hari di Indonesia maka wajib didaftarkan ke Sistem Informasi Basis Data IMEI.

FAQ

  • Bisakah daftar IMEI sendiri?

Anda bisa mendaftrakan IMEI ponsel atau tablet yang anda beli sendiri dari luar negeri maupun melalui BM. Ada dua pilihan jika Anda ingin mendaftarakn IMEI sendiri. Pilihan pertama bisa melalui aplikasi Mobile Beacukai. Sedangkan pilihan kedua bisa melalui website resmi Bea Cukai.

  • Dimana bisa daftar IMEI?

Anda bisa mendaftar IMEI melalui dua cara. Cara yang pertama bisa melalui aplikasi Mobile Beacukai. Sedangkan cara yang kedua bisa melalui website resmi Bea Cukai. Keduanya sama-sama mudah. Anda akan diminta untuk mengisi data diri Anda sendiri dan data barang yang Anda beli.

  • Apa yang terjadi bila IMEI tidak terdaftar?

Pemerintah secara serius melalui Kementerian Perindustrian akan memblokir IMEI yang tidak terdaftar secara resmi. Setelah IMEI device yang Anda miliki (bisa ponsel/HP atau tablet) diblokir oleh pemerintah, maka device tersebut tidak akan bisa menggunakan jaringan seluler di Indonesia.

  • Apakah daftar IMEI bayar?

Sejauh ini, baik melalui aplikasi atau website, pendaftaran IMEI tidak dikenakan biaya sepeser pun. Jika ada, biasanya terkait dengan biaya yang berkaitan dengan Pajak. Biaya pajak sendiri umumnya merupakan bagian dari penyelesaian kepabeanan impor HP, komputer genggam, dan tablet.

  • Proses daftar IMEI berapa hari?

Pendaftran IMEI dapat dilakukan selambat-lambatnya 60 hari sejak hari kedatangan. Kode QR yang Anda dapatkan dan kemudian Anda berikan ke Kantor Bea Cukai akan diproses selambat-lambatnya dalam waktu 2×24 jam. Setelah itu Anda bisa cek kembali apakah IMEI sudah terdaftar atau belum.

Penutup

Demikian langkah-langkah cara daftar IMEI baik melalui aplikasi maupun website. Anda tinggal pilih mana yang lebih cocok dengan Anda. Pastikan seluruh data yang Anda masukkan itu benar. Baik data yang terkait data diri maupun data barang yang Anda beli, terutama IMEI.

Cara daftar IMEI lewat aplikasi dimulai dengan menginstall aplikasi Mobile Beacukai. Setelah itu pilih IMEI, masukkan data diri, masukkan data barang, simpan formulir, hingga Anda mendapatkan Kode QR dan ID registrasi. Setelah itu bawa kode QR tersebut ke Kantor Bea Cukai.

Tidak berbeda jauh dengan lewat aplikasi, cara daftar IMEI lewat website juga hampir sama. Kunjungi laman https://www.beacukai.go.id/register-imei.html, setelah itu isi formulir (data diri dan data barang), setelah itu Anda hanya tinggal mengisi Key Code, klik Send, selesai.

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Noer

Menjadi content writer (CW) di PintarJualan.id sejak Desember 2021. Menulis atas dasar perintah dan arahan dari Project Manager atau PM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *