Advertisement

UMR Cikarang Terbaru 2022 dan Beberapa Daerah di Jawa Barat

Penulis
Noer
Diterbitkan pada
28 Januari 2022
Waktu membaca
4 Menit

Menjelang akhir tahun, para gubernur biasanya akan menyampaikan besaran UMR terbaru di setiap daerah. Termasuk di antaranya adalah UMR Cikarang terbaru 2022.

Cikarang sendiri masuk ke dalam cakupan wilayah Jawa Barat. Sehingga besaran UMR ditentukan oleh Gubernur Jawa Barat, yaitu Ridwan Kamil. Sama seperti besaran UMR Bandung.

Besaran UMR Cikarang di tahun 2022 lebih tinggi dari UMR Jakarta. Bahkan termasuk 10 daerah dengan UMR tertinggi di Indonesia. Jadi, berapa kira-kira besaran UMR Cikarang?

UMR Cikarang 2022

Besaran UMR tidak sama di setiap daerah. Besaran UMR diatur berdasarkan tingkat kabupaten atau kota. Cikarang sendiri, secara administrasi terbagi menjadi empat wilayah, yaitu Cikarang Barat, Sikarang Selatan, Cikarang Timur, dan Cikarang Utara.

Namun, Cikarang sendiri merupakan wilayah yang hanya setingkat kecamatan, bukan setingkat kabupaten. Jadi, besaran UMR mengikuti besaran UMR Kabupaten. Wilayah Kecamatan Cikarang masuk ke dalam cakupan wilayah Kabupaten Bekasi.

Oleh karena itu, besaran UMR Cikarang mengikuti besaran UMR Kabupaten Bekasi. Jadi, UMR Cikarang adalah Rp 4.791.843 di tahun 2022.

UMR Cikarang atau UMR Kabupaten Bekasi termasuk 10 UMR yang tertinggi di Jawa Barat, bahkan di Indonesia. Berikut ini daftar 10 UMR tertinggi di Jawa Barat.

  1. UMK Kota Bekasi Rp 4.816.921
  2. UMK Kabupaten Karawang Rp 4.798.312
  3. UMK Kabupaten Bekasi Rp 4.791.843
  4. UMK Kota Depok Rp 4.377.231
  5. UMK Kota Bogor Rp 4.330.249
  6. UMK Kabupaten Bogor Rp 4.217.206
  7. UMK Kabupaten Purwakarta Rp 4.173.568
  8. UMK Kota Bandung Rp 3.774.860
  9. UMK Kota Cimahi Rp 3.272.668
  10. UMK Kabupaten Bandung Barat Rp 3.272.668

Hanya selisih kurang lebih Rp 25.078 dari UMK tertinggi di Indonesia, yaitu UMK Bekasi. Bagaimana? apakah kamu berminat menjadi pekerja di salah satu pabrik yang ada di Cikarang? 😃

Jangan terlalu terburu-buru. Menurut survei Badan Pusat Statistik atau BPS biaya hidup di Cikarang termasuk yang paling tinggi di Indonesia. Berikut ini perkiraan biaya layak hidup di Cikarang.

Biaya Hidup di Cikarang

Biaya hidup di Cikarang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan biaya hidup di kota-kota besar lainnya. Asal serba sederhana, biaya hidup di Cikarang tidak terlalu besar.

Lain lagi jika gaya hidupnya terlalu neko-neko. Biayanya mungkin bisa cukup besar. Berikut ini perkiraan besaran biaya terkait tempat tinggal, makan, transportasi dan sebagainya di Karawang.

1. Tempat Tinggal

Pilihan tempat tinggal di Cikarang cukup beragam. Mulai dari kos-kosan, kontrakan, hingga apartemen. Dengan biaya Rp 500.000 per bulan sudah bisa mendapat kos-kosan sederhana.

Fasilitas untuk kos dengan harga Rp 500.000 per bulan biasanya hanya ada fasilitas kasur dan kamar mandi luar. Namun sudah termasuk listrik, sampah, dan sebagainya.

Luas kamarnya sendiri kemungkinan tidak terlalu besar, yakni kurang lebih 3×3 meter persegi. Namun sudah cukup layak untuk menjadi temapt tinggal sementara.

Sedangkan untuk kos eksklusif dengah harga 2 jutaan fasilitas cukup lengkap. Seperti misalnya kasur, AC, Wi-Fi, dan kamar mandi dalam. Ditambah lagi luas kamarnya yang cukup besar.

Pilihan lain adalah apartemen. Namun dengan gaji setara UMR Cikarang, pilihan tempat tinggal ini mungkinkurang tepat. Harganya terlalu mahal, mungkin berkisar Rp 5.000.000 per bulan.

2. Makan

Meski Cikarang dikenal dengan UMR yang cukup tinggi, biaya untuk makan bisa dibilang standar saja alias tidak terlalu mahal. Masih sama dengan beberapa kota lain seperti Jakarta.

Oleh karena itu, biaya untuk makan sehari-hari sebenarnya tergantung orang itu sendiri. Di Cikarang, ada banyak warung makan sederhana hingga restoran berkelas.

Mungkin, sehari cukup mengeluarkan Rp 45.000 untuk tiga kali makan. Jika ingin lebih hemat lagi, bisa masak sendiri. Bahan makanan sangat mudah ditemukan di Cikarang.

Bisa juga dengan memanfaatkan banyaknya diskon yang ditawarkan oleh beberapa layanan pesan antar makanan seperti Shopee Food atau GoFood. Diskonnya bisa mencapai 75%.

3. Transportasi

Seperti di kota-kota besar pada umumnya, di Cikarang juga sudah ada ojek online yang cukup murah. Selain itu ada juga angkutan umum. Agar lebih hemat bisa memakai kendaraan sendiri.

Namun, jika terpaksa memakai angkutan umum, biayanya juga tidak terlalu mahal. Biaya untuk sekali jalan berkisar antara Rp 4.000 sampai Rp 6.000. Tergantung jarak yang ditempuh.

Dalam satu bulan (26 hari) besaran biaya untuk transportasi jika memakai angkutan umum bisa mencapai Rp 312.000. Jika memakai kendaran sendiri mungkin cukup Rp 150.000.

4. Lain-Lain

Selain tempat tinggal, makan, dan transporasi, ada juga biaya lain-lain atau biaya tidak terduga. Seperti misalnya biaya ketika sakit, HP rusak, servis motor, dan sebagainya.

Di Cikarang sendiri ada cukup banyak rumah sakit. Dari rumah sakit yang murah hingga yang cukup mahal. Selain itu, banyak juga tempat untuk service HP, motor, dan seterusnya.

Biaya lain-lain ini tidak bisa ditentukan besarnnya. Sekedar untuk berjaga-jaga, bisa disisihkan Rp 500.000 setiap kali menerima gaji. Jika tidak terpakai maka bisa menjadi tabungan juga.

Total biaya hidup di Cikarang untuk satu bulan mungkin berkisar antara Rp 2.500.000 – Rp 3.000.000. Masih ada sisa jika gaji sudah setara dengan UMR Cikarang 😃

Namun, biaya hidup itu biasanya dari tahun ke tahun hampir selalu meningkat karena harga kebutuhan pokok yang naik. Nah, apakah UMR Cikarang juga naik setiap tahunnya? Berikut ini data terkait UMR Cikarang dari tahun 2018 hingga tahun 2022.

Halaman Selanjutnya
UMR Cikarang dari 2018 - 2022...

Laman: 1 2

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Noer

Menjadi content writer (CW) di PintarJualan.id sejak Desember 2021. Menulis atas dasar perintah dan arahan dari Project Manager atau PM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *