Advertisement

11 Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja atau Resign yang Baik

Diterbitkan pada
21 Mei 2022
Waktu membaca
6 Menit

Surat pengunduran diri kerja biasanya dibuat oleh seorang karyawan yang ingin mengundurkan diri dari jabatannya di sebuah perusahaan.

Biasanya keputusan tersebut diambil melalui pertimbangan yang sangat panjang dan matang.

Walaupun mungkin tindakan tersebut disayangkan oleh banyak orang, namun tidak dengan mereka yang mengalaminya sendiri.

Sebab, setiap orang menyimpan alasan pribadi hingga akhirnya memutuskan resign.

Namun, sebagai karyawan yang masuk bekerja dengan cara baik-baik, maka keluar pun juga harus dengan cara serupa.

Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah surat resign sebagai tanda profesionalitas seorang karyawan pada perusahaan.

Mengapa Karyawan Resign?

Seseorang yang ingin meninggalkan jabatan atau posisinya bekerja bukanlah tanpa alasan.

Kamu pun pasti pernah mendengar banyak hal mengapa kondisi tersebut bisa terjadi di dunia kerja.

Namun, sederet latarbelakang ini bisa memicu seseorang mengundurkan diri dari perusahaannya.

  • Lingkungan yang dinilai toxic atau tidak sehat sehingga sering menyebabkan stress
  • Overwork atau terlalu banyak beban kerja yang harus dipikul sehingga membuat fisik mudah lelah dan kurang waktu dengan keluarga
  • Job desk yang tidak sesuai dengan perjanjian kontrak kerja di awal melamar pekerjaan
  • Adanya penundaan gaji atau THR selama bertahun-tahun lamanya tanpa kepastian
  • Masalah internal dengan atasan maupun rekan kerja
  • Merasa ingin mencoba pekerjaan baru di tempat yang lain
  • Standarisasi yang terlalu ketat sehingga karyawan tidak leluasa bekerja
  • Tidak ada tanda-tanda jenjang karir yang mendukung
  • Tidak mendapatkan pujian, hadiah, maupun fasilitas yang layak dari perusahaan
  • Atasan memaksakan kehendak pada karyawan tanpa memberikan alasan yang layak
  • Mempermalukan karyawan di depan umum tanpa mempertimbangkan perasaannya
  • Pressure yang sulit dikendalikan oleh karyawan
  • Perusahaan mulai menyerang karakter karyawannya secara personal
  • Karyawan merasa sudah tak sevisi dan semisi lagi dengan perusahaan
  • Sering merasa burnout
  • Gaji tidak sesuai kesepakatan awal
  • Sulit izin dan tidak ada jadwal libur
  • Ingin mencoba mendirikan usaha pribadi yang menguntungkan, dan lainnya.

Dengan alasan-alasan di atas, pastinya seorang karyawan tidak ada lagi motivasi untuk stay di tempatnya mencari rezeki, bukan?

Makanya mereka mencoba untuk memulai hidup yang baru di tempat dan situasi yang baru pula.

Nah, caranya adalah mengundurkan diri dan menulis surat resign yang baik dan benar.

Namun sebelum melakukan hal tersebut, ada baiknya kenali terlebih dahulu cara membuat surat berhenti bekerja yang profesional.

Jenis atau Tipe Surat Pengunduran Diri

1. One Month Notice

Apa itu One Month Notice? Yakni jenis surat resign yang diberikan pada perusahaan oleh karyawan satu bulan sebelum ia memutuskan benar-benar berhenti bekerja.

Pemberitahuan tersebut biasanya sudah ada dalam kontrak kerja bahwa setiap karyawan yang hendak mengundurkan diri harus menyerahkan surat resign 1 bulan sebelum resmi keluar dari perusahaan.

Tujuan one month notice sendiri adalah untuk memberikan kesempatan bagi perusahaan mencari pengganti karyawan lama dengan yang baru.

Sekaligus agar karyawan lama juga dapat mengajari calon karyawan baru yang hendak mengisi posisinya.

Selain itu, bagi si karyawan lama, one month notice juga berguna untuk mengajukan surat lamaran kerja ke perusahaan lain sambil menghabiskan masa kontrak.

Siapa tahu, lepas berhenti dari perusahaan lama langsung dapat penggantinya, ya kan?

2. Two Weeks Notice

Berbeda dengan One Month Notice yang menjadi standarisasi perusahaan di Indonesia, Two Weeks Notice hanya punya rentang waktu dua minggu.

Memang sih terkesan agak singkat dan mendadak, tetapi karyawan yang menggunakan jenis surat seperti ini karena memang dalam keadaan mendesak.

Bisa jadi karena ia memang sudah harus pergi dari perusahaan tersebut karena urusan keluarga, mental tak baik-baik saja, atau masalah lainnya.

Oleh karena itu, jika kamu juga ingin menyerahkan surat resign two weeks notice, pastikan membawa alasan yang sangat kuat.

Tujuannya adalah agar pengunduran dirimu cepat di-ACC atau disetujui oleh bagian HRD dan stafnya.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Jika Resign

Jika kamu memang ingin memutuskan untuk hengkang dari perusahaan tempatmu bekerja, maka perhatikan dulu beberepa hal yang mungkin mempengaruhi kehidupanmu ke depannya.

Laman: 1 2

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Anisa Juniardi

I love being I am. Menulis dan membaca pada ruang yang telah disediakan oleh Tuhan. Iya. Saya seorang content writer SEO dan yeaah.. here we go

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *