Advertisement

Sales Order: Lengkap Pengertian, Fungsi, Perbedaan, & Contoh

Diterbitkan pada
30 Mei 2022
Waktu membaca
5 Menit

Ketika orang-orang yang bekerja dalam perusahaan sedang hectic atau sibuk menghadapi tekanan-tekanan yang terjadi pada masa tersebut, mereka pasti akan merasa kelelahan.

Nah, dengan adanya digitalisasi dokumen sales order, diharapkan tekanan tersebut mampu diminimalisir.

Selain itu, ketika media atau skema yang dilakukan menggunakan alat canggih, maka informasi yang dibutuhkan juga akan kian cepat.

Sehingga membantu perusahaan dalam membuat sebuah keputusan, entah jangka pendek atau panjang.

Perbedaan Sales Order dengan Purchase Order

Walaupun agak mirip, rupanya sales order dan purchase order sangat berbeda lho ya!

Jangan sampai salah membedakan atau mengenali keduanya.

  • Sales order (pesanan penjualan) diterbitkan oleh penjual, sehingga hanya pihak penjual yang berhak membuatnya setelah terjadi kesepakatan transaksi jual-beli barang dengan pembeli
  • Purchase order (pesanan pembelian) dibuat dan diterbitkan oleh pihak pembeli yang ingin memesan barang atau produk pada pihak penjual
  • Sales order akan digunakan oleh pihak penjual sebagai barang bukti serta pemeriksaan pengadaan barang
  • Sedangkan purchase order menjadi dokumen penting yang akan digunakan oleh pembeli dalam melacak kesesuaian pesanannya

FAQ

Q: Siapa yang berhak membuat sales order?

A: Catatan sales order dibuat dan ditulis oleh pihak penjual atas penawaran barang dan diserahkan pada pembeli usai melunasi pembayarannya. Dokumen ini berisi jenis atau nama produk, harga satuan dan total keseluruhan, nama pembeli & penjual, serta lain-lain.

Q: Apa fungsi utama sales order?

A: Lembaran atau catatan sales order berfungsi untuk melacak pengadaan barang baik yang telah dipesan oleh pembeli maupun di gudang perusahaan.

Q: Apa perbedaan sales order dengan purchase order?

A: Sales (penjualan) order dibuat oleh penjual, sedangkan purchase order ditulis dan dirilis oleh pembeli.

Q: Berapa gaji staff purchasing dan karyawan sales order?

A: Besaran tergantung UMR lokasi perusahaan masing-masing. Mulai dari Rp2.100.000-Rp3.500.000,00

Kesimpulan

Dari materi di atas bisa disimpulkan bahwa sales order adalah dokumen atau catatan yang ditulis, dibuat, dan dirilis secara sadar oleh pihak penjual atas penawaran barang pada pembeli.

Statusnya berkebalikan dengan purchase order yang dibuat dari sisi pembeli.

Nah, jika kamu masih belum memahami beberapa poin atau sub pembahasan di atas, silakan tinggalkan kolom komentar di bawah ini ya!

Jangan lupa bagikan atau share artikel ini dan follow akun official kami di @pintarjualan.id.

Terima kasih ❤.

Laman: 1 2 3Lihat Semua

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Anisa Juniardi

I love being I am. Menulis dan membaca pada ruang yang telah disediakan oleh Tuhan. Iya. Saya seorang content writer SEO dan yeaah.. here we go

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *