Advertisement

Pengertian Waralaba: Arti, Jenis, Tipe, Kelebihan dan Kekurangan

Diterbitkan pada
17 Februari 2021
Waktu membaca
6 Menit

Pengertian waralaba / franchise pastinya sudah bukan sesuatu yang asing di telinga. Meski demikian, sebenarnya apakah Anda sudah tahu definisi waralaba secara detail serta segala sesuatu yang bersangkutan dengannya?

Di dalam dunia usaha atau bisnis akan banyak sekali dijumpai berbagai istilah khusus untuk suatu pekerjaan atau menandai sesuatu, sehingga perlu pemahaman khusus akan hal tersebut. Termasuk juga dengan kata waralaba ini yang hanya akan Anda temui di dunia usaha.

Waralaba adalah salah satu jenis dari bentuk bisnis dengan kriteria tertentu, yang tentunya cukup bersinggungan dalam pembahasan tentang usaha. Jadi, ketika Anda sedang menjalankan sebuah bisnis, Anda perlu memahami apakah bisnis Anda tersebut termasuk dalam bisnis waralaba.

Untuk mengetahuinya, Anda perlu untuk paham tentang apapun yang berkaitan dengan waralaba itu sendiri. Nah, pengertian, jenis, tipe, kelebihan dan kekurangan dari bisnis waralaba ini bisa Anda ketahui pada penjelasan berikut ini.

Pengertian Waralaba / Franchise

Hal yang paling dasar untuk mengetahui sesuatu pasti dimulai dari pengertiannya karena dari situlah Anda akan mendapat informasi umumnya. Dengan demikian, untuk mengetahui lebih jauh tentang franchise, Anda perlu memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud waralaba.

Perlu diketahui bahwa secara bahasa, waralaba diambil dari dua kata yakni wara dan laba. Arti kata wara adalah lebih, sedangkan laba adalah keuntungan. Dari kedua kata tersebut tentu sudah memberikan gambaran kepada Anda.

Untuk franchise yang dimaksudkan di sini merupakan bisnis dengan perjanjian antara dua belah pihak yang mana salah satunya mempunyai hak untuk memanfaatkan kekayaan intelektual seperti menjual barang atau jasa dengan imbalan yang diberikan kepada pihak lainnya.

Baca juga:
Apa Bedanya e-Commerce, Marketplace, dan Online Shop?

Apakah ada perbedaan antara pengertian franchisor dan franchise? Pemberi waralaba atau bisa disebut dengan franchisor merupakan pihak-pihak yang memberikan hak kepada pihak penerima waralaba untuk memanfaatkan kekayaan intelektualnya.

Sedangkan penerima waralaba atau bisa disebut dengan franchisee merupakan pihak pemilik usaha yang memiliki hak menggunakan kekayaan intelektual dari pihak pemberi waralaba.

Tujuan dari dibentuknya bisnis waralaba ini tentu saja didasarkan pada tujuan untuk memperluas wilayah atau pasar dari produk barang atau jasa yang dihasilkan. Bagaimana caranya? Dengan cara memperbolehkan dan memberikan hak kepada pihak lain untuk menjualkan produknya.

Intinya, bisnis ini dilaksanakan dengan penjualan paket usaha barang atau jasa yang di dalamnya termasuk merek hingga pengelolaan manajemennya. Bentuk bisnis ini sama-sama menguntungkan untuk kedua belah pihak.

Jenis Waralaba / Franchise

Setelah tau tentang pengertian waralaba, kita perlu tau juga tentang jenis-jenisnya.

Dalam bisnis franchise terdapat berbagai jenis yang didasarkan pada klasifikasi tertentu. Jenis-jenis franchise tersebut diantaranya sebagai berikut. Waralaba berdasarkan produk yang ditawarkan, yaitu:

Franchise jenis produk

Franchise ini merupakan penjualan yang menjual bentuk produk barang jadi. Contohnya bisa seperti pakaian, sepatu, makanan, kosmetik dan produk lainnya.

Franchise jenis jasa

Jika waralaba produk menjual produk barang, waralaba jasa ini menawarkan pelayanan jasa tertentu. Pelayanan tersebut misalnya seperti jasa sablon, laundry, penjahit dan jasa lainnya.

Franchise jenis gabungan

Untuk jenis franchise yang satu ini menawarkan produk bukan hanya berupa produk barang, tetapi juga menawarkan suatu jasa layanan. Seperti misalnya penjual pakaian yang juga membuka jasa sablon baju.

Nah, selain berdasarkan produk, ada juga jenis franchise yang didasarkan pada negara asal. Jenis tersebut diantaranya adalah

Waralaba dalam negeri

Waralaba dalam negeri ini merupakan bisnis yang dilakukan dari pengusaha-pengusaha lokal dalam negeri. Meskipun demikian, perusahaan waralaba yang ada di Indonesia juga sangat menguntungkan, karena banyak produk yang sudah dikenal oleh masyarakat.

Franchise jenis Mancanegara

Seperti namanya, waralaba ini berasal dari luar negeri atau luar Indonesia. Waralaba ini cenderung lebih diminati karena cakupan wilayah menjadi lebih luas dan terkenal di mana-mana. Untuk harganya juga cenderung lebih mahal.

Baca juga:
Apa itu Dropshipper, Reseller, dan Supplier?

Jenis waralaba selanjutnya didasarkan pada International Franchise Association, diantaranya adalah:

Product franchise

Jenis franchise ini memberikan hak kepada franchisor untuk mengontrol penuh penjualan produk milik perusahaan waralaba dengan baik. Sedangkan para franchisee diwajibkan untuk membayar atas pembelian produk waralaba tersebut sesuai perjanjian.

Manufacturing franchise

Untuk jenis waralaba ini perjanjian dilakukan dengan memperbolehkan franchisee menerima hak dalam produksi barang waralaba dengan ketentuan tidak mengetahui apa saja bahan baku yang digunakan franchisor.

Business Opportunity Venture

Jenis franchise yang satu ini konsepnya memberikan hak wajib kepada franchisee untuk membeli produk waralaba kemudian menjual produk dari perusahaan waralaba tertentu.

Business Format Franchising

Jenis franchise yang terakhir ini yakni Business Format Franchising, merupakan bisnis yang mana franchisee menerima hak cipta barang milik franchisor serta melaksanakan format dan cara yang telah ditentukan oleh pihak franchisor.

Tipe-tipe Waralaba / Franchise

Setelah mengetahui pengertian waralaba dan berbagai jenisnya, hal yang perlu Anda ketahui selanjutnya untuk lebih memahami bisnis waralaba adalah tipe-tipenya. Terdapat beberapa tipe waralaba yang terangkum dalam pembasahan berikut ini, di antaranya:

Halaman Selanjutnya
Trade Name Franchising...

Laman: 1 2

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Wahyu Saputro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *