Panduan Jualan Online untuk Pemula Pikat Banyak Pembeli

Hanif 08 Jun 2022 5 Menit 0

ADVERTISEMENT

  • Preorder

Sistem jualan preorder adalah jualan dengan menunggu pembeli untuk memesan terlebih dahulu, baru penjual menyediakan barangnya. Ini memungkinkan pembeli untuk memesan barangnya dengan ketentuan tertentu.

Sistem preorder banyak digunakan untuk barang yang custom atau menyesuaikan pesanan. Misalnya kaos, furniture, komputer, dan baju.

Selain itu, sistem preorder juga bisa mengurangi resiko tidak laku. Karena dengan sistem preorder, kamu membeli barang hanya ketika ada pesanan.

  • Affiliate

Sebenarnya, sistem affiliate ini lebih menitik beratkan pada digital marketing daripada jualan itu sendiri. Tapi tetap saja, secara tidak langsung sistem ini turut menjualkan produk tersebut.

Affilate adalah sistem dimana kamu bisa mendapatkan komisi setiap kali link yang kamu rekomendasikan berujung pada penjualan.

Jadi, sebelumnya kamu harus memiliki blog, tiktok, Instagram, atau YouTube dengan traffic yang baik. Disitu, kamu bisa membuat konten yang merekomendasikan atau mereview produk tertentu.

Di konten tersebut kamu bisa memasang link khusus. Link ini akan mengarahkan kepada halaman produk dari toko online. Jika pengunjung melakukan pembelian dari link tersebut, kamu akan mendapatkan komisi.

Semakin banyak penjualan yang bisa kamu hasilkan, semakin banyak juga keuntungan yang bisa dihasilkan. Jadi, ini sebenarnya juga bisa dibilang jualan, kan.

Jika kamu adalah seorang content creator dan ingin mendapatkan keuntungan dari kontenmu, cobalah mengikuti program affiliate dari shopee.

Mendapatkan uang dari affiliate marketing

ADVERTISEMENT

Cara Berjualan Online

Secara garis besar, berjualan online memiliki cara yang mirip-mirip. Berikut adalah langkah-langkah jualan online.

  1. Mencari Produsen atau Supplier

Sebelum bisa membuka toko, tentunya harus memiliki barangnya dulu atau paling tidak mengetahui ke mana harus membeli barangnya. Untungnya berkat internet kini mencari produsen atau supplier menjadi lebih mudah.

Kamu bisa mengikuti acara workshop bisnis atau seminar pengusaha. Selain itu kamu juga bisa mencari di sosial media. Pastikan calon produsen atau suppliermu memiliki rekam jejak yang baik ya.

  1. Membuka Toko Online

Setelah bekerja sama dengan supplier atau produsen, kini waktunya membuka toko online. Pertimbangkan platform ecommerce mana yang akan kamu buka untuk berjualan online.

Untuk itu, bisa melihat jenis jualan dan target pasar. Misalnya, ecommerce Bhinneka cocok untuk berjualan alat elektornik. Etsy cocok untuk berjualan karya seni.

Bisa juga menggunakan platform jual beli yang memang umum untuk barang dan jasa apapun seperti Shopee. Cara jualan di shopee bisa kamu klik di link berikut.

Ketika membuka toko online, biasanya kamu perlu mempersiapkan KTP dan nomor rekening. Kemudian kmu bisa emngunjungi website resminya atau bahkan melalui aplikasi hp untuk mulai berjualan.

Berikut adalah cara daftar jualan online di Lazada. Setelah toko online dibuka, jangan lupa input barang ke listing ya.

Selain melalui e-commerce, kamu juga bisa buka toko online hanya melalui Instagram atau WhatsApp saja. Gunakan fitur WhatsApp bisnis supaya lebih professional dalam melayani pembeli.

 

  1. Mempromosikannya
Halaman Selanjutnya
Jika toko online sudah ada...

Laman: 1 2 3

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Hanif
Ditulis oleh

Hanif

hi, I'm a SEO content writer with interest on business, entrepreneur, digital marketing, and many more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *