Cara Membuat WhatsApp Bisnis dengan Mudah (+ Pelajari Fitur Menariknya)

Penulis
Ifan Prasya
Diterbitkan pada
22 Juli 2021
Waktu membaca
4 Menit

Cara membuat WhatsApp Bisnis terdengar cukup profesional dan hanya orang tertentu saja yang bisa. Tapi kenyataannya, cukup simpel dan siapapun bisa membuatnya dalam beberapa menit.

Dalam panduan praktis ini, kami juga sudah merangkum beberapa poin penting lain yang berhubungan dengan WhatsApp Bisnis. Meliputi:

  • Mengenal sekilas tentang WhatsApp Bisnis dan kegunaannya,
  • Langkah demi langkah untuk membuat akun WhatsApp Bisnis.

Namun sebelum itu, ketuk Bookmark (⭐) di pojok kanan atas browser untuk menyimpan postingan ini – agar tidak ketinggalan update. Jika sudah, mari kita mulai.

 

Apa itu WhatsApp Bisnis?

WhatsApp Bisnis adalah aplikasi WA khusus untuk pemilik usaha (baik UMKM, perorangan, hingga brand). Supaya dapat terhubung dengan calon pelanggan lewat fitur-fitur menarik.

Aplikasi WA Bisnis ini memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh aplikasi WA biasa. Perbedaan mendasar terletak pada fitur-fitur yang dibawa oleh WA Bisnis.

Pada awal perilisannya, 2018 silam, WhatsApp Bisnis ditujukan untuk menghubungkan antara calon pelanggan dengan pemilik usaha. Supaya dapat berkomunikasi tentang produk dan jasa yang ditawarkan.

Indonesia termasuk negara pertama di Asia yang mendapat fitur WhatsApp Bisnis. Hal ini (mungkin) disebabkan karena angka pertumbuhan usaha di tanah air cukup tinggi dan berpotensi cukup besar.

Kegunaan WhatsApp Bisnis

Secara lebih rinci, ada beberapa kegunaan bagi pemilik brand untuk membuat akun WA Bisnis. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Mudah untuk jalin komunikasi dengan calon customer karena WA banyak digunakan.
  • Lebih kredibel bagi brand maupun UMKM karena terdapat fitur nama pengguna (username).
  • Lebih meyakinkan calon customer karena ada centang hijau yang tertera ada nama akun.
  • Bisa mencantumkan katalog untuk produk dan jasa brand sehingga mudah untuk pemasaran.
  • Bisa membedakan pesan customer berdasarkan label (customer baru, sudah bayar, belum bayar, dll).
  • Pemilik dapat meninjau statistik pesan pada WA Bisnis (dibaca, diterima, dibalas, dll).

Cara Membuat WhatsApp Bisnis

Dalam langkah praktis ini, kamu dapat menerapkannya dengan cukup mudah dan cepat. Bahkan, 5 menit bisa langsung jadi (tergantung kecepatan koneksi internet kamu, ya).

Untuk penjelasan selengkapnya, ikuti petunjuk di bawah.

1. Unduh Aplikasi WA Bisnis

Langkah pertama, unduh dan instal terlebih dulu aplikasi WA Bisnis. Baik di Google Play Store maupun App Store, sesuaikan dengan perangkat mobile yang digunakan sehari-hari.

Untuk link unduhnya, kami sudah menyiapkan. Ketuk link berikut sesuai dengan perangkat:

Pastikan koneksi internet kamu bagus untuk mengunduh dan menginstal aplikasi tersebut hingga selesai. Jika sudah, langsung buka aplikasi setelah selesai proses instalasi.

2. Masukkan Nomor HP

Pada beranda aplikasi, ketuk “Buat Akun Baru” di bagian bawah untuk membuat akun tipe bisnis yang baru. Maka nantinya, akan muncul kolom isian untuk mengisi nomor HP yang akan digunakan.

Isikan nomor HP kamu yang aktif dan akan digunakan sebagai akun bisnis. Nomor ini sebaiknya nomor baru, dan tidak sedang digunakan dalam akun personal (jika memang tidak ingin migrasi akun).

Jangan lupa untuk pilih negara Indonesia dan kode telepon +62. Jika sudah, ketuk tombol “Lanjut” atau ikon “>” untuk melanjutkan proses pendaftaran akun baru.

3. Verifikasi Nomor HP

Setelah mengisikan nomor HP, maka kamu akan diminta untuk verifikasi. Tenang saja, karena verifikasi nomor HP ini akan berjalan otomatis, asalkan ponsel kamu aktif dan dapat menerima pesan SMS.

Apabila kamu tidak kunjung menerima SMS, ketuk tombol “Kirim SMS Lagi” untuk mengirimkan kode verifikasi. Jika masih gagal, maka kamu bisa memakai opsi “Panggil Saya” untuk menerima kode verifikasi dari WhatsApp.

Kode verifikasi tersebut berjumlah 6 digit dan biasanya akan otomatis terisi. Setelah terverifikasi, kamu akan otomatis pergi ke laman profil WhatsApp Bisnis.

4. Lengkapi Profil WA

Yaps, setelah sampai ke profil WA Bisnis, kamu perlu mengisi beberapa opsi. Opsi tersebut perlu dilengkapi agar akun yang dibuat terlihat cukup kredibel dan sesuai dengan brand yang mengusung.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengisi bagian profil ini antara lain:

  • Nama Bisnis. Pastikan kamu engisi bagian nama bisnis sebagai nama akun. Identitas brand tentu akan menjadi hal yang pertama kali dilihat oleh calon pelanggan, dan hal itu terletak pada nama.
  • Foto Profil. Unggah foto yang sesuai dengan brand kamu. Bisa jadi foto berupa logo brand atau salah satu foto produk.
  • Kategori. Jenis usaha yang kamu jalankan bergerak di bidang apa? Isi bagian tersebut dengan menjawab pertanyaan tadi.
  • Deskripsi. Setelah kategori, maka selanjutnya deskripsikan brand (produk atau jasa) kamu ke bagian deskripsi ini.
  • Alamat Bisnis. Lengkapi akun kamu dengan mengisi bagian alamat agar calon pelanggan tau lokasi toko ada di mana.

5. WA Bisnis Siap Dipakai

Selesai! ✅

Kini, kamu sudah berhasil membuat akun WhatsApp Bisnis. Selanjutnya, kamu tinggal mengisi bagian-bagian lain seperti katalog barang beserta harganya, melabeli chat-chat dari pelanggan, dan masih banyak lagi.

Baru deh, nantinya kamu cantumkan nomor WA tersebut di media-media lain. Seperti marketplace Shopee / Tokopedia, sosial media Instagram, hingga platform kumpulan link seperti Linktree.

Baca juga konten-konten serupa:

Rangkuman

  • WhatsApp Bisnis merupakan akun khusus untuk para pemilik bisnis UMKM hingga brand terkemuka. Berguna untuk meningkatkan kepercayaan calon pelanggan terhadap produk/jasa beserta penyedianya.
  • Fitur-fitur yang tersedia di aplikasi WhatsApp Bisnis juga cukup lengkap. Mulai dari nama pengguna, profil, pesan otomatis, katalog, statistik, kategori, label, dan tanda centang hijau pada akun WhatsApp.

Bagaimana, cara membuat WhatsApp Bisnis sebetulnya cukup simpel dan praktis, bukan?

Tinggal unduh aplikasinya di Google Play Store atau App Store, lalu daftar dan ikuti petunjuk-petunjuk yang ada di dalamnya. Kalau ada yang masih belum jelas, Tinggalkan Balasan (✍) lewat kolom komentar di bawah.

Kami sebisa mungkin akan menjawab dan memberikan solusi praktisnya. Jika kamu suka konten seperti ini, baca lagi konten-konten lainnya di bagian Artikel Terkait (📌) di bawah postingan ini.

Akhir kata, terima kasih dan semoga dapat membantu, yaa~ 🤗

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *