8 Cara Agar Jualan Online Kamu Cepat Laku (Meski Tokonya Baru Dibuka)

Ifan Prasya 10 Jan 2022 6 Menit 0

Kami coba menggarisbawahi pada bagian “Manfaat produk“. Kebanyakan penjual justru menuliskan “Fitur” dengan cara yang formal dan terdengar datar.

Contohnya seperti ini:

[su_quote]T-Shirt ABC. Kaos ini terbuat dari bahan katun 24s dengan teknologi mesin berkualitas tinggi dan sablon yang mumpuni.[/su_quote]

Bandingkan dengan deskripsi berikut:

[su_quote]T-Shirt ABC. Kaos ini terbuat dari bahan katun yang bisa menyerap keringat. Saat memakainya, kamu bisa bergerak bebas, bahkan saat cuaca sedang terik-teriknya.[/su_quote]

Terdengar lebih emosional, bukan? Mulai sekarang, lebih sering gunakan deskripsi manfaat daripada fitur, ya.

7. Mulai Pasang Iklan

[su_note]Bagian ini termasuk paling penting untuk mendapatkan orderan pertama. Tanpa iklan, produk kamu akan sulit dijangkau oleh calon pembeli saat menjelajahi marketplace, sosial media, atau mesin telusur.[/su_note]

Beberapa hari belakangan (saat postingan ini terbit, Desember 2020), DetikInet menyebutkan bahwa order pertama yang didapatkan oleh pemilik toko di Tokopedia berawal dari fitur TopAds.

Fitur topads toped

Headline berita di inet. Detik. Com

Hal ini menandakan, bahwa untuk bersaing di manapun itu, baik toko online sendiri maupun marketplace, kamu akan sangat membutuhkan iklan.

Jika kamu punya toko online sendiri, kamu bisa gunakan layanan periklanan Facebook Ads untuk menjangkau calon pembeli yang aktif di Facebook dan Instagram.

(Bagian ini akan diperbarui dengan konten bagaimana cara beriklan menggunakan Facebook Ads)

8. Beri Layanan Prima

Tugas kamu setelah mendapatkan order pertama adalah, membuat mereka membeli lagi dan lagi di toko kamu. Bagaimana caranya? Simpel, berikan layanan paling prima dari yang pernah mereka terima.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan, yaitu:

[su_list icon=”icon: check” icon_color=”#00d80e”]
  • Selalu responsif saat membalas chat dan diskusi
  • Follow up pembeli untuk memberikan ulasan barang
  • Berikan ucapan terima kasih pada kemasan barang
  • Selalu terbuka saat menerima keluhan dari pelanggan
[/su_list]

Oh iya, saat mendapatkan keluhan dari pelanggan, jangan defensif dulu, ya. Tanggapi dengan kalem, karena biasanya mereka hanya butuh untuk mendengar kata “maaf” daripada penjelasan panjang lebar darimu.

 

 

Rangkuman

Bagaimana, langkah-langkahnya cukup praktis, bukan? Bisa dilakukan sekarang juga tanpa ada risiko kerugian. Kuncinya, praktek 1 tips, lalu evaluasi. Jika bagus, lanjutkan ke tips berikutnya.

Nah, dari penjelasan di atas, kami bisa menarik kesimpulan sebagai berikut:

[su_note]
  • Sebelum jualan, ada baiknya kamu riset pasar dan kompetitor untuk melihat seberapa besar permintaan pasar
  • Jika jualan di marketplace, paling penting adalah tampil berbeda dan optimalkan layanan prima
  • Untuk dapat orderan pertama dan berikutnya, disarankan untuk pasang iklan di marketplace
[/su_note]

Kami kira cukup sampai di sini pembahasannya. Kalau ada hal-hal yang belum jelas dan ingin kamu tanyakan, silakan DM langsung ke akun IG kami di @pintarjualan.id.

Semoga dapat membantu 🙂

Laman: 1 2 3 4Lihat Semua

Bagikan ke:
Ifan Prasya
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.