Advertisement

8 Cara Agar Jualan Online Kamu Cepat Laku (Meski Tokonya Baru Dibuka)

Penulis
Ifan Prasya
Diterbitkan pada
10 Januari 2022
Waktu membaca
7 Menit

Pernah mengalami hal serupa?

Jika iya, kamu bisa gunakan teknik ini supaya produk kamu cepat laku. Biasanya, setiap toko diberi kesempatan untuk mengikuti program gratis ongkir yang diadakan oleh marketplace Tokopedia dan Shopee.

(bagian ini akan kami perbarui dengan postingan tentang bagaimana cara mendaftar program gratis ongkir)

4. Beri Garansi / Retur

Kalau kamu buat produk sendiri, maka berikan garansi pengembalian atau retur produk. Hal ini akan membuat pelanggan merasa aman untuk berbelanja di toko kamu.

Sedangkan, kalau kamu dropshipper/reseller, carilah supplier yang memberikan garansi dan retur. Pelajari syarat dan ketentuan untuk pengembalian atau penukaran barangnya, lalu tuliskan di deskripsi barang.

Salah satu manfaat paling kentara dari garansi dan retur, pembeli cenderung akan memilih toko kamu meski di toko sebelah harganya lebih murah.

Dengan begitu, kamu tidak perlu ikut-ikutan perang harga dan bisa punya pelanggan loyal lewat transaksi yang terbuka.

 

 

5. Foto Produk Berbeda

Saat berjualan di marketplace, kamu akan menjumpai sejumlah masalah baru:

  • Barang yang dijual mirip-mirip
  • Cenderung terjadi perang harga

Perang harga adalah momok menakutkan bagi pemula yang baru buka toko. Hal ini terjadi karena barang yang dijual terlalu mirip, apalagi untuk dropshipper.

Solusinya.. kamu bisa ubah foto produk menjadi cukup menonjol dan punya ciri khas tersendiri. Contohnya adalah produk “Racun tikus” berikut ini:

produk racun tikus di shopee

Setelah kami buka, berikut gambar yang tampil di slide foto produk mereka:

foto produk unik di shopee

Sangat terlihat berbeda, bukan? Dari hal ini, kita bisa belajar:

  • Terlihat beda lebih bagus daripada terlihat lebih baik, apalagi dengan visual yang menonjol
  • Foto produk bukan hanya sekadar kumpulan foto, tetapi ada struktur story telling yang menarik

6. Tulis Caption Memikat

Bicara masalah story telling, kamu juga bisa menerapkannya pada bagian caption atau deskripsi produk.

Dalam deskripsi produk itu sendiri, biasanya mencakup beberapa hal:

  • Manfaat produk
  • Spesifikasi bahan
  • Komposisi produk
  • Cara penggunaan
  • Varian produk

Laman: 1 2 3 4

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

6 Comments

  1. Armi yupianti berkata:

    Gimana cara nya kk jualan kita cepat laku

  2. thrift berkata:

    terimaksih atas ilmunya

    1. Ambar Arum Juliyanti berkata:

      Sama-sama kak 🙂

  3. Ambar Arum Juliyanti berkata:

    Hallo kak, supaya barang bisa cepat laku bisa dengan iklan di shopee ads dan promosikan juga di media sosial. Selamat mencoba~

  4. Mohamad abizhar berkata:

    Bagai mana cepat laku dagangan saya.sudah lama sepi melulu dagangan saya.tolong bimbingannya kak🙏

    1. Anisa Juniardi berkata:

      Hai Kak Abizhar. Boleh dijelaskan kendalanya apa Kak?
      Apakah sudah riset produk? Bagaiaman lokasi tempat berjualan dan teknik pemasarannya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *