Apa itu Instagram Shopping? Cara Mengaktifkan Fitur IG Shop untuk Jualan

Penulis
Ifan Prasya
Diterbitkan pada
18 Desember 2020
Waktu membaca
8 Menit

Faktanya,  70% orang suka mencari barang di aplikasi IG sebelum membeli[1] Maka tidak heran, jika sekarang muncul fitur baru bernama Instagram Shopping.

Sinyal buat para pemilik toko, sudah saatnya kamu memanfaatkan serangkaian fitur ini untuk memaksimalkan penjualan. Untuk itu, kami akan jelaskan 2 hal mendasar:

  • Apa itu IG Shopping dan apa saja fitur (+ kegunaannya)
  • Bagaimana caranya untuk mengaktifkan fitur tersebut

Namun sebelum itu, bookmark konten ini jika sewaktu-waktu dibutuhkan kembali. Jika sudah, mari kita mulai.

 

Apa itu Instagram Shopping?

Instagram Shopping ialah fitur bagi pengguna untuk belanja lewat aplikasi Instagram. Khusus untuk penjual, mereka bisa berkreasi dengan ragam konten dan etalase.

Peluncuran fitur baru ini bukan tanpa alasan. Pihak Instagram melihat ada kecenderungan pengguna yang seringkali mencari produk lewat aplikasi IG. Influencer juga turut mendorong keinginan pengguna untuk membeli barang yang dipromosikan.

Melihat kebiasaan ini, diluncurkanlah fitur belanja di Instagram. Mirip seperti yang ada di marketplace atau toko online pada umumnya.

Untuk setiap produk yang dijual, pemilik toko bisa memajangnya di feed (foto, video) atau stories IG. Bahkan juga bisa jualan lewat live IG, persis seperti yang ada di live Shopee.

(Namun kami belum mengetes apakah fitur live shopping ini sudah bisa digunakan atau belum untuk wilayah Indonesia)

Lalu, apa saja fitur unggulan dari Instagram Shopping? Ada banyak ragamnya, meliputi:

  • Etalase toko
  • Label belanja
  • Koleksi produk
  • Halaman produk
  • Belanja dari kreator

Penjelasannya bisa kamu baca di bawah ini.

1 — Etalase Toko

Saat membuka aplikasi Instagram dari ponsel, pengguna bisa langsung menuju ke pencarian toko. Caranya dengan mengetuk ikon tas belanja di menu bawah (sebelah kiri ikon foto profil).

etalase instagram shopping

Atau jika sudah diaktifkan, pengguna bisa langsung mengetuk tombol Lihat Toko pada bio Instagram. Dengan begitu, akan muncul katalog produk lengkap dengan informasi harga, varian, foto produk, hingga tombol beli.

2 — Label Belanja

Saat upload foto ke feed IG, pemilik toko bisa menandai produknya. Misalkan, mereka mengupload model yang mengenakan produk dari pemilik toko, maka bisa ditandai dengan rincian nama dan harga.

label belanja instagram shopping

3 — Koleksi Produk

Hampir mirip dengan etalase, namun bedanya pada kategori. Koleksi produk artinya memilah produk mana yang satu kategori. Kategori ini bisa macam-macam, mulai dari jenis produknya, seri terbaru, seri paling laris, atau produk yang sedang promo.

koleksi instagram shopping

4 — Halaman Produk

Jika salah satu foto pada katalog diklik, maka pengguna akan diarahkan ke laman detail produk. Di laman ini, pemilik toko bisa menampilkan informasi yang lebih rinci: harga, deskripsi produk, foto produk, dan tombol Checkout.

detail produk ig shopping

5 — Belanja dari Kreator

Kreator atau influencer juga bisa menampilkan unggahan foto dengan menandai pemilik toko menggunakan label belanja. Jadi misalkan endorsement bukan hanya menandai akunnya, tetapi bisa langsung menandai produk yang sedang dipromosikan.

Cara Mengaktifkan Fitur Instagram Shopping

Tahapan untuk bisa menggunakan fitur IG Shopping bagi pemilik toko adalah sebagai berikut:

  1. Memenuhi persyaratan yang berlaku,
  2. Mengalihkan akun IG ke tipe akun bisnis,
  3. Menghubungkan ke halaman Facebook,
  4. Mengunggah katalog produk ke Facebook,
  5. Mengaktifkan fitur belanja di aplikasi,
  6. Membuat etalase dan kreasi konten.

Karena tahapannya yang panjang, mohon siapkan fokus yang tinggi agar berjalan lancar. Untuk detail langkahnya, ikuti petunjuk di bawah ini, ya.

1 — Penuhi Syarat Kelayakan IG Shopping

Sebelumnya, ada beberapa syarat untuk bisa mengaktifkan fitur IG Shopping, yaitu:

  • Punya toko online sendiri (bukan marketplace)
  • Toko kamu sudah menggunakan akun bisnis
  • Toko kamu menjual produk fisik (bukan digital)
  • Barang jualanmu tidak menyalahi aturan Facebook
  • Akun IG toko kamu terhubung ke halaman Facebook

Jika kelima syarat di atas sudah dipenuhi, maka kamu baru bisa mendaftarkan tokomu untuk mendapatkan fitur Instagram Shopping.

2 — Alihkan IG Tokomu ke Akun Bisnis

Lewati langkah ini jika toko kamu sudah menggunakan akun Instagram tipe bisnis. Jika belum, ikuti petunjuk di bawah.

1. Buka aplikasi Instagram. Tekan menu Profil > Ikon hamburger (pojok kanan atas) > Pengaturan.

profil pengaturan instagram

2. Pada laman pengaturan, tekan menu Akun > Beralih ke Akun Profesional.

akun profesional ig

3. Pilih kategori toko kamu > Selesai. Pilih akun Bisnis lalu tekan tombol Selanjutnya.

kategori bisnis instagram

4. Lengkapi info kontak (email, no HP, alamat) lalu tekan tombol Selanjutnya. Kemudian akan muncul laman Hubungkan ke Facebook. Tekan tombol Login ke Facebook.

informasi kontak ig

(Karena bersambung, penjelasannya ada di poin selanjutnya)

3 — Hubungkan ke Halaman Facebook

Lewati langkah ini jika akun IG toko kamu sudah terhubung ke halaman Facebook. Jika belum, ikuti petunjuk di bawah (lanjutan dari langkah nomor 2 di atas).

5. Setelah login, tap Lanjutkan sebagai (nama kamu).

login fb

6. Pada laman pusat akun, tekan tombol Lanjut. Lalu, hubungkan akun IG dengan halaman FB kamu dengan menekan menu Selesaikan Penyiapan.

selesaikan penyiapan

7. Pilih halaman Facebook yang ingin dihubungkan lalu tekan tombol Selanjutnya.

hubungkan halaman fb ke instagram

Selesai. Sampai di sini, IG toko kamu sudah terhubung dengan laman FB.

4 — Posting Katalog Produk ke Facebook

Setelah akun IG toko sudah beralih ke akun bisnis dan terhubung dengan halaman Facebook, selanjutnya buat katalog produk di Facebook menggunakan fitur Commerce Manager.

Saran kami, supaya lebih nyaman silakan kamu gunakan perangkat Desktop, ya. Karena prosesnya lumayan panjang dan kompleks. Jika sudah, ikuti caranya di bawah ini.

1. Buka laman Commerce Manager. Pada halaman muka, klik tombol Mulai.

ecommerce manager

2. Pada pilih cara jualan, pilih opsi Buat Toko, lalu klik tombol Mulai.

cara jualan di ecommerce manager

3. Pada halaman pengenalan, langsung klik tombol Selanjutnya.

mulai buka toko di fb

4. Pilih metode proses pembayaran: (1) via toko online, (2) via aplikasi IG, (3) via DM, Messenger, atau WA. Pada contoh ini, kami memilih WA. Jika sudah, klik tombol Selanjutnya.

metode pembayaran fb

5. Pilih saluran penjualan. Silakan pilih halaman Facebook yang ingin digunakan untuk jualan. Lalu klik tombol Selanjutnya.

saluran penjualan fb

6. Setelah itu akan muncul konfirmasi email, masukkan email yang valid lalu klik tombol Kirim.

konfirmasi email ecommerce manager

7. Tambahkan katalog baru dengan memberi nama katalog pada kolom yang tersedia. Jika sudah, klik tombol Selanjutnya.

buat katalog ecommerce manager

8. Pada cuplikan toko, akan muncul informasi yang sudah kamu input. Jika sudah benar, ceklis Kesepakatan Dagang lalu klik tombol Selesaikan Penyiapan.

cuplikan toko facebook

Well, langkah di atas baru proses pembuatan toko, ya. Untuk membuat katalog, ikuti petunjuk di bawah.

1. Pada dashboard Commerce Manager, tekan menu Katalog dan klik tombol Tambahkan Barang.

tambah katalog toko fb

2. Pada tambahkan item, ada 3 opsi: (1) manual, (2) upload massal, (3) pixel (sangat teknikal). Pada contoh ini, kami menggunakan opsi manual. Jika sudah, klik tombol Selanjutnya.

tambah item toko fb

3. Saat menambahkan barang, kamu butuh melengkapi beberapa detail berikut:

  • Gambar utama (500×500 px) dan pendukung (ukuran sama)
  • Judul produk
  • Deskripsi produk
  • Link produk (opsional)
  • Harga (nominal, diskon, mata uang)
  • Kondisi barang (baru, bekas)
  • Merek produk (opsional)
  • ID konten (SKU)

detail item katalog fb

4. Setelah mengisi detail, pilih opsi tampilan: (1) visibilitas, (2) ketersediaan. Jika sudah, klik tombol Selanjutnya.

opsi tampilan produk

5. Isikan varian produk kamu (jika ada), meliputi: warna, ukuran, aroma, model, panjang, bahan, dan lainnya. Jika sudah, klik tombol Selesai.

varian item

6. Yeay! Barang berhasil ditambahkan. Jika ingin menambah barang lagi, tinggal klik tombol Tambahkan Barang Lain.

katalog berhasil ditambahkan

Setelah berhasil membuat katalog, produk dan toko kamu masih akan melalui tahap verifikasi dari tim Facebook. Dalam tahap ini, kami mencoba membuat dan ternyata masih belum memenuhi kriteria.

Berikut notifikasinya:

item toko ditolak

5 — Aktifkan Fitur Belanja via Aplikasi

Setelah membuat katalog dan seluruh produk disetujui, maka kamu baru bisa mengaktifkan fitur belanja lewat aplikasi.

Langkah ini juga akan melewati verifikasi dari tim Facebook. Untuk mengaktifkannya, ikuti caranya di bawah.

1. Buka aplikasi Instagram > Profil > Pengaturan > Bisnis. Tekan menu Siapkan Instagram Shopping > Mulai.

siapkan instagram shopping

2. Pilih halaman Facebook yang telah terhubung dengan akun IG, lalu tekan tombol Selanjutnya.

hubungkan laman fb dengan instagram

3. Pilih katalog yang sudah dibuat tadi dengan menekan tombol Periksa Katalog. (Dalam proses ini, katalog tidak terdeteksi karena belum disetujui)

periksa katalog instagram shopping

4. Jika sudah berhasil, tekan tombol Selesai.

Setelah itu, pihak Instagram akan memverifikasi ajuan kamu. Kurang lebih butuh waktu 3-7 hari, bahkan bisa lebih lama dari itu.

Pada masa peninjauan ini, kamu bisa cek rutin di aplikasi sesuai langkah di atas.

6 — Buka Etalase dan Kreasikan Konten

Jika sudah disetujui oleh tim Instagram, pada halaman profil akan terdapat menu Lihat Toko. Untuk membuat etalase, ikuti petunjuk di bawah.

  1. Buka aplikasi Instagram dan masuk ke profil toko kamu.
  2. Tap menu Lihat Toko yang ada pada bio.
  3. Tambahkan Produk di etalase dari katalog yang tersedia.
  4. Jika sudah, tekan tombol Selesai.

Rangkuman

Bagaimana, cukup praktis, bukan?

Dengan fitur baru ini, toko kamu bakal jadi lebih menarik dan tentunya akan memudahkan pembeli untuk memilih barang. Jika sudah ada barang yang cocok, barulah Checkout dan lakukan pembayaran via website, DM, atau WhatsApp.

Namun dibalik fitur magisnya, ada beberapa hal mendasar yang harus diperhatikan:

  • Akun IG harus layak, ditinjau dari umur akun dan jumlah followers (rata-rata yang berhasil punya followers >10.000, namun juga ada yang >1.000 walau tidak banyak)
  • Produk yang dijual tidak boleh menyalahi Kebijakan Dagang Facebook
  • Seleksi dari tim Facebook cukup ketat, seketat seleksi iklan FB Ads
  • Tidak ada salahnya dicoba, justru akan ada banyak masukan dari tim Facebook yang membantu bisnis kamu makin berkembang dan relevan di platform jualan (khususnya Facebook & Instagram)

Dari kami cukup sampai di sini dulu, jangan lupa untuk bookmark artikel ini supaya kamu bisa akses sewaktu-waktu (kami akan selalu perbarui konten ini).  Kalau ada pertanyaan, sampaikan lewat komentar, ya.

Semoga dapat membantu 🙂


Sumber Data

  1. Katadata, Maret 2019
Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *