Advertisement

15 Ide Usaha Sampingan untuk Mahasiswa [Kuliah Tetap Jalan]

Penulis
Ifan Prasya
Diterbitkan pada
17 November 2020
Waktu membaca
11 Menit

Kemudian untuk berpromosi, kamu bisa gunakan banyak sekali platform yang sudah tersedia, di antaranya:

  • Twitter → ada banyak menfess tentang kuliah dan karier, seperti @workfess, @collegefess, dll. Kamu bisa tawarkan di sana, atau bahkan beriklan dengan biaya cukup terjangkau (Rp50-100 ribuan).
  • Sribulancer.com → bergabunglah menjadi freelancer, kemudian buka jasa desain CV di sana dengan membuat thread baru. Jangan lupa riset dulu berapa harga kompetitor yang ada di sana.
  • Shopee → bahkan di sini pun kamu bisa menjual jasa desain CV, dan jangan salah, peminatnya masih begitu tinggi.
ide usaha sampingan desain cv

Contoh usaha desain cv (c) shopee.co.id

11. Jasa Cuci Sepatu

Brand sneakers dalam dan luar negeri kian menjamur di toko ritel dan online shop. Peluang buatmu yang suka bebersih barang mungil seperti sepatu.

Sepatu menjadi barang penting untuk mahasiswa saat belajar di kampus. Selain kewajiban untuk dikenakan, juga menambah gaya dan aksen penampilan.

Karena modelnya yang unik dan terus menyesuaikan tren, maka tidak sembarang cara bisa dilakukan untuk merawatnya. Harus dirawat dengan hati-hati, termasuk saat mencuci.

Nah, hal inilah yang menjadi kesempatan untuk mewujudkan ide usaha sampingan jasa cuci sepatu.

Beberapa alat yang dibutuhkan juga cukup mendasar, seperti sikat halus, semir, dan sabun khusus. Sabun ini untuk beragam jenis model sepatu, seperti:

  • Sepatu kanvas
  • Sepatu kulit
  • Sepatu warna khusus (putih)
  • Sepatu warna terang

Harga untuk masing-masing sepatu juga berbeda, mulai dari Rp25.000 bahkan hingga Rp200.000 untuk 1x treatment.

12. Kerja Part-time

Bekerja secara part-time juga bisa menjadi opsi untuk sampingan mahasiswa. Kamu bisa bekerja di luar jam kuliah (biasanya sore hingga malam hari).

Gaji yang kamu terima biasanya juga tidak full seperti mereka yang bekerja tetap dari jam 8 pagi hingga 5 sore. Melainkan, sesuai dengan jam kerja yang kamu lakoni. Misalkan saja kamu bekerja dari jam 7 malam hingga 11 malam, maka kamu menerima 50% dari gaji karyawan tetap.

Beberapa pekerjaan paruh waktu yang sering membuka lowongan antara lain:

  • Kedai kopi. Biasanya cukup banyak sekali lowongan barista yang dibuka. Mengingat jumlah warung kopi bertema kafe modern makin membanjir di perkotaan.
  • Pelayan resto. Resto atau rumah makan yang ramai di kota kamu biasanya juga sering membuka lowongan untuk jam malam hari.
  • Pelayan stand. Minuman kekinian seperti boba, atau makanan yang dijajakan di stand; juga bisa jadi kesempatan untukmu.
  • Kasir. Beberapa mini market (termasuk Indomaret dan Alfamart) sering membuka lowongan dengan sistem shift pagi-siang, sore-malam.

13. Jadi Freelancer

Bekerja lepas tanpa waktu dan tempat yang mengikat, freelance bisa menjadi penghasilan tambahan sekaligus portofolio sebelum kerja di perusahaan.

Kebanyakan, proyek freelance ada di industri digital. Mulai dari pengembangan aplikasi, website, hingga pemasaran seperti iklan, video, dan tulisan. Cocok buat millenial yang sehari-harinya tak pernah lepas dari genggaman gadget.

Kenapa freelance kami rekomendasikan?

  • Bisa dikerjakan tanpa syarat akademik seperti ijazah dan transkip nilai. Kamu hanya perlu menunjukkan hasil karya kepada calon klien untuk meyakinkan mereka.
  • Kerjaan dari freelance bisa kamu jadikan portofolio untuk melamar pekerjaan nanti. Portfolio sangat penting di era digital untuk menunjukkan seberapa jago kamu di suatu bidang.
  • Penghasilan menjanjikan apabila kamu apply kerjaan di situs luar negeri. Bayaran yang diterima dari situs freelance luar negeri jauh lebih tinggi.

Dan masih banyak lagi alasan positif lainnya jika kamu mengambil proyek freelance di sela-sela perkuliahan. Nah, berikut ini kami coba beri gambaran besarnya, beberapa profesi freelance yang cukup populer:

  • Pengembangan web → membuat situs online untuk perusahaan (company profile), toko online (e-commerce), hingga start-up.
  • Desain web → merancang tampilan situs menjadi lebih enak dilihat dan digunakan saat diakses melalui berbagai perangkat.
  • Penulis artikel → menyediakan konten untuk situs web dengan topik-topik tertentu sesuai permintaan klien.
  • Desain grafis → membuat desain logo, banner iklan, hingga mock up untuk perusahaan.
  • Data entry → mengolah dan memasukkan data mentah menjadi lebih rapi ke dalam bentuk lain, misalnya Excel.

14. Jadi Influencer

Menjadi influencer juga bisa menambah penghasilan melalui endorse, iklan AdSense, dan kerja sama campaign. Namun perlu diingat, prosesnya butuh waktu yang cukup lama.

Jika kamu tipikal mahasiswa yang gemar bicara di depan banyak orang, termasuk di depan kamera; maka tipe kerjaan sampingan ini sangat cocok untukmu.

Kamu bisa sharing apapun seputar perkuliahan, hobi, minat, hingga profesi yang sedang kamu tekuni. Kemudian, tinggal bagikan kepada mereka di sosial media Instagram dan YouTube.

Bagaimana influencer bisa mendapat penghasilan?

Laman: 1 2 3 4 5 6

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *