Advertisement

7 Contoh Slip Gaji Karyawan di Word & Excel [Terlengkap]

Diterbitkan pada
25 April 2022
Waktu membaca
5 Menit

Slip gaji merupakan bukti rincian penerimaan gaji secara resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk semua karyawan yang telah bekerja. Jika kamu bingung format dan contoh slip gaji karyawan sederhana itu seperti apa, bisa simak tulisan ini sampai selesai, ya!

Berkas bukti slip gaji ini bisa berguna untuk perusahaan maupun karyawan yang bekerja. Bisa sebagai catatan perusahaan sehingga mempermudah dalam membuat laporan keuangan.

Setiap perusahaan mempunyai rincian gaji yang berbeda-beda. Misalnya seperti gaji staff bandara dengan gaji pramugari, pasti memiliki tunjangan, gaji pokok, dan bonus yang berbeda tergantung jabatannya.

Untuk karyawan, slip gaji ini bisa digunakan untuk keperluan yang mendesak. Misalnya seperti pengajuan pinjaman, pengajuan KPR, dan lainnya.

Teknologi yang semakin canggih, kini membuat slip gaji bisa dibuat sendiri dengan cepat. Nah, penasaran kan contoh slip gaji karyawan swasta, toko, hotel, Alfamart, Bank, koperasi simpan pinjam, dll simak berikut ini.

Apa Saja Komponen Gaji?

Sebelum ke pembahasan inti, kamu wajib mengetahui dulu komponen informasi yang tertera dalam slip gaji itu apa saja. Adapun komponen penting yang diperlukan, sebagai berikut :

1. Nama Perusahaan

Identitas perusahaan harus ada dalam komponen slip gaji. Hal ini untuk menunjukkan bahwa yang mengeluarkan slip gaji adalah dari perusahaan tersebut.

Identitas perusahaan ini biasanya diletakkan di atas sendiri yang berisi logo perusahaan, nama perusahaan, alamat, dan nomor telepon.

2. Profil Karyawan

Setiap orang tentu mempunyai gaji yang berbeda-beda. Untuk itu, perlu diberikan identitas karyawan secara jelas. Misalnya seperti Nama lengkap, NIK, Jabatan, dan profil data diri yang diperlukan lainnya.

3. Terdapat Periode Pembayaran

Komponen yang harus ada selanjutnya yaitu periode pembayaran. Berilah informasi tanggal, bulan, dan tahun periode pembayaran upah karyawan.

Periode ini akan membantu perusahaan dalam melakukan dokumentasi. Selain itu, karyawan juga bisa menemukan dengan cepat jika ingin menggunakan slip gaji terakhir untuk keperluan pribadi.

4. Keterangan Gaji dan Potongan

Dalam format slip gaji harus berisi rincian gaji dan potongan dengan lengkap dan jelas. Misalnya seperti dibawah ini :

  • Gaji pokok,
  • Tunjangan makan, transportasi, internet, dan lainnya yang sifatnya kondisional,
  • Asuransi ketenagakerjaan atau BPJS,
  • Bonus kinerja, THR, bonus akhir tahun yang sifatnya kondisional,
  • Tambahan gaji jika overtime/lembur,
  • Potongan gaji jika cuti atau lainnya,
  • Pajak penghasilan yang dibayar perusahaan, dll.

Adapun beberapa regulasi penting yang wajib kamu ketahui dalam hal hak gaji karyawan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015, mengenai Pengupahan bahwa :

“Pengusaha wajib memberikan bukti pembayaran upah yang memuat rincian upah yang diterima oleh pekerja/buruh pada saat upah dibayarkan.”

Selain itu, komponen yang harus ada di dalam slip gaji karyawan, telah tertuang di UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, bahwa :

“Hak pekerja atau buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja atau buruh/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.”

Mengapa Slip Gaji Penting? Apa Manfaatnya?

Slip gaji penting karena sudah jelas diatur dalam Peraturan Pemerintah dan Undang-Undang yang sudah kami jelaskan diatas.

Adapun manfaat dari slip gaji bagi karyawan, sebagai berikut :

Pertama, memberikan informasi untuk karyawan detail rincian gaji mereka beserta tunjangan, bonus, dll yang diterima dalam periode tertentu.

Kedua, bagi karyawan yang ingin membeli rumah dengan sistem KPR (Kredit Kepemilikan Rumah), slip gaji sangat diperlukan karena akan diminta pihak Bank sebagai salah satu syarat pengajuan KPR.

Ketiga, karyawan bisa mengajukan KTA (Kredit Tanpa Agunan). Biasanya pengajuan kredit ini digunakan untuk biaya keperluan mendesak seperti pendidikan, kesehatan, pernikahan, dll.

Keempat, bisa digunakan untuk pengajuan kredit kendaraan bermotor dan peralatan elektronik. Sama halnya dengan sistem KTA atau KPR, tentu harga kredit akan lebih mahal, tapi dengan sistem cicilan tentu akan meringankan mereka.

Kelima, slip gaji juga bisa digunakan untuk mencari pekerjaan. Biasanya slip gaji terakhir akan diminta oleh perusahaan baru sebagai bahan pertimbagan untuk melakukan negoisasi gaji.

Laman: 1 2

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Ambar Arum Juliyanti

I have experience in field of the SEO Content Writer. I am willing and able to learn also work with new things either individual or team. I am also interested in anything about Digital Marketing, SEO and Informatics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *