Advertisement

Cara Membalas Email dari Perusahaan/HRD baik di Outlook dan Gmail

Penulis
Hanif Mufid
Diterbitkan pada
25 Juli 2022
Waktu membaca
5 Menit

Sekarang, proses melamar pekerjaan banyak dilakukan melalui email. Tetapi beberapa pelamar mungkin masih bingung mengenai bagaimana cara membalas email undangan interview yang baik dari perusahaan.

Padahal, membalas email dari HRD ini tidak boleh asal-asalan, karena ini juga termasuk penilaian HRD mengenai sikap kalian. Pastikan kalian berikap sopan kepada HRD termasuk dalam berkirim email ya.

Setelah mengirim email lamaran pekerjaan yang baik, sekarang waktunya membalas konfirmasi wawancara kerja. Oh iya, bagi pengguna Microsoft Outlook, di sini juga ada cara membalas email Outlook. Jadi simak terus artikel ini untuk mengetahui caranya.

Cara Membalas Email dari HRD

Seperti yang sudah dijabarkan diatas, HRD bisa menilai orang dari email balasannya. Makannya, email lamaran pekerjaan perlu diperhatikan dengan baik supaya proses melamar pekerjaan bisa berjalan dengan lancar.

1. Jangan Biarkan HRD Menunggu

Hal yang cukup penting dalam membalas email HRD adalah waktu. Jangan biarkan HRD menunggu terlalu lama dengan email balasanmu. Bisa-bisa HRD akan melempar kesempatan kerja kepada pelamar yang membalas email dengan lebih sigap.

Pasalnya, wawancra juga membutuhkan waktu persiapan. Perekrut tentu harus menyesuaiakn jadwal interview dengan ketersediaan pewawancara sekaligus manager atau supervisor.

2. Awali dengan Salam, Sapaan, dan Apresiasi

Yang tidak kalah penting adalah jangan lupa untuk memberikan salam dan menyapa HRD. Ini sudah jadi standar setiap surat resmi.

Tidak ketinggalan juga, tunjukkan rasa hormat kepada HRD dengan kata seperti “hormat saya”. Kemudian, ucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan. Dengan begitu, perekrut akan menilaimu sebagai kandidat yang memiliki rasa hormat dan apresiatif terhadap usaha yang telah dilakukan perekrut.

3. Akhiri dengan salam dan berikan nama terang & Kontak

Di bagian penutup, berikan salam “best regards” atau “hormat saya” baru diikuti nama terang. Setelah itu, berikan nomor telepon atau alamat email yang bisa dihubungi. Ini akan mempermudah HRD dalam menghubungimu.

4. Balas dengan Sopan

Ketika berbicara dengan HRD di email, gunakan pemilihan kata yang formal. Dengan begitu, kamu menunjukkan sikap sopan dan etika yang baik terhadap HRD.

Selain memberikan penghormatan, jangan lupa sampaikan terimakasih kepada perekrut yang telah memberikan kesempatan wawancara dan pekerjaan.

5. Bersikap Profesional

Karena ini email terkait pekerjaan, maka balaslah dengan profesional. Berikan penjelasan dengan jelas dan lugas, tidak bertele-tele. Jadi, jangan terlalu melebar dari maksud dan tujuan.

Sekarang sudah cukup mengerti kan, bagaimana email balasan yang baik? Untuk lebih jelasnya, ikuti beberapa contoh di bawah.

Contoh Cara Membalas Email HRD

Sebelumnya, kami sudah memberikan bagaimana email balasan yang baik, sekarang kita akan menunjukkan contoh email balasan kepada HRD. Kamu bisa menggunakan format atau template ini untuk membalas email HRD.

Membalas Email Interview

Disamping keterampilan dan kualifikasi yang kamu miliki, HRD juga memperhatikan cara kamu membalas interview. Ini contoh email untuk konfirmasi wawancara kerja.

Yth. [nama HRD]

Terimakasih atas pertimbangan dan kesempatan yang telah diberikan untuk menghadiri wawancara kerja untuk posisi

melalui email ini, saya memberikan konfirmasi untuk bisa hadir pada wawancara yang diselenggarakan sesuai dengan waktu yang ditawarkan, yaitu [waktu wawancara]

Terimakasih atas perhatiannya.

Hormat saya,
[Nama pengirim] [Nomor telepon/alamat email]

Email Reschedule Interview

Ketika kita tidak bisa menghadiri jadwal wawancara atau seleksi yang ditawarkan, mau tidak mau kita harus menggunakan jadwal lain. sebagai pencari kerja, bisa lho reschedule atau meminta jadwal lain untuk wawancara.

ini dia contohnya.

Yth. [nama rekruiter]

Sebelumnya, saya mengucapkan banyak terimakasih atas kesempatan wawancara yang diberikan. Besar harapan saya untuk dapat bertemu dan berbicara lebih banyak tentang posisi [nama perusahaan] di perusahaan (nama perusahaan).

Sayangnya, saya dengan berat hati menyampaikan ketidaksanggupan untuk hadir memenuhi panggilan wawancara pada jadwal yang telah ditentukan sebelumnya. Saya berhalangan hadir karena [sampaikan alasan].

Jika bapak/Ibu menghendaki, saya hendak mengajukan permohonan reschedule untuk panggilan interview pada tanggal 7 Juli 2022. Untuk waktu dan tempat bisa disesuaikan.

Besar harapan saya untuk bisa mengikuti tahap wawancara ini. Karena itu, saya harap Anda dapat mempertimbangkan kembali jadwal wawancara tersebut.

Saya nantikan kabar selanjutnya. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

Dengan Hormat

[nama]

[nomor telepon]

 

Menolak panggilan seleksi

ketika baru lulus, banyak pekerja yang mendaftar di banyak tempat sekligus. Ketika sudah diterima di satu tempat, jadi harus menolak di tempat lain. Balaslah dengan sopan dan baik.

Yth. [nama rekruiter]

Besar rasa ucapan terimakasih kepada bapak/ibu yang telah memberikan kesempatan untuk menghadiri wawancara sebagai seleksu utnuk menjadi (posisi) di (nama perusahaan).

Namun, saya dengan berat hati menyampaikan bahwa saya tidak bisa hadir dalam tes wawancara sebab saya telah mendpatkan pekerjaan di perusahaan lain.

Sekali lagi terimakasih atas kesempatan dan perhatian yang telah diberikan.

Hormat saya

[nama pelamar]

Membalas Email Pemberitahuan Belum Diterima

Walaupun kamu tidk diterima, perusahaan mungkin masih membuka lowongan di bebearapa waktu ke depan. selain meninggalkan kesan baik dan memberikan kesempatan kerja lebih baik di masa depan, ini juga bermanfaat jika sewaktu waktu masih berencana untuk melamar di perusahaan tersebut.

Yth. [nama rekruter]

Terimakasih sudah mengabari mengenai proses perekrutan saya.

Walaupun kecewa karena tidak bisa melanjutkan ke proses selanjutnya, saya ingin menyampaikan banyak terimakasih atas kesempatan untuk melamar di (nama perusahaan). Proses wawancara yang telah dilewati meninggalkan banyak kesan dan memberikan pengetahuan akan banyak hal baru.

Kalau memungkinkan, bolehkan saya tahu apa yang kira-kira bisa saya perbaiki ke depannya?

Sekali lagi terimakasih atas waktu yang telah diluangkan dan kesempatan yang telah diberikan. Semoga kita memiliki kesempatan untuk bekerja sama di waktu yang akan datang.

Hormat saya.

[nama pelamar] [nomor kontak]

Cara Membalas Email di Gmail

Cara membalas email di Gmail sebenarnya sangat mudah. Di bawah email, biasanya akan muncul tombol untuk membalas pesan.

  1. Buka email yang mau dibalas
  2. Scroll ke bawah, muncul “balas” atau “reply”
  3. Klik/ tap tombol tersebut
  4. Isi balasan

  5. Cek email sekali lagi mulai dari alamat email, subject dan isi
    jika sudah dipastikan tidak ada kesalahan, klik ikon “kirim” di kanan atas

Dengan reply email, subject akan secara otomatis menjadi “Re: [judul email sebelumnya]”. Ini akan membantu rekruiter menemukan email balasan darimu.

Cara Membalas Email di Outlook

Jika Gmail banyak digunakan untuk penggunaan email secara umum, penggunaan email outlook lebih banyak untuk keperluan bisnis. karena tidak banyak yang menggunakan outlook, wajar saja jika tidak banyak yang mengerti cara membalas menggunakan outlook.

langsung saja, ini dia langkah membalas email di outlook seperti yang telah dijabarkan oleh akun Youtube TDK_Tech_Info’s

  1. Buka email
  2. Klik reply
  3. Jika sebelumnya kmu sudah memiliki template email, klik email template di kanan dan pilih template email yang diinginkan.
  4. Cek email sekali lagi
    Jika tidak ada kesalah, klik send

Selesai, sebenarnya mudah kan? mungkin hanya tombol reply nya saja yang jarang diketahui.

Penutup

Begitulah cara membalas email dari HRD perusahaan dan cara membalas email baik di Gmail ataupun Outlook. Sudah jelas kan kalau membalas email harus sopan dan memperhatikan etika?

ini tidak jauh berbeda dengan email melamar pekerjaan.

Semoga interviewnya lancar ya. Sampai jumpa di artikel pintarjualan berikutnya.

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Hanif Mufid

hi, I'm a SEO content writer with interest on business, entrepreneur, digital marketing, and many more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *