Advertisement

Pengusaha Bangun Industri Garmen di Dalam Lapas? Begini Kisahnya

Diterbitkan pada
25 Februari 2022
Waktu membaca
2 Menit

Semarang – Ide dan inisiatif pengusaha muda ini patut ditiru, pasalnya ia berhasil bangun Industri Garmen di dalam Lapas. Perusahaan Amura Pratama milik Andi Fahrul, memberikan keterampilan kepada anak binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Semarang.

Seperti dilansir dari ameks.id, Rabu (25/2/2022), Keterampilan yang diberikan yaitu di Industri Garmen yang digelar di Lapas Kelas 1 Semarang. Selain itu juga bekerjasama dengan Balai Diklat Industri Yogyakarta.

Baca Juga : Kisah Sukses CEO Torch Jualan di Shopee, Omset Naik Berkali Lipat

Kepala Balai Diklat Industri Garmen (BDI) Yogyakarta, Tevi Dwi Kurniati mengungkapkan, bahwa selama ini yang melatih adalah perusahan yang siap, mampu, dan mau menampung peserta yang akan mengikuti pelatihan.

“Dan kami melihat dan Amura Pratama komitmen untuk melakukan hal tersebut,” katanya.

Selain itu, Kanwil Kemenkum Provinsi Jawa Tengah, A. Yuspahruddin, memberikan apresiasi dan bangga kepada Andi Fahrul atas kepeduliannya terhadap para warga binaan Lapas.

Menurut beliau, anak muda yang mempunyai sekaligus memimpin perusahaan Amura Pratama adalah orang hebat. Karena inisiasi dan kepeduliannya terhadap warga binaan di Lapas. Kini para narapidana sudah mempunyai keterampilan mengenai industri garmen dan juga bisa menjadi bekal untuk mereka yang sudah menyelesaikan masa hukumannya.

Baca Juga : Bisnis Online Madu Pasangan ini Banjir Pesanan 300kg per Hari

“Saya sangat menyambut dengan baik dan akan mengkomunikasikan lapas-lapas di Jateng untuk dibuat industri serupa,” tuturnya.

Selain memberikan pelatihan, Andi Fahrul Amsal juga membagikan beberapa tips untuk membangun industri garmen di Lapas. Menurutnya, yang paling penting selain gagasan adalah rasa empati dan keberanian. Harus terukur dan seirama dalam menciptakan dan membangun bisnis industri di masa sekarang.

Andi juga mengungkapkan tips penting yang harus diperhatikan saat membangun industri garmen di dalam Lapas adalah, bagaimana membuat industri tersebut bisa bertahan dan berjalan dengan baik. Maka dari itu, dibutuhkan komitmen bersama dan totalitas dalam membangun bisnis.

“Jateng menjadi salah satu fokus utama kami, dalam pembangunan industri dalam lapas,” tutupnya.

Artikel ini telah terbit di ameks.id dengan judul “Pengusaha Ini Patut Dicontoh, Bangun Industri Garmen di Lapas”

Link Sumber : https://ameks.id/pengusaha-ini-patut-dicontoh-bangun-industri-garmen-di-lapas/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pengusaha-ini-patut-dicontoh-bangun-industri-garmen-di-lapas&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pengusaha-ini-patut-dicontoh-bangun-industri-garmen-di-lapas

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Ambar Arum Juliyanti

I have experience in field of the SEO Content Writer. I am willing and able to learn also work with new things either individual or team. I am also interested in anything about Digital Marketing, SEO and Informatics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *