10 Kisah Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis dari Nol

Diterbitkan pada
19 Februari 2021
Waktu membaca
6 Menit

Ternyata, kisah pengusaha sukses bisa turut memotivasi banyak orang untuk memulai sebuah bisnis. Ada banyak sekali kisah dari pengusaha sukses yang mengawali bisnisnya tanpa modal dan bisa menginspirasi seseorang untuk maju dan bergerak.

Mulai dari Steve Jobs, Jack Ma hingga Mark Zuckerberg, semuanya adalah orang yang memulai bisnisnya tanpa banyak modal dan akhirnya bisa sukses hingga sekarang. Kira-kira seperti apa sih kisah di balik para pengusaha sukses ini dalam membangun bisnisnya?

Cara Menjadi Pengusaha yang Sukses

Menjadi pengusaha adalah cara ideal untuk mengeksplorasi ide, tujuan, kreativitas, dan hasrat Anda. Tidak ada syarat khusus untuk menjadi pengusaha. Jika tujuan Anda ingin menjadi bussinesman, maka ada banyak hal yang harus Anda pelajari.

Menjadi pengusaha sukses bukan hanya tentang pemikiran inovatif dan ide-ide terobosan. Keberhasilan bisnis Anda adalah hasil dari perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang hebat. Apa lagi yang dibutuhkan untuk sukses sebagai pengusaha?

Percaya pada produk atau layanan Anda adalah salah satu karakteristik terpenting dari seorang wirausahawan sukses, berikut adalah cara sukses untuk menjadi seorang pebisnis:

1. Harus Bersemangat Dengan Ide Anda

Menjadi orang yang selalu bersemangat sama halnya Anda rela mengorbankan sebagian besar waktu Anda untuk menghasilkan ide-ide bisnis. Jika Anda tidak semangat dengan ide bisnis yang Anda bawa, bagaimana nantinya Anda memberikan upaya terbaik untuk usaha bisnis Anda?

2. Buat Rencana

Buat rencana untuk bisnis Anda yang menggambarkan dengan tepat apa yang ingin Anda lakukan. Sertakan semuanya, mulai dari tujuan bisnis Anda hingga jenis audiens yang ingin Anda targetkan dengan produk atau layanan Anda.

Membuat rencana yang jelas akan membantu Anda tetap pada jalurnya dan memungkinkan Anda menjelaskan bisnis Anda kepada calon investor.

3. Belajar dari Kesalahan Orang Lain

Lakukan riset sebelum memulai apa pun. Belajar dari pengalaman pengusaha lain untuk mencegah kesalahan umum yang akan terjadi. Dengan melakukan penelitian, Anda juga dapat memperoleh wawasan tentang bagaimana cara yang lebih efektif untuk bisnis Anda.

4. Ambil Langkah-Langkah Kecil Menuju Tujuan Anda

Memulai sesuatu yang baru melibatkan risiko. Daripada terburu-buru dalam sebuah usaha bisnis, ambillah satu langkah pada satu waktu.

Mengambil sesuatu secara perlahan memungkinkan Anda mengantisipasi potensi hambatan dan membuat rencana ke depan. Anda akan dapat lebih mudah menyesuaikan strategi dengan pendekatan ini jika Anda mengalami kemunduran.

5. Kenali Segala Macam Perubahan yang Ada

Jika Anda ingin menjadi pengusaha sukses, langkah pertama adalah pandailah dalam mengenali perubahan yang mempengaruhi tujuan bisnis Anda. Dengan cara ini, Anda dapat merencanakan langkah selanjutnya dengan tepat.

Cari tahu bagaimana budaya orang-orang mengkonsumsi dan berinteraksi dengan bisnis yang terus berubah. Anda harus fleksibel dan dapat menyesuaikan rencana berdasarkan kebutuhan konsumen yang selalu berubah.

6. Belajar Menjual

Menjual sangat penting dalam mempelajari cara menjadi pengusaha. Anda harus bisa menjual produk atau jasa kepada calon investor dan pelanggan. Percaya pada usaha bisnis  akan sangat membantu dalam hal mempromosikannya.

7. Jadilah Unik

Bisnis baru harus memiliki proposisi penjualan yang unik dan jelas. Sebelum memulai, tanyakan pada diri Anda, “Mengapa orang harus membeli produk atau layanan Anda daripada membeli dari pesaing?”

Setelah itu, tentukan satu aspek atau kombinasi aspek apa yang akan memisahkan bisnis Anda dari pesaing? Apakah layanan yang lebih baik, garansi yang lebih lama, pilihan yang lebih baik, opsi pembayaran yang fleksibel, harga terendah? Kebijakan return dan sebagainya?

Anda harus memiliki pendekatan unik untuk produk atau layanan Anda atau orang tidak akan tertarik. Anda juga harus bisa menjual produk dengan baik, sehingga memiliki produk atau jasa yang unik sehingga calon konsumen menjadi lebih tertarik

8. Jangan Takut Gagal

Langkah penting untuk menjadi pengusaha sukses adalah: bekerja dengan cerdas dan logis. Terlepas dari nasehat dan teknik terbaik yang mungkin pernah Anda dengarkan, hal-hal tersebut tidak menjamin kesuksesan dalam berwirausaha.

Sekali lagi, tidak semua pengusaha berhasil dalam pertarungan pertama mereka dalam mengawali bisnis.

Kadang-kadang, nasihat bisa menjadi pendekatan yang sempurna dalam meraih kesuksesan, tapi kadang juga tidak menguntungkan Anda. Apapun itu, dalam perjalanan wirausaha, Anda harus harus siap menghadapi kegagalan dan kerugian yang tak terduga.

Baca juga:
10 Tips Memulai Usaha Frozen Food Rumahan untuk Pemula

Kisah Pengusaha Sukses yang Merintis Usaha & Karier dari Nol

Setelah mengetahui cara untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses, mungkin beberapa kisah di bawah ini bisa memotivasi Anda dalam berbisnis. Ada siapa sajakah orang-orang dengan kisah bisnisnya yang sukses dan memulainya dari nol?

1. Jan Koum

Jan Koum, pendiri WhatsApp, lahir di sebuah desa kecil dekat Kiev di Ukraina. Ia hidup dari keluarga yang miskin dan kemudian keluarga Koum beremigrasi ke California. Koum lalu mulai belajar tentang komputer di waktu luangnya.

Saat berusia 18 tahun, dia telah mengembangkan keterampilan yang mengesankan, dan pada tahun 1997, dia dipekerjakan oleh Yahoo! sebagai insinyur infrastruktur.

Jan Koum menghabiskan satu dekade di industri tersebut 9 dan memulai WhatsApp Inc. Pada tahun 2014, WhatsApp telah menjadi sangat populer dan Facebook membeli aplikasi itu dengan harga $ 19 miliar.

2. Oprah Winfrey

Wanita kuat yang  dikenal sebagai pembawa acara bincang-bincang, penulis, juru kampanye, pemenang Golden Globe dan ikon global sebenarnya lahir dalam kemiskinan di pedesaan Mississippi dan dibesarkan di dalam kota Milwaukee. Namun dia tidak membiarkan masa lalunya menentukan masa depannya.

Setelah masa kecil yang bermasalah, Winfrey mendapatkan pekerjaan sebagai penyiar radio. Pada usia 19, dia menjadi pembawa berita bersama untuk berita malam lokal dan meluncurkan perusahaan produksinya sendiri.

3. Steve Jobs

Kisah Steve Jobs memulai Apple Computers di sebuah garasi di Los Altos, California, terkenal. Istilah menarik diri dari kursus perguruan tinggi masing-masing dan mulai mengembangkan perangkat komputer konsumen di garasi orang tua Jobs di California.

Sebelum sukses dengan Apple, Steve melakukan berbagai pekerjaan dengan gaji rendah, ketika dia berusia 13 tahun. Sampai akhirnya,  Steve Jobs berhasil menciptakan produk yang banyak digunakan oleh orang saat ini.

4. Ingvar Kamprad

IKEA adalah salah satu perusahaan ritel internasional paling terkenal yang berspesialisasi dalam bisnis furnitur. Pendiri IKEA adalah Ingvar Kamprad, lahir pada tahun 1926, yang pada dasarnya memulai bisnisnya dari nol.

IKEA diambil dari inisial namanya,  tempat ia dilahirkan (Elmtaryd) dan tempat ia dibesarkan (Agunnaryd). Ingvar Kamprad mulai berbisnis ketika dia baru berusia 5 tahun. Ia  menjual korek api kepada orang-orang di kotanya

Pada ulang tahunnya yang ke 17, dia dianugerahi sejumlah kecil uang dari ayahnya, yang di- gunakan untuk mendirikan IKEA.

Baca juga:
10 Aplikasi Kasir Gratis Terbaik dan Manfaatnya untuk Usaha

5. Bob Sadino

Nama Bob Sadino pastinya sudah tidak asing lagi di telinga banyak pengusaha. Lahir di Lampung, Bob Sadino ini mengawali bisnisnya dengan tidak mudah.

Banyak sekali pekerjaan kasar yang ia lakukan demi bisa bertahan hidup. Mulai dari buruh bangunan hingga menyewakan mobil.

Atas keuletannya yang melihat peluang pasar di sektor peternakan ayam, Bob Sadino akhirnya bisa mendirikan sebuah supermarket yang dinamakan Kem-Chicks. Di supermarket ini, orang bisa membeli beragam kebutuhan di bidang peternakan dan pertanian.

6. Susi Pudjiastuti

Mantan Menteri Perikanan ini memang hanya tamat SMP saja namun bisnisnya telah sukses sekalipun ia tidak bergelar perguruan tinggi. Susi memilih untuk berhenti sekolah ketika menginjak SMA.

Ia kemudian mulai belajar bisnis dengan berjualan pakaian ataupun bed cover. Sampai akhirnya ia memanfaatkan domisilinya di Pangandaran dengan bisnis penangkapan ikan.

Dahulu, ia bahkan hanya bermodalkan Rp750 ribu saja untuk memasarkan tangkapan ikannya ke berbagai restoran. Sampai akhirnya, bisnis yang ia rintis sukses dan bahkan memiliki maskapai yang bernama Susi Air.

7. Chairul Tanjung

Meski menjalani enam tahun pendidikan yang berat untuk menjadi seorang dokter gigi, Chairul Tanjung tidak pernah berencana menghabiskan hari-harinya untuk menjadi seorang dokter. Orang terkaya kelima di Indonesia ini justru memilih untuk berbisnis.

Siapa sih yang tidak mengenal sosoknya yang dijuluki Si Anak Singkong ini? Julukan ini diberikan kepadanya karena dahulu sosoknya ini biasa-biasa saja, tidak dari keluarga yang kaya.

Sampai akhirnya ia memiliki pusat perbelanjaan, taman hiburan indoor, bank besar, dua stasiun televisi free-to-air populer, dan situs web berita terkemuka Indonesia, Detik.com.

8. Surya Wonowidjojo

Surya Wonowidjojo adalah seorang imigran dari provinsi Fujian di China yang dahulunya juga dari kalangan keluarga yang biasa saja. Pada tahun 1958, ia mendirikan Gudang Garam, sebuah perusahaan pembuat rokok yang namanya diterjemahkan menjadi “Gudang Garam”.

Pada tahun 1971, perusahaan meningkatkan status hukumnya menjadi perseroan terbatas untuk membantu meningkatkan kapasitas dan manajemen produksi.

Surya Wonowidjojo meninggal dunia pada tahun 1985 dan mewariskan usaha tersebut kepada anak-anaknya, termasuk Susilo Wonowidjojo atau dikenal dengan nama Daoping Cai.

9. Theodore Permadi Rachmat

Theodore Permadi Rachmat alias Teddy, merupakan keponakan almarhum pendiri Astra International William Soeryadjaya. Siapa yang menyangka bahwasannya Teddy Rachmat dahulu adalah seorang salesman?

Ia menawarkan dagangannya dari satu orang ke orang lain, sampai akhirnya pada tahun 1998, ia mendirikan perusahaan induk Triputra Investindo Arya (TIA). Perusahaan ini menaungi agribisnis, pertambangan batu bara, manufaktur, dan dealer sepeda motor.

10. Edwin Soeryadjaya

Putra almarhum miliarder William Soeryadjaya, salah satu pendiri Astra Automotive Group, Edwin Soeryadjaya tidak mendapatkan warisan yang banyak karena Ayahnya kehilangan sebagian besar kekayaannya sebelum wafat.

Dahulu, ayahnya bahkan orang dari ekonomi rendah dan menikah saja hanya di KUA. Sampai akhirnya William Soeryadjaya bisa membesarkan bisnisnya dan mempunyai anak Edwin Soeryadjaya.

Edwin memulai bisnis tanpa warisan dari ayahnya dengan memiliki Mandala Airlines, dan saham besar dalam bisnis menara seluler Tower Bersama Infrastructure.

Baca juga:
Cara Memulai Usaha Laundry Untuk Pemula [Panduan Sukses]

Apakah kisah pengusaha sukses yang ada di atas sudah memotivasi Anda? Pengusaha adalah pelaku. Mereka tidak hanya bangun dan melamun tetapi mereka terus maju dan mewujudkan impian mereka.

Terlepas dari situasinya, tidak peduli seberapa menyenangkan atau, betapa buruknya itu, pastikan Anda melalui semua proses usaha atau berbisnis daripada mengabaikan atau menyerah dalam prosesnya.

Fokuslah pada keahlian Anda dan pastikan bekerja lebih cerdas. Cobalah lakukan apapun yang menjadi ide Anda sekalipun pernah gagal. Yakinlah bahwa suatu hari tujuan dan passion Anda pasti akan membuahkan hasil yang diinginkan.

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Wahyu Saputro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *