Cara Menjual Uang Kuno ke Bank, Begini Cara yang Benar

Penulis
Noer
Diterbitkan pada
10 Desember 2021
Waktu membaca
5 Menit

Banyak yang bertanya bagaimana cara menjual uang kuno ke bank. Jawabannya sangat jelas, uang kuno tidak bisa dijual ke bank. Bank hanya menerima pertukaran uang. Itu saja masih dengan syarat. Syaratnya uang yang ditukarkan merupakan uang keluaran tahun 1998 sampai 1999.

Ada juga yang bertanya, apakah jika ditukar ke bank, nilai uang kuno tersebut menjadi bertambah. Jawabannya juga sangat jelas. Nilai uang kuno yang ditukar tetap. Tidak bertambah dan tidak berkurang. Bank hanya mengganti uang tersebut dengan uang keluaran terbaru.

Lantas, bagaimana cara menjual uang kuno agar terjual mahal? Tenang, berikut ini kami rangkumkan beberapa cara menjual uang kuno agar bisa terjual mahal. Cukup sediakan kopi dan simak terus tulisan ini sampai selesai. Sebelum itu, mari simak dulu cara tukar uang kuno ke Bank.

Cara Tukar Uang Kuno ke Bank

Berdasarkan Peraturan BI No.23/12/PBI/2021, ada 20 pecahan uang khusus per 30 Agustus 2021 yang dicabut. Artinya, uang-uang tersebut tidak lagi berlaku. Namun, bagi yang masih memilikinya bisa menukarkan ke BI hingga 29 Agustus 2031. Berikut daftar 20 uang yang masih bisa ditukarkan.

1. Uang Seri 25 HUT RI, Tahun 1970

  • Uang koin Rp200, bahan perak.
  • Uang koin Rp250, bahan perak.
  • Uang koin Rp500, bahan perak.
  • Uang koin Rp750, bahan perak.
  • Uang koin Rp1.000, bahan perak.
  • Uang koin Rp2.000, bahan emas.
  • Uang koin Rp5.000, bahan emas.
  • Uang koin Rp10.000, bahan emas.
  • Uang koin Rp20.000, bahan emas.
  • Uang koin Rp25.000, bahan emas.

2. Uang Seri Cagar Alam, Tahun 1974

  • Uang koin Rp2.000, bahan perak.
  • Uang koin Rp5.000, bahan perak.
  • Uang koin Rp100.000, bahan emas.

3. Uang Seri Cagar Alam, Tahun 1987

  • Uang Rp10.000, bahan perak.
  • Uang Rp200.000, bahan emas.

4. Uang Seri Save The Children, Tahun 1990

  • Uang Rp10.000, bahan perak.
  • Uang Rp.200.000, bahan emas.

5. Uang Seri Perjuanga ’45, Tahun 1990

  • Uang Rp125.000, bahan emas.
  • Uang Rp250.000, bahan emas.
  • Uang Rp750.000, bahan emas.

20 pecahan uang di atas bisa ditukarkan di Kantor Pusat atau Kantor Perwakilan Bank Indonesia di seluruh Indonesia sesuai dengan jam kerja yang berlaku. Khusus penggantain uang dengan kondisi cacat, rusak, atau lusuh, mengacu pada peraturan BI terkait dengan pengelolaan uang rupiah.

Nilai tukar uang-uang tersebut tetap. BI tidak menambah atau mengurangi. BI hanya akan mengganti uang kuno tersebut dengan uang yang terbaru. Jika ingin mendapat lebih, tidak ada salahnya menawarkan uang-uang tersebut ke kolektor. Berikut ini daftar uang kuno yang banyak dicari kolektor.

Cara Menjual Uang Kuno ke Bank.png Rp.10000

Daftar Uang Kuno Indonesia

Ada dua jenis uang kuno yang banyak dicari oleh para kolektor di Indonesia, yaitu jenis kertas dan koin. Tidak seperti BI, para kolektor biasanya akan membeli unag kuno dengan harga yang mahal. Harga uang kuno tersebut mulai dari 5 juta hingga 1,5M. Semakin langka, semakin mahal.

Uang Kuno Jenis Kertas

  • Uang Kertas Rp100 Keluaran Tahun 1948
  • Uang Kertas Rp500 Keluaran Tahuan 1992
  • Uang 200 Gulden
  • Uang 300 Gulden
  • Uang 500 Gulden
  • Uang 1000 Gulden
  • Uang Seri Wayang

Uang Kuno Jenis Koin

  • Uang Koin Rp25 Keluaran Tahun 1996
  • Uang Koin Rp50 Keluaran Tahun 1971
  • Uang Koin Rp100 Keluaran Tahun 1978
  • Uang Koin Rp1000 Gambar Kelapa Sawit

Cara Menjual Uang Kuno ke Bank 5000

Cara Menjual Uang Kuno

Satu-satunya cara agar uang kuno bisa terjual dengan harga yang mahal adalah menjualnya ke kolektor. Para kolektor itu biasanya tidak memperdulikan harga. Bagi mereka, yang terpenting adalah bisa mengoleksi barang-barang yang mereka inginkan, berapa pun harganya.

Para kolektor tidak akan mempertimbangkan untung rugi ketika membeli sebauh barang yang mereka sukai. Lain halnya jika menjual uang kuno ke komunitas tertentu misalnya. Untung rugi pasti menjadi pertimbangan karena tujuan membeli uang kuno adalah untuk dijual lagi.

Uang Kuno Rp.1000

Tips Menjual Uang Kuno

Ada sedikitnya 3 tips yang bisa dimanfaatkan sebelum menjual uang kuno. Tips yang pertama adalah pahami uang kuno yang akan dijual. Seperti misalnya uang kuno tersebut diterbitakan pada tahun berapa, memiliki nomor seri seperti apa, mudah ditemukan atau tidak, dan sebagainya.

Setelah itu, tips yang kedua adalah cari tahu harga pasaran uang kuno yang akan dijual. Caranya bisa dengan bertanya kepada siapa saja yang lebih tahu. Bisa dengan lewat Grup Facebook dan sebagainya. Biasanya, semakin langka uang kuno yang akan dijual semakin mahal.

Terakhir, setelah mengetahui hal-hal terkait uang kuno dan harga pasarannya, manfaatkan media sosial untuk menawarkan uang kuno yang akan dijual. Bisa lewat Facebook, Twitter, WhatsApp, dan sebagainya. Jangan lupa sertakan foto dan berikan deskripsi sedetail mungkin.

Baca juga: 

Komunitas Uang Kuno Indonesia

  • Club Oeang Revolusi (Core)

Club Oeang Revolusi (Core) adalah salah satu komunitas uang kuno yang sudah berbadan hukum. Berdiri pada Januari 2015. Anggotanya tidak saja dari Indonesia, melainkan juga dari seluruh penjuru dunia. Kantor sekretariat di Rukan Malibu Blok I No. 21, Palem, Cengkareng, Jakarta Barat.

  • Numismatik Jogjakarta

Komunitas Numismatik Jogjakarta berdiri sekitar tahun 2010. Pusatnya di Pasar Klithikan Yogyakarta dan anggotanya berjumlah ribuan orang. Salah satu kolektor senior dan aktif adalah Wisnu Murti, yang tidak lain adalah pendiri Komunitas Numismatik Jogjakarta sendiri.

Selain Club dan Komunitas Numismatik Jogjakarta, ada juga Asosiasi Numanistis Indonesia (ANI) dan Gresik Numismatik Indonesia. Hanya saja, tidak banyak informasi dari kedua komunitas tersebut. Hanya ada laman Facebook dari Gresik Numismatik Indonesia [GNI].

FAQ

  • Apakah bisa menjual uang kono ke Bank?

Jawabannya tidak, uang kuno hanya bisa ditukarkan ke Bank Indonesia atau BI. Dengan catatan, uang tersebut masih dalam jangka waktu yang ditentukan.

  • Apakah uang lama masih bisa ditukar?

Sangat bisa, tukarkan saja uang lama atau kuno tersebut ke Bank Indonesia atau BI. Hingga 29 Agustus 2031, ada 20 pecahan uang lama atau kuno yang masih bisa ditukar.

  • Berapa harga uang kuno paling mahal?

Mengutip Kompas, uang kuno seri wayang tahun 1934-1939 atau uang kertas terakhir De Javasche Ban dengan tiga variasi tanda tangan, harganya bisa mencapai Rp.1,5 Miliar.

  • Berapa harga uang kuno 100 rupiah?

Uang kuno 100 rupiah tahun 1978 harganya bisa mencapai Rp100 juta per keping. Jenis uang yang sama namun dijual ke kolektor yang berbeda, harga bisa juga berbeda.

Penutup

Istilah menjual uang kuno ke bank sebenarnya keliru. Istilah yang lebih tepat seharusnya adalah cara menukar uang kuno ke bank. Namun, karena maraknya informasi terkait jual beli uang kuno dengan harga yang tinggi, akhirnya muncul pertanyaan seputar cara menjual uang kuno ke Bank.

Padahal, satu-satunya cara menjual uang kuno agar bisa terjual mahal adalah menjualnya ke kolektor. Bagi mereka harga bukan masalah. Jauh lebih penting memiliki uang kuno yang mereka inginkan.

Jangan lupa juga, sebelum menjual kuno alangkah baiknya pahami dulu uang kuno yang akan dijual. Seperti tahun terbit dan nomor seri.  Selain itu, cari tahu juga harga pasaran uang kuno tersebut. Terakhir, manfaatkan media sosial untuk menawarkan uang kuno agar cepat terjual.

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Noer

Menjadi content writer (CW) di PintarJualan.id sejak Desember 2021. Menulis atas dasar perintah dan arahan dari Project Manager atau PM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *