Advertisement

Cara Mudah Mengirim Barang Lewat J&T Express [Cepat dan Tidak Ribet]

Penulis
Ifan Prasya
Diterbitkan pada
04 Juni 2021
Waktu membaca
6 Menit

Setelah mengetuk tombol Cari, kamu akan menjumpai sederet informasi pengiriman dan pelacakan. Mulai dari informasi barang, kota asal, kota tujuan, hingga riwayat pengiriman barang sudah sampai mana.

Bagi kamu yang butuh panduan khusus, kami sudah menyiapkannya untuk itu. Baca di sini ya: Arti & Istilah Pengiriman J&T Express (Beserta Contoh dan Penjelasan Komplit).

6. Barang Sudah Sampai Tujuan

Apabila barang sudah sampai tujuan dan tidak ada komplain, maka pihak J&T menganggapnya tidak ada masalah. Namun sejauh ini kami belum mendapat informasi berapa lama batas waktunya.

Tapi yang jelas, apabila terjadi beberapa masalah seperti:

  • Barang yang dikirim rusak/cacat padahal packing sudah aman,
  • Barang yang dikirim ternyata hilang dan tidak ditemukan di cabang lain,
  • Terjadi keterlambatan pengiriman hingga melebihi batas estimasi.

Jika sudah seperti ini, maka kamu dapat mengajukan komplain kepada pihak J&T. Kami sudah membuatkan panduan praktisnya agar komplain kamu bisa cepat ditanggapi, baca di sini:

Sekali lagi kami ingatkan, selalu gunakan asuransi dari J&T. Supaya jika terjadi kerusakan atau kehilangan, kamu dapat mengklaim ganti rugi senilai barang yang dikirim (hingga Rp20 juta).

Rangkuman

Bagaimana, cara mengirim barang J&T Express terbilang cukup praktis, bukan? Meski terlihat panjang, namun sebenarnya langkah-langkahnya mudah dan selalu ada panduan dari pihak agen/CS.

Untuk merekap penjelasan topik kita kali ini, berikut beberapa poin penting yang perlu diingat:

  • Selalu patuhi syarat dan ketentuan pengiriman J&T Express agar aman dan lancar, terutama pada packing sesuai dengan jenis barang yang dikirim.
  • Saat mengirim barang J&T, kamu juga dapat menggunakan fitur “Pick Up” yang bisa dipakai lewat aplikasi mobile. Atau, kunjungi website resmi di jet.co.id dan registrasi akun terlebih dulu sebelum order.
  • Kami selalu menghimbau agar menggunakan asuransi untuk memudahkan proses klaim garansi apabila terjadi kerusakan atau kehilangan.

Dari penjelasan di atas, bagian mana yang belum jelas? Jika ada, tanyakan kepada kami lewat kolom komentar di bawah, ya. Supaya bisa langsung kami jawab dan carikan solusinya.

Mungkin cukup sampai di sini, jangan lupa ketuk Bookmark (⭐) untuk menyimpan postingan ini agar mudah diakses kembali. Follow IG (👋) kami di @PintarJualan.id untuk terhubung dan diskusi seru.

Akhir kata, semoga membantu yaa~ 🤗

Laman: 1 2 3Lihat Semua

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *