Advertisement

Cara Praktis Mengirim Barang Lewat AnterAja dengan Cepat, Mudah, dan Aman

Penulis
Ifan Prasya
Diterbitkan pada
09 Juni 2021
Waktu membaca
5 Menit

Mungkin banyak yang masih bingung dan bertanya, “Bagaimana cara mengirim barang lewat AnterAja? Harus lewat aplikasi, kah?” Maka kalau kamu termasuk salah satunya, baca konten ini sampai selesai.

Karena kami sudah merangkum beragam poin penting yang sayang untuk dilewatkan. Terlebih bagi kamu yang ingin tau seluk beluk pengiriman di ekspedisi AnterAja. Poin-poin tersebut meliputi:

  • Syarat dan ketentuan pengiriman ekspedisi AnterAja,
  • Langkah demi langkah order layanan pengiriman AnterAja.

Sebelum masuk ke topik pembahasan, ketuk Bookmark (⭐) di pojok kanan atas browser untuk menyimpan postingan ini – agar mudah diakses kembali di kemudian hari. Jika sudah, mari kita mulai.

 

Syarat dan Ketentuan Pengiriman AnterAja

Sebelum mengirim barang, setiap pelanggan yang ingin menggunakan layanan AnterAja wajib menaati syarat dan ketentuan pengiriman yang berlaku.

Apa sajakah itu? Berikut rincian penjelasannya.

  • Apabila paket yang sudah terkirim, diterima, sudah ditandatangani oleh penerima secara elektronik (e-POD), dan tidak ada komplain, maka pihak AnterAja akan menganggap pengiriman sudah selesai.
  • Pengirim wajib mencantumkan informasi pengiriman barang, meliputi:
    • Data pengirim (nama lengkap, nomor HP aktif, alamat lengkap),
    • Data penerima (nama lengkap, nomor HP aktif, alamat lengkap),
    • Isi paket dan nilainya.
  • Pihak AnterAja tidak bertanggung jawab pada kesalahan penulisan data dan isi paket setelah nomor resi diterbitkan.
  • Pihak AnterAja tidak bertanggung jawab atas beberapa hal meliputi:
    • Terjadi disfungsional (alat tidak berfungsi) namun paket tetap baik-baik saja (tidak rusak secara fisik),
    • Keterlambatan pengiriman, kehilangan dan kerusakan barang yang disebabkan oleh kejadian di luar kendali AnterAja seperti force majure (pemberontakan, aksi huru-hara, bencana alam),
    • Penahanan, penyitaan, hingga pemusnahan barang oleh pihak berwajib seperti Kejaksaan, Polisi, Karantina, Bea Cukai.
  • Ada beberapa paket yang dilarang untuk dikirim menggunakan AnterAja, meliputi:
    • Makhluk hidup
    • Obat-obatan terlarang
    • Tiket lotre
    • Senjata
    • Barang mudah meledak
    • Surat berharga (Kartu keluarga, SIM, KTP, sertifikat, giro, saham, cek, obligasi, dan lain-lain)
  • Pengirim bertanggung jawab memberikan perlindungan pada barang yang dikirim menggunakan asuransi. Ganti rugi asuransi bisa mencapai nilai barang yang dikirim.

Cara Kirim Barang Lewat Ekspedisi AnterAja

Untuk mengirim barang lewat ekspedisi AnterAja, ada beberapa tahapan yang perlu dilewati. Tahapan ini nantinya bisa jadi panduan praktis untukmu setiap kali ingin kirim paket via AnterAja.

Apa sajakah itu?

  • Cek berapa ongkos kirimnya,
  • Packing parcel dengan aman,
  • Cari agen atau request pick up,
  • Lacak paket sudah sampai mana,
  • Barang sampai tujuan dengan selamat.

Berikut penjelasan selengkapnya..

1. Cek Ongkir AnterAja

Langkah pertama adalah memperkirakan biaya ongkos kirim AnterAja yang akan dikeluarkan. Proses perhitungan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

  • Berat barang yang dikirim,
  • Jarak kedua kota (asal dan tujuan),
  • Jenis layanan yang digunakan.

Lalu, bagaimana cara mengeceknya? Mudah saja. Kamu hanya perlu masuk ke laman berikut:

cara cek ongkir anteraja

Laman tersebut merupakan situs resmi AnterAja untuk mengecek harga ongkos kirim dari satu kota ke kota lainnya. Di situ, tertera 2 kolom yang perlu diisi: (1) Kecamatan/kota/provinsi asal, (2) Kecamatan/kota/provinsi tujuan.

Silakan isi sesuai dengan alamat pengiriman yang akan digunakan. Jika sudah, ketuk tombol Cek Ongkir di bawahnya. Maka, akan muncul berapa estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk pengiriman tersebut.

2. Packing Parcel Aman

Setelah mengetahui perkiraan biaya ongkirnya berapa, berikutnya adalah mengemas barang dengan rapat dan aman. Pengemasan ini cukup penting ya, jangan sampai barang yang dikirim rusak hanya gara-gara salah packing.

Jadi, kita wajib memperhatikan cara packing barang yang benar sesuai standar ekspedisi pengiriman. Kami menyarankan untuk mengemas barang dengan setidaknya 3-4 lapis.

Lapisan yang dimaksud antara lain:

  • Lapisan ke-1 → Plastik, koran
  • Lapisan ke-2 → Kardus, karton
  • Lapisan ke-3 → Bubble wrap
  • Lapisan ke-4 → Kayu (opsional)

Atau kalau ingin lebih praktis, kamu dapat memesan jasa packing dari pihak AnterAja. Dengan catatan akan ada biaya tambahan yang dikeluarkan untuk jasa tersebut.

Setelah mengemas barang, kamu juga wajib mencantumkan informasi pengiriman. Meliputi:

  • Data pengirim
    • Nama lengkap
    • Nomor HP aktif
    • Alamat lengkap (nama & nomor jalan, RT/RW, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, kode pos)
  • Data penerima
    • Nama lengkap
    • Nomor HP aktif
    • Alamat lengkap (nama & nomor jalan, RT/RW, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, kode pos)
  • Informasi barang
    • Berat barang yang dikirim
    • Jenis barang yang dikirim

Data-data di atas ditulis dalam secarik kertas, kamu bisa print menggunakan kertas HVS. Lalu, tempel dan lapisi kembali dengan plastik bening agar dapat terbaca dengan jelas dan tidak mudah rusak terkena air.

Halaman Selanjutnya
3. Cari Agen / Pick Up...

Laman: 1 2

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *