Advertisement

Cara Mendirikan PT Lengkap Biaya dan Syarat Terbaru

Diterbitkan pada
23 Mei 2022
Waktu membaca
5 Menit

Cara mendirikan PT hampir sama persis dengan cara pendirian CV yang sekarang marak dilakukan oleh para pengusaha di Indonesia.

Pendirian PT atau Perseroan terbatas sendiri juga tak lepas dari beragam persyaratan, prosedur, biaya, dan lainnya.

Hal tersebut dimaksudkan agar proses pembentukan PT mendapat legalitas hukum dan meningkatkan nilai perusahaan.

Bukan hanya di hadapan negara saja tetapi juga di tengah-tengah pandangan masyarakat.

Oleh karena itu, bagi para pebisnis yang berniat ingin mengembangkan usahanya menjadi satu tingkat lebih besar, sebaiknya pelajari seluk beluknya.

Pengertian PT atau Perseroan Terbatas

Apa itu PT? Dalam Pasal 1 nomor satu (1) UU No.40/2007 mengenai PT (Perseroan Terbatas) adalah suatu badan hukum yang menghimpun persekutuan modal dan pendiriannya didasarkan oleh perjanjian tertentu.

Kegiatan usaha yang berada di bawah naungan PT juga dilaksanakan menurut modal dasar yang semuanya terbagi ke dalam jumlah saham.

Serta harus memenuhi persyaratan dan aturan yang sudah ditetapkan oleh UU yang berlaku sesuai dengan tata cara pelaksanaannya.

Menurut UU Cipta Kerja juga, PT bersifat sebagai subjek hukum yang hak dan kewajibannya setingkat dengan manusia.

Dengan begitu status PT lebih humanis, kredibel, legal, dan dapat berjalan sesuai ketentuan yang telah disetujui.

Nah, di tanah air sendiri PT sering lekat dengan sebutan pabrik karena banyaknya buruh atau para pekerja di dalamnya.

Tentu kamu sering melihatnya, bukan?

Syarat dan Ketentuan Pendirian PT

Sebelum mulai mendirikan Perseroan Terbatas, ada beberapa syarat pendirian yang mesti dipenuhi dan harus disiapkan.

Wajib dan nggak boleh di-skip ya!

Jadi, perhatikan baik-baik.

  1. Pendiri PT harus dilakukan minimal dua orang atau lebih
  2. Akta notaris diketik atau dibuat dalam Bahasa Indonesia
  3. Struktur atau susunan kepengurusan diisi oleh paling tidak satu orang sebagai Direktur dan satu orang lagi menjabat sebagai Komisaris
  4. Para pemegang saham wajib mendapat bagian saham yang mereka investasikan
  5. Jika PT asli dari dalam negeri (lokal PT atau PMDN), maka pemilihan nama perusahaan harus dibuat menggunakan 3 suku kata dan tidak menggunakan satu pun nama asing (terkecuali nama tersebut memang diambil dari nama pendirinya langsung)
  6. Apabila mereka pasangan suami-istri yang mendirikan PT, maka harus mendaftarkan bersama-sama.

Akan tetapi jika belum memiliki surat perjanjian nikah, maka harus melibatkan satu partisipan lain sebagai stockholder atau pemegang saham.

  1. PT akan mendapatkan legalitas atau status badan hukum usai mendaftarkan secara resmi ke KemenKumHam dan memperoleh bukti pendaftaran.
  2. Sebuah PT paling tidak harus mempunyai modal yang sama nilainya dengan kesepakatan para pendirinya. Sementara bagi PT Pemilik Modal Asing (PMA) setidaknya harus memiliki 10 miliar rupiah.
  3. Setoran awal untuk modal sebanyak 25% yang diambil dari modal dasar PT.

Lalu, bagaimana dengan biaya-biayanya? Simak dulu pada poin pembahasan selanjutnya ya.

Biaya Pendirian dan Pengesahan PT

Berbeda dengan pendirian CV yang bergantung pada domisili perusahaan berdiri, biaya pendirian PT lebih variatif.

Calon pendiri dapat memilih besaran sesuai budget mereka.

Mulai yang termurah yakni

  • 5.000.000,00
  • 8.000.000,00
  • 10.000.000,00

Biaya tersebut biasanya sudah mendapatkan fasilitas jasa seperti pengurusan akta pendirian PT, SK KemenKumHam, SKT Pajak, NIB, NPWP PT, dan lainnya.

Sedangkan biaya yang lebih tinggi dengan pengurusan yang lengkap serta komplit, setiap pendiri harus menyiapkan anggaran sejumlah

  • 13.000.000,00
  • 20.000.000,00
  • 50.000.000,00
  • 70.000.000,00

Laman: 1 2 3

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Anisa Juniardi

I love being I am. Menulis dan membaca pada ruang yang telah disediakan oleh Tuhan. Iya. Saya seorang content writer SEO dan yeaah.. here we go

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *