Advertisement

11 Cara Jualan Online agar Banyak yang Minat dan Untung Besar

Diterbitkan pada
25 Mei 2022
Waktu membaca
6 Menit

Cara jualan online agar banyak yang minat memerlukan berbagai strategi marketing yang tidak sembarangan.

Terutama pemula yang ingin membuka usaha dan melebarkan sayapnya di dunia bisnis.

Apalagi sejak pandemi dua tahun lalu, hampir semua aktivitas belanja dilakukan secara online.

Walhasil banyak toko yang kebanjiran order sampai harus menambah karyawan dan stok produk mereka.

Memang terlihat menyenangkan kalau toko jadi ramai dan banyak pembeli.

Namun, siapa sangka di balik keberhasilan para seller yang mampu memikat para konsumen dan pelanggan, mereka juga memiliki trik jitu tersendiri. 

Seperti misalnya mulai dari memperbanyak relasi, teman, sampai mempromosikannya secara manual.

Selebihnya bisa kamu baca pada poin-poin berikut!

Cara Jualan Online untuk Memikat Pembeli

1. Pilih Produk yang Dijual

Untuk pemula yang ingin berjualan atau berdagang, mulailah untuk memilih jenis produk yang akan dijual pada konsumen.

Bila belum memiliki modal yang cukup, maka bisa membelinya secara grosir di pusat distributornya.

Atau bisa juga menjadi reseller produk tanpa modal dan dropshipper.

Kamu bisa memilih salah satunya, karena saat ini banyak sekali toko online di shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya sukses berdagang hanya bermodalkan sebagai reseller. 

Kuncinya adalah memilih produk yang paling dibutuhkan masyarakat dan berkemungkinan repeat order.

Katakanlah seperti baju anak, keripik atau camilan, peralatan dapur, dan lainnya.

Namun, usahakan produk tersebut memiliki kualitas yang tinggi dan selisih harganya tak terlalu tinggi dari seller lain ya.

Tujuannya ialah agar kamu masih bisa mendapatkan untung yang banyak dengan harga yang bersaing.

Selain itu, hindarilah produk-produk yang laku saat sedang viral atau tren saja.

Sebab, sudah banyak kasus yang memperlihatkan bagaimana barang tersebut hanya nge-hype saat tertentu saja, tetapi setelahnya bak hilang ditelan bumi.

Apalagi produk seperti itu biasanya memiliki banyak kompetitor karena peristiwa FOMO (Fear of Missing Out).

Intinya, cobalah memilih produk yang:

  • Peminatnya banyak dan punya segmentasi pasar yang tetap
  • Tidak mudah rusak bila dikemas dalam paket
  • Memiliki masa expired cukup lama (minimal 5 bulan)
  • Variatif
  • Memberikan untung yang cukup
  • Sulit ditiru atau dibuat versi KW-nya

2. Pelajari Produk dengan Matang

Segelintir pebisnis mengatakan bahwa mempelajari produk dan menggali value akan mampu meningkatkan kepekaan penjual terhadap barang dagangannya sendiri.

Terutama ketika dihadapkan oleh pertanyaan-pertanyaan pembeli mengenai produk tersebut.

Maka tugas seller yakni menjelaskan, menjawab, dan memberikan solusi yang diperlukan oleh konsumen. 

Makin tahu penjual akan produk yang ia tawarkan, makin tinggi pula ketertarikan pembeli terhadapnya.

Sebab, pembeli akan melihat bahwa penjual bukan hanya sekadar menawarkan atau menjual barang semata, tetapi juga telah membuktikannya sendiri. 

Tahukah kamu? Seorang seller dianggap memiliki nilai plus apabila ia mampu menawarkan barang sekaligus mengedukasi calon pembelinya.

Sebaliknya, ketidaktahuan penjual terhadap produknya sendiri dianggap lalai dan kurang meyakinkan emosi konsumen.

Laman: 1 2 3 4

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Anisa Juniardi

I love being I am. Menulis dan membaca pada ruang yang telah disediakan oleh Tuhan. Iya. Saya seorang content writer SEO dan yeaah.. here we go

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *