Advertisement

Ide Bisnis Handphone dan Aksesoris Pasti Laris Manis

Penulis
Hanif Mufid
Diterbitkan pada
14 Juni 2022
Waktu membaca
4 Menit

ide bisnis handphone dan aksesoris adalah salah satu potensi usaha yang memiliki potensi tinggi.

Sekarang, handphone sudah menjadi kebutuhan pokok. Tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk bekerja dan hiburan. Manusia dan handphone tidak terpisahkan.

Menurut statista, pengguna handphone pada tahun 2020 sendiri hampir mencapai 5 Juta pengguna. Angka ini diperkirakan masih akan meningkat.

Jadi, bisa dipastikan bisnis handphone dan aksesorisnya pasti ada yang berminat untuk beli.

Simak beragam ide bisnis handphone dan aksesorisnya pada artikel berikut.

Tips Memulai Bisnis Handphone dan Aksesoris HP

Seperti bisnis lainnya, untuk memulai bisnis Handphone, ada beberapa langkah yang harus dilakukan.

  1. Riset Pasar

Sebelum memulia bisnis, riset pasar adalah salah satu langkah yang perlu dilakukan. Jangan sampai barang yang kamu jual ternyata tidak sesai dengan selera pasar, sehingga lama lakunya.

Beberapa tren aksesoris HP yang mulai naik adalah TWS atau True Wireless Headphone. Ini karena beberapa handphone keluaran terbaru sudah tidak menggunakan jack audio 3.5 mm lagi.

Kemudian, i-ring handphone juga pernah menjadi tren. Walaupun sekarang sudah berkurang, namun bagi Sebagian orang merasa kurang jika handphone nya tidak menggunakan ring.

  1. Tentukan Tempat atau platform

Tempat yang strategis akan sangat membantu meningkatkan potensi penjualan. Contohnya, lokasi rumah yang di samping jalan raya akan dilewati banyak orang. Bisa jadi mereka membutuhkan aksesoris HP dan mampir ke toko mu.

Apalagi jika rumah tersebut terletak di dekat kampus, seklah atau perkantoran. Namun, umumnya biaya ruko di tempat strategis tidaklah murah. Jadi perhitungkan biaya sewa ruko agar tidak membengkak.

Selain berjualan offline, jualan Online juga memiliki peluang yang bagus. Apalagi kini makin banyak orang yang membeli melalui platform Online. Namun, karena penjualnya sudah banyak, kamu perlu mempertimbangkan beberapa hal.

Hal perlu dipertimbangkan contohnya adalah platform dan jenis barang. Pertimbangkan platform mana yang belum banyak kompetitornya. Lalu, perkirakan barang apa yang belum banyak dijual.

  1. Temukan Supplier

Untuk bisa menjual barang, tentu kamu harus mendapatkan stok barang tersebut terlebih dahulu. Jangan khawatir, sekarang, ada banyak cara untuk mendapatkan stok untuk jualanmu.

Kini menemukan supplier untuk jualan bisa lebih mudah dengan hadirnya situs seperti Alibaba dan aliexpress. Selain itu, kamu juga bisa bekerja sama dengan importir atau distributor. Salah satu distributor adalah mirage Indonesia.

Canggihnya lagi, sekarang bisa juga berjualan tanpa stok. Sistem jualan ini disebut sebagai dropshipper. Kamu bisa berjualan handa dengan membuka toko online, sementara proses pengiriman barang dilakukan dari supplier langsung menuju konsumen.

untuk lebih jelasnya melalui sistem jualan dengan cara dropship, ikuti link berikut.

  1. Pricing

Untuk menggaet pembeli, pastikan harga yang kamu pasang tidak terlalu tinggi. Jangan sampai pembeli kabur ke toko sebelah karena harga di sana lebih murah. Oleh karena itu, selalu update harga aksesoris di pasaran terutama competitor di sekitarmu.

  1. Promosi

Untuk menjangkau lebih banya calon konsumen, kamu bisa melakukan promosi. Contohnya beriklan melalui media sosial. Tanpa adanya iklan, toko online mu akan susah untuk dikenal oleh public.

Buatlah akun khusus toko di Instagram maupun di facebook. Setelah itu, rutin upload foto produk dan promosikan menggunakan hasahtag atau fitur media sosial lainnya.

untuk lebih lengkapnya mengenai cara promosi, kamu bisa mengikuti cara berikut.

Ide Bisnis Jual Handphone

Sebelum mulai menjual handphone, ada beberapa hal yang peru dipertimbangkan. Dengan menawarkan handphone yang tepat kepada calon konsumen, maka peluang mereka membeli handphone akan semakin tinggi.

Laman: 1 2

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Hanif Mufid

hi, I'm a SEO content writer with interest on business, entrepreneur, digital marketing, and many more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *