Advertisement

Apa Itu E-Wallet? Definisi, Contoh, Kelebihan & Kekurangan [Terlengkap]

Diterbitkan pada
30 Mei 2022
Waktu membaca
8 Menit

Bank BTPN merilis jenius yaitu bertujuan untuk mengatur life balance kepada para penggunanya. Dengan aplikasi ini, pengguna mempunyai kendali penuh untuk mengatur keuangannya hanya melalui smartphone.

Selain mudah digunakan, dompet digital ini juga dijamin aman, lho! Cara membuka rekening Jenius BTPN pun tidak perlu ke bank, alias bisa dilakukan secara online.

Layanan dalam dompet digital Jenius antara lain seperti Save it, Send it, Pay Me, Split Bill, dan e-Card. Jadi, kamu bisa memisahkan keperluan keuanganmu sesuai kebutuhan hanya dalam satu aplikasi ini. Sangat menarik kan?

9. Sakuku

sakuku

E wallet yang terakhir yaitu Sakuku. Selain Bank Mandiri maupun Bank BTPN, kini Bank BCA (Bank Central Asia) merilis e wallet Sakuku.

Tujuan dari BCA menghadirkan produk Sakuku adalah karena banyak sekali perusahaan yang menggunakan BCA untuk melakukan penggajian untuk karyawan-karyawannya.

E wallet ini ada 2 jenis, yaitu Sakuku dan Sakuku Plus. Perbedaannya hanya pada jumlah nominal yang bisa disimpan dalam aplikasi Sakuku yaitu maksimal Rp 2 juta. Sedangkan Sakuku Plus bisa menyimpan uang hingga Rp 10 juta.

Selain itu, di Sakuku plus sudah dilengkapi layanan yang lengkap seperti untuk tarik tunai, split bill, dan lainnya.

Kelebihan & Kekurangan Menggunakan E-Wallet

Sebelum memutuskan untuk menggunakan dompet digital, kamu perlu ketahui dulu beberapa kelebihan dan kekurangan dari e-wallet.

Berikut ini kami paparkan keuntungan hingga kekurangan menggunakan e wallet :

Kelebihan :

  1. Proses transaksi lebih cepat tanpa menggunakan uang tunai dan bisa dilakukan dengan cara scan QR Code yang telah disediakan.
  2. Terhindar dari uang palsu dan mengurangi adanya peredaran uang palsu.
  3. Transaksi menggunakan e wallet dijamin aman karena setiap orang harus melakukan verifikasi data dengan benar. Selain itu, banyak fitur keamanan yang bisa digunakan seperti PIN, sidik jari, pemindaian wajah, dll.
  4. Bisa melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja.
  5. Terdapat bukti dan riwayat transaksi yang sudah dilakukan dengan detail.
  6. Banyak promo yang bisa dimanfaatkan, sehingga pembayaran bisa lebih hemat dibandingkan dengan tunai.
  7. Terhindar dari virus dan bakteri yang ada di dalam uang. Misalnya virus COVID-19 yang saat ini sedang merebak.

Kekurangan :

  1. Terdapat biaya transaksi untuk setiap aktivitas pembayaran maupun isi saldo. Setiap e wallet mempunyai kebijakan yang berbeda-beda mengenai biaya transaki ini.
  2. Gaya hidup menjadi konsumtif karena kemudahan dalam melakukan transaksi.
  3. Terdapat beberapa e wallet yang tidak menyediakan layanan untuk mencairkan saldo dalam dompet digital tersebut. Nah, biasanya perlu di transfer ke nomor rekening dahulu.
  4. Merchant yang menerima pembayaran menggunakan e wallet masih belum banyak.
  5. Saldo di dalam e wallet hanya bisa digunakan untuk berbelanja atau membayar tagihan dan tidak bisa dicairkan dalam bentuk tunai.

Gimana? Sampai disini apa sudah paham mengenai apa itu e-wallet hingga kelebihan dan kekurangannya? Nah, kalau sudah kami akan berikan penjelasan mengenai perbedaan e wallet dengan e-money.

Penasaran apa saja perbedaannya? Simak di part selanjutnya dibawah ini, ya! Stay tuned!

Perbedaan E-wallet dan E-money

Apakah kalian sulit membedakan antara e wallet dan e money? Ya, memang keduanya sama-sama digunakan untuk melakukan transaksi secara digital.

Namun, sebenarnya keduanya mempunyai banyak perbedaan, lho! Yuk, ketahui perbedaanya apa saja di bawah ini :

1. Chip Based VS Server Based

Perbedaan yang pertama yaitu terletak pada teknologi yang digunakan. Jika e money menggunakan chip based, sedangkan e wallet menggunakan server based.

Maka dari itu, karena e wallet menggunakan server maka harus selalu terhubung dengan jaringan internet yang stabil. Sedangkan e money tidak perlu, namun harus menggunakan kartu seperti ATM yang sudah ditanam chip.

2. Jumlah Isi Saldo

Perbedaan yang kedua terletak pada jumlah top up saldo. Pengisian saldo e-money lebih sedikit jika dibandingkan e wallet.

Biasanya maksimal nominal saldo di dalam kartu e-money yaitu sebesar Rp 1 juta. Sedangkan e wallet bisa diisi maksimal Rp 10 juta.

3. Fleksibilitas

Yang terakhir yaitu perihal fleksibilitas. Mengenai fleksibilitas, e wallet memang jauh lebih unggul jika di bandingak dengan e-money.

Faktanya, e wallet bisa digunakan untuk segala macam transaksi. Misalnya di toko online, platform pemesanan makanan secara online, aplikasi antar jemput penumpang online, dan masih banyak lagi.

Sedangkan e-money hanya bisa digunakan untuk transaksi di minimarket, pengisian bbm, gerbang tol, dll.

Contoh e-money yang saat ini ada di Indonesia antara lain BCA Flazz, Mandiri E-Money, JakCard, Bank DKI, dan masih banyak lagi.

Kesimpulan

Nah, sampai disini sudah cukup paham kan penjelasan mengenai apa itu e-wallet dan contohnya. Seperti yang sudah kamu jelaskan di atas, e wallet akan membantu kita dalam membayar transaksi secara online dengan mudah dan cepat.

Bahkan isi saldo yang mudah membuat masyarakat beralih menggunakan dompet digital daripada dompet dalam bentuk fisik.

Pastinya e wallet yang sudah kami sebutkan diatas sudah dijamin aman karena sudah mendapatkan izin dari Bank Indonesia. Namun, tentu saja setiap teknologi mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Ada baiknya, sebelum memutuskan menggunakan dompet digital, kamu bisa mempertimbangkan dahulu.

Mungkin sampai disini saja pembahasan kita kali ini. Semoga tulisan diatas bisa bermanfaat untuk kalian, ya.

Ohya, jangan sungkan untuk diskusi atau bertanya dengan kami melalui kolom komentar dibawah. Bagikan juga postingan ini ke teman maupun kerabat yang membutuhkan informasi diatas.

Selain di blog ini, kami juga aktif di media sosial Instagram. Jangan lupa follow IG kami di @Pintarjualan.id. Yuk, kepoin sekarang juga dan nyalakan lonceng (🔔) notifikasinya, ya.

Terimakasih sudah mengikuti kami sejauh ini, see you 🙂

Laman: 1 2 3Lihat Semua

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ambar Arum Juliyanti

I have experience in field of the SEO Content Writer. I am willing and able to learn also work with new things either individual or team. I am also interested in anything about Digital Marketing, SEO and Informatics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *