Sangat Meresahkan, Begini Cara Terhindar dari Modus Penipuan Berkedok Kurir Paket!

Anisa Juniardi 04 Jan 2023 2 Menit 0

Belakangan ini para konsumen khususnya pelanggan marketplace dibuat resah oleh ulah modus penipuan berkedok kurir paket dari sebuah ekspedisi tertentu.

Penipu tersebut mengirimkan sebuah pesan melalui WhatsApp ke calon targetnya dengan menyertakan satu link Apk (aplikasi) berkedok foto lalu mengajak penerima untuk membukanya.

Padahal umumnya seorang kurir paket tidak pernah mengirimkan foto barang dalam bentuk aplikasi apalagi tautan, melainkan gambar langsung secara real time.

Setelah ditelusuri dan dibongkar oleh sejumlah ekspertis, modus berkedok paket tersebut masuk dalam kategori sniffing.

Sniffing adalah sebuah upaya penyadapan yang dilakukan oleh seorang hacker yang memanfaatkan jaringan internet guna mendapatkan informasi pribadi para targetnya seperti nomor telepon, password m-banking, email, data kartu kredit, dan perbankan lainnya.

Para pelaku ini biasa dikenal dengan nama Sniffer dan mereka umumnya melakukan aksi seorang diri atau bahkan membentuk sebuah jaringan sindikat secara diam-diam.

Penipuan paket atas nama kurir

Mengingat bahaya kejahatan sniffing, masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati apabila mendapat kiriman mencurigakan melalui WhatsApp dari orang tak dikenal.

Ciri-ciri penipu berkedok paket dapat dilihat dari beberapa poin berikut:

  1. Pelaku mengaku sebagai kurir dari jasa pengiriman tanah air dan mengirim beragam hoax serta informasi palsu melalui WhatsApp
  2. Nama pelaku tidak terdaftar di situs tracking paket jasa pengiriman yang dimaksud
  3. Pesan WhatsApp dipenuhi oleh link atau tautan yang tidak diketahui serta memerintahkan pengguna untuk membukanya
  4. Ekstensi file yang dikirimkan berbeda dari perilaku kurir pada umumnya. Jika foto dikirim dalam bentuk gambar secara langsung, maka penipu paket akan mengirimkan file berekstensi .apk (aplikasi) dengan dalih “silakan buka foto paket”.
  5. Jika Apk tersebut diklik berarti korban telah mengunduh file apk, sehingga proses sniffing pun berjalan tanpa disadari. Pelaku akan mengambil seluruh data-data penting milik korbannya. Paling berbahaya adalah menguras isi rekening m-banking korban sampai Rp0 (nol rupiah)

Masyarakat pun menanyakan, bagaimana pelaku bisa mendapatkan nomor telepon terutama akun WhatsApp korbannya?

Rupanya rata-rata korban yang menjadi korban penipuan adalah mereka para pengakses internet melalui Wi-Fi umum. Padahal banyak pakar menyarankan masyarakat agar tidak mengakses data yang bersifat privasi menggunakan Wi-Fi di tempat umum. Termasuk membuka Facebook, Instagram, m-banking, dan akun-akun penting lainnya.

Sebab, jaringan Wi-Fi yang disediakan di ruang publik biasanya telah disusupi malware dan berbagai virus pencuri data personal penggunanya.

Pada kasus sniffing, pelaku ditengarai menggunakan malware jenis RAT (Remote Administrator Tool) yang akan berjalan di balik layar perangkat tanpa diketahui pengguna dan menyusup masuk dalam bentuk aplikasi di HP.

Oleh karena itu, pengguna diharapkan lebih berhati-hati dalam mengakses berbagai aplikasi serta media sosial menggunakan koneksi Wi-Fi di tempat umum. Pastikan untuk tidak mengklik apa pun ketika ada pesan masuk dari orang asing lewat WhatsApp maupun aplikasi chat lain.

Kroscek dan selidiki informasi dengan cara menanyakan kebenarannya pada orang terdekat atau melalui forum-forum di internet.


Jangan lupa untuk berkomentar dan beri kami masukan melalui media sosial Pintarjualan di Instagram atau Tips Pintar Jualan on Facebook agar terus berkembang, sehingga mampu menyuguhkan artikel berkualitas sesuai kebutuhan readers. Yuk, baca artikel menarik lainnya di Pintarjualan.id seputar marketplace dari Anisa Juniardy. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi operation@tonjoo.id.


Sumber:

  • Sniffing and its Types | Ethical Hacking – GreyCampus – https://www.greycampus.com/opencampus/ethical-hacking/sniffing-and-its-types

Bagikan ke:
Anisa Juniardi
Ditulis oleh

Anisa Juniardi

I love being I am. Menulis dan membaca pada ruang yang telah disediakan oleh Tuhan. Iya. Saya seorang content writer SEO dan yeaah.. here we go

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.