Advertisement

Dubes Zuhairi: Peluang Bisnis Besar Ukiran Jepara di Tunisia

Penulis
Noer
Diterbitkan pada
02 Maret 2022
Waktu membaca
2 Menit

Tunisia – Ukiran Jepara kini sedang ramai di Tunisia. Hal itu dikatakan langsung oleh duta besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi.

Zuhairi menyatakan, Tunisa merupakan pasar sangat potensial bagi produk-produk Indonesia. Di antara yang sangat diminati adalah mebelair atau furniture.

Terutama mebelair atau furniture yang memiliki gaya khas tersendiri. Seperti mebelair atau furniture bergaya khas ukiran Jepara dan Bali, misalnya.

Baca juga: DKP Kepri Dorong Budidaya Rumput Laut Jadi Bisnis Potensial

Hal itu disampaikan oleh Zuhairi setelah ia bertemu pengusaha Tunisia yang secara rutin mengimpor mebelair atau furniture langsung dari Indonesia.

Pengusaha dan importir mebel, Bashir Fathallah, yang ditemuinya bahkan menyebut bahwa Jepara adalah surga karena terpesona dengan mebel-mebel khas Jepara.

“Ungkapan ini saya dengar langsung dari Bashir. Ia benar-benar terpesona oleh mebel Jepara. Ia akhirnya memesan furniture untuk dipasarkan di Tunis,” tulis Zuhairi dikutip dari Siberindo.co, Rabu (2/3/2022).

Selain di Tunisia, Bashir juga memasarkan ke Libya, Mesir, Kuwait, dan Arab Saudi. “Ia terus memesan mebel dan memasarkannya ke Libya, Mesir, Kuwait, dan Arab Saudi,” ujar Zuhairi.

Sebelumnya, Zuhairi juga bertemu Ali Badri, salah seorang pengusaha Tunisia sekaligus pemilik Archipel. Seperti diketahui, Archipel adalah toko furniture terbesar di Tunis.

Baca juga: Budidaya Ulat Bumbung, Peluang Bisnis di Kalimantan Selatan

Badri mulai mengimpor barang-barang furniture dari Jepara, Semarang, Surabaya, dan Bandung sejak tahun 2004 dan hingga saat kini dirinya masih menjalani bisnis tersebut.

Menurut Badri, barang-barang furniture asal Indonesia sangat diminati di Tunisia karena merupakan yang terbaik dan merupakan hasil dari kreativitas yang sangat eksotik.

“Furniture produk Indonesia merupakan yang terbaik, karena dihasilkan dari bahan-bahan yang sangat bagus dengan kreativitas yang sangat eksotik,” kata Ali Badri sebagaimana dikutip Zuhairi.

Zuhairi sendiri merasa senang. “Saya terharu dan senang, karena sejak lama furniture dari Indonesia begitu populer dan diminati oleh warga Tunisia,” ujar Zuhairi.

Furniture dari Indonesia disukai antara lain karena kualitas yang sangat bagus dan harganya kompetitif. Seperti halnya furniture-firniture dari Jepara.

Baca juga: PLN Luncurkan Marketplace Khusus Kendaraan Listrik & UMKM

Ia menambahkan, furniture asal Indonesia bisa ditemukan di hotel-hotel bintang lima, restoran, kafe, dan rumah-rumah kelas menengah di Tunisia.

“Sebagai Duta Besar RI untuk Tunisia, saya sangat senang, karena produk-produk Indonesia dikenal sebagai produk berkualitas,” kata Zuhairi.


Artikel ini telah terbit di Siberindo.co dengan judul “Demam Ukiran Jepara di Tunisia, Dubes Zuhairi: Ini Peluang Besar”.

Link: https://siberindo.co/02/03/2022/demam-ukiran-jepara-di-tunisia-dubes-zuhairi-ini-peluang-besar/

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Noer

Menjadi content writer (CW) di PintarJualan.id sejak Desember 2021. Menulis atas dasar perintah dan arahan dari Project Manager atau PM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *