Advertisement

Cara Packing Kayu yang Baik dan Benar [Anti Rusak & Kokoh]

Diterbitkan pada
22 Maret 2022
Waktu membaca
4 Menit

Bagi kamu penjual online shop wajib ketahui cara packing kayu yang baik dan benar. Karena, packing dengan kayu terbukti ampuh untuk mengirimkan barang pecah belah maupun barang cair.

Apalagi saat ini penjualan online sedang marak-maraknya, tidak terkecuali penjualan barang pecah belah. Walaupun nantinya membuat ongkos kirim lebih mahal, mereka rela menggunakan packing kayu supaya aman.

Tapi, saat ini masih banyak yang belum mengetahui bagaimana cara packing barang aman menggunakan kayu. Sebetulnya, sudah banyak yang menjual packing kayu di toko online. Tapi, alangkah lebih baiknya jika membuat sendiri. Karena caranya cukup mudah, kok.

Nah, supaya kamu tidak kehilangan postingan ini yuk klik tombol Bookmark( ⭐) di pojok kanan atas browser. Jika sudah siap, langsung saja ikuti langkah-langkah berikut. Lets go!

Cara Packing Kayu yang Baik dan Benar

Pengemasan menggunakan kayu banyak dipilih karena aman. Adapun beberapa jenis barang yang perlu menggunakan packing kayu yaitu barang elektronik, buah dan sayur dalam jumlah banyak, minuman kemasan, barang cair, dan lainnya.

Terdapat 2 cara packing kayu baik untuk ekspedisi J&T, Sicepat, Anteraja, JNE, dll yang bisa kamu pilih yaitu :

  1. Packing kayu untuk benda cair
  2. Packing kayu untuk benda padat

Kedua cara diatas, akan kami berikan panduan lengkapnya dibawah ini!

Cara Packing Kayu untuk Benda Cair

Ikuti panduan dibawah ini untuk pengemasan atau packing kayu benda cair supaya tidak tumpah :

1. Pilih Bahan Kayu

Banyak yang bertanya-tanya, mengenai packing kayu pakai kayu apa? Nah, gunakan bahan kayu seperti kayu randu, kayu mahoni, multiplek, atau kayu yang sedang tidak digunakan namun kuat. Pilihlah kayu yang tahan banting dan kuat untuk mengemas barang.

Hal ini karena kayu yang berbahan kuat akan mampu menahan goncangan saat proses pengiriman ke alamat tujuan yang jaraknya lumayan jauh.

2. Ukur Produk

Ukur produk yang akan di packing menggunakan kayu. Hal ini untuk membuat ukuran kotak packing kayu untuk mengemas barang.

Untuk produk cair, jangan menyisakan ruang yang terlalu banyak supaya tidak tumpah dan tahan akan goyangan saat proses pengiriman.

Jangan lupa juga untuk mengukur ketebalan kayu sesuai dengan jenis dan berat barang yang akan dikirim.

3. Potong Kayu

Setelah mendapatkan ukuran produk, barulah menyiapkan kayu yang sudah dipilih tadi.

Potong kayu sesuai dengan ukuran paket, namun jangan lupa untuk melebihkan ukuran sekitar 1-3 cm supaya ada sedikit ruang dan bisa disambungkan dengan sisi kayu lainnya.

Buatlah bagian atas dan bawah kayu terlebih dahulu, atau bagian yang permukaannya paling lebar. Setelah itu, sambungkan dan paku seluruh bagian kayu yang telah dipotong.

Baiknya, menggunakan paku yang tidak terlalu panjang supaya tidak menembus paket barang. Maka dari itu, lakukan langkah ini dengan tepat dan hati-hati.

4. Gunakan Bubble Wrap

Sebelum paket dimasukkan kedalam kayu, tambahkan bubble wrap dahulu. Hal ini supaya paket tidak langsung menyentuh kayu dan untuk melindungi paket supaya tidak rusak jika terbentur.

Gunakan bubble wrap 3 – 5 lapis saja dan jangan terlalu tebal untuk menghindari paket yang membengkak.

5. Tempelkan Label Fragile

Supaya paket lebih aman, kamu bisa memberikan tanda atau label di sisi luar paket dengan tulisan “Fragile, Handle With Care!”. Hal ini bertujuan untuk memberikan peringatan kepada petugas ekspedisi bahwa paket tersebut sangat rentan.

Selain itu berikan petunjuk bagian atas paket supaya posisi paket sesuai dan tetap aman.

6. Tulis Lengkap Alamat Tujuan dan Nama Penerima

Setelah melakukan seluruh langkah di atas, langkah terakhir yaitu melakukan pengecekan kembali bahwa paket sudah dalam pengemasan yang aman.

Jangan lupa untuk menuliskan alamat tujuan, nama penerima, nomor telepon penerima, dan pengirim. Setelah itu kirimkan paket ke ekspedisi yang dipilih.

Selesai!

Laman: 1 2

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ditulis oleh

Ambar Arum Juliyanti

I have experience in field of the SEO Content Writer. I am willing and able to learn also work with new things either individual or team. I am also interested in anything about Digital Marketing, SEO and Informatics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *