Cara Mudah Menghadapi Badai PHK Massal, Tips Siapkan Modal Untuk Bangun Usaha

Mufid Hanif 10 Jan 2023 3 Menit 0

Gelombang PHK massal dikhawatirkan terjadi pada tahun 2023. Perekonomian yang lesu pada tahun 2023 menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Salah satu perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau layoff kepada ribuan karyawannya pada pekan ini adalah perusahaan bank investasi dan jasa keuangan terkemuka asal Amerika serikat terkemuka.

Mengutip New York Post, Goldman Sachs diperkirakan akan memecat 3200 karyawannya pada Rabu ini. pemecatan ini merupakan salah satu yang paling signifikan, setelah krisis finansial pada 2008.

Kemerosotan dalam aktivitas pembuatan kesepakatan aktivitas global akhir-akhir ini membuat Goldman Sachs terpukul dan harus mengencangkan kondisi keuangan.

Setelah pasar dan perbankan investasi mengalami perkembangan pesat selama pemulihan pandemi, suasana berubah setelah bank sentral AS, Federal Reserve dan bank sentral lainnya menaikkan biaya pinjaman secara agresif dalam rangka mengendalikan inflasi.

Meski gelombang pemutusan hubungan kerja massal pada awal 2023 ini marak, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, belum melihat adanya potensi tersebut di sejumlah perusahaan padat karya.

Mengutip Respublika, Jusuf Kalla telah berbicara dengan pelaku industri. Alih-alih PHK, pelaku industri garmen justru sedang kesulitan buruh, hingga mendatangkan butuh dari Sumatra.

JK melanjutkan, yang mengalami penurunan adalah perusahaan-perusahaan baru, terutama industri digital. Karena kini orang-orang mulai kembali berdatangan ke toko dan mall untuk berbelanja, perusahaan digital ini kini mengalami tren penurunan.

Sering kali, PHK menjadi momen yang mengecewakan. Untuk mengantisipasi PHK Massal, mengambangkan bisnis sendiri bisa jadi pertimbangan untuk memastikan keuangan dalam jangka panjang.

Untuk itu, simak tips siapkan modal untuk bangun usaha berikut.

1. Buat Kanvas Model Bisnis (business Model Canvas)

Business Model Canvass atau kerap disingkat BMC adalah kerangka kerja yang dikenal untuk menjelaskan model bisnis yang akan dirintis.

Dengan memvisualisasikan model bisnis yang akan dijalankan, bisnis yang akan dirintis bisa lebih mudah dipahami dengan baik.

Sehingga baik pengusaha maupun investor bisa lebih mengerti potensi bisnis yang akan dijalankan. Selain mendapatkan gambaran yang lebih jelas, Ini bisa menjadi modal untuk mendapatkan kepercayaan dari investor.

Dari situ, kamu bisa mendapatkan perencanaan keuangan dan estimasi dana yang dibutuhkan. Tidak ketinggalan, proyeksi keuntungan juga bisa ditampilkan untuk menggaet calon investor. Umumnya, usaha dengan modal kecil lebih minim risiko.

2.Perluas jaringan untuk Menemukan Rekan Bisnis

Rekan bisnis juga bisa jadi pilihan untuk mendapatkan modal untuk menjalankan usaha. Modal awal untuk memulai bisnis bisa terpenuhi dengan menggabungkan dana dari rekan bisnis.

Selain tambahan modal, rekan bisnis juga terlibat dalam pengambilan keputusan dalam perusahaan. Sehingga, beban permasalahan usaha tidak ditanggung sendiri.

Namun sebelumnya, diskusikan model bisnis, pembagian tanggung jawab, termasuk pembagian keuntungan dengan baik dan jelas.

3. Manfaatkan bantuan pemerintah

Pemerintah sebenarnya memiliki banyak program agar masyarakat bisa mengembangkan bisnis.

Berbagai program bantuan pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat dan BLT UMKM dapat digunakan sebagai sumber modal.

Perhatikan syarat untuk mendaftar KUR maupun BLT UMKM agar proses pengajuannya berjalan lancar.

4. Pinjaman dari Bank

Selain bantuan pemerintah, Bank juga memiliki program yang bisa memberikan suntikan modal usaha untuk bisnis.

Umumnya, untuk mengajukan pinjaman usaha dari bank, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti Identitas diri, penghasilan atau gaji, NPWP, dan fotokopi buku tabungan.

Syarat umum lainnya adalah tidak memiliki beban hutang di lembaga ataupun pihak mana pun.

5. Platform Fundraising

Fundrasing juga bisa jadi solusi untuk mendapatkan modal usaha dari banyak orang. Apalagi, sekarang banyak platform crowdfunding, peer-to-peer lending, dan jaringan sosial online yang bisa digunakan untuk mengumpulkan dana dari orang-orang yang tertarik dengan usahamu.

Ada beberapa platform fundraising investasi bisnis asli Indonesia yang bisa digunakan, misalnya Bizhare, Modalku, Kolase, kopernik, Gandeng Tangan, Akseleran, dan Tanifund.

Akhir Kata

Begitulah beberapa tips mendapatkan modal untuk mengantisipasi badai PHK massal. penting untuk diingat bahwa setiap cara memerlukan perencanaan dan usaha yang matang.

Sebelum mengajukan pinjaman atau mencari investor, pastikan juga untuk mengukur potensi risiko dan keuntungan dari usaha yang akan dibangun.

Sebagai penutup, ingatlah bahwa keberhasilan dalam memperoleh modal hanyalah sebagian dari keseluruhan proses dalam memulai dan menjalankan sebuah usaha. Namun jangan lupa untuk terus berusaha dan berpikir positif agar dapat mencapai sukses yang diharapkan.


Kamu bisa meninggalkan komentar dan memberikan masukan melalui media sosial @pintarjualan.id di Instagram dan Tips Pintar Jualan di Facebook. Yuk, baca artikel menarik lainnya di pintarjuaan.id seputar Berita, Keuangan, Bisnis, atau artikel lainnya dari Hanif Mufid. Untuk informasi lebih lanjut atau ada keperluan sesuatu silakan hubungi kami via admin@pintarjualan.id


sumber:

  • Goldman Sachs bankers have nickname for layoff bloodbath planned by CEO – https://nypost.com/2023/01/09/goldman-sachs-bankers-have-nickname-for-looming-mass-layoffs/
  • Respons Gelombang PHK Massal, JK: Cenderung Terjadi di Perusahaan Baru – https://www.republika.co.id/berita/ro9eq8457/respons-gelombang-phk-massal-jk-cenderung-terjadi-di-perusahaan-baru
  • INDONESIA’S CROWDFUNDING PLATFORMS – THE TOP 10 – https://www.top10asia.org/rankings/indonesias-crowdfunding-platforms-the-top-10/
Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Mufid Hanif
Ditulis oleh

Mufid Hanif

hi, I'm a SEO content writer with interest on business, entrepreneur, digital marketing, and many more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.