Advertisement

Cara Menulis Alamat Paket Barang Pos agar Benar Sesuai Format

Diterbitkan pada
18 Mei 2022
Waktu membaca
3 Menit

Cara menulis alamat paket barang pos Indonesia dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa langkah.

Walaupun tampak sama dengan penulisan paket J&T, akan tetapi ada beberapa perbedaan mendasar yang mesti diketahui.

Ya, walaupun pengiriman paket via pos agak berkurang karena kemunculan Si Cepat, J&T, dan lainnya, tetapi siapa sangka perusahaan ini tetap stabil beroperasi.

Terutama bagi mereka yang kerap kirim paket berupa amplop untuk melamar kerja, biasanya menggunakan Pos Indonesia.

Nah, buat kamu yang juga ingin menggunakan layanan Pos, coba pelajari terlebih dahulu format dan tips mengirim paket.

Format Cara Menulis Alamat Paket Barang Pos

Format Menulis Alamat Penerima Paket

Untuk menulis alamat penerima paket bisa saja berbeda, tergantung siapa yang akan menerima barang tersebut.

Seperti misalnya format penulisan paket untuk teman dan perusahaan tempat melamar kerja sudah pasti tak sama.

Persis dengan yang disarankan oleh pihak Pos Indonesia.

Setidaknya dalam menulis alamat tercantum identitas si penerima dari mulai nama dan alamat lengkap, kode pos, serta nomor HP.

Penulisan Alamat Paket Kardus

Contoh format alamat penerima paket berupa barang:

Penerima:

Hadi Suwoyo Jatipurna

Jln Gondosuli No. 45, RT 005/001, Mergangsan, Yogyakarta – 55151

No.Hp: 088734578654

Penulisan Alamat Paket Amplop Lamaran Kerja

Sementara jika paket berupa amplop, maka bisa ditulis seperti ini:

Tujuan:

Yth. Manajer HRD PT Elang Bakti Persada

Jln. Kinasih No. 89, Citatah, Cipatat, Bandung, Jawa Barat.

Po. BOX 563573

Di Bandung

Boleh dicatat ya, untuk penulisan lamaran kerjavia Pos menggunakan amplop biasanya ditambah dengan nama jabatan yang dilamar.

Format Menulis Alamat Pengirim Paket

Penulisan identitas pengirim juga sama persis dengan pengirim, yakni terdiri dari nama lengkap, alamat, dan nomor HP.

Namun, tahukah kamu bagaimana cara menulis alamat paket yang benar?

Penulisan Alamat Paket Barang

Pengirim:

Anjani Salihah

Kaplingasih RT 009/003, Kel. Banyudelik, Kec. Babadan, Ponorogo.

Kode Pos: 575389

HP: 082156786654

Format Alamat Lengkap

Atau bisa dibuat seperti ini

From: Anggaraeni Kalifah Hajat (Alif)

Address: Jl. Kertosononggudan No.67 RT 16/14, Batuwarno, Wonogiri, Jawa Tengah.

(Rumah pagar abu-abu, dekat pohon beringin pas dan bagian teras ada empat kursi bernuansa Jawa)

– 57220

Hp: 088156487614

Tempat Peletakan Alamat Paket Pos

Setelah mengetahui cara menulis alamat paket barang Pos yang benar, langkah berikutnya adalah menempatkannya.

Maksudnya adalah posisi atau tempat menempelkan alamat penerima dan pengirim paket.

Untuk alamat pengirim biasanya diletakkan pada bagian paling atas bagian pojok kanan atas atau di tengah (terpusat).

Sebab, nama penerima akan dilihat pertama kali oleh petugas dan pihak ekspedisi.

Apalagi jika paket tersebut merupakan amplop lamaran kerja.

Selanjutnya baru menempelkan alamat pengirim tepat di bawah si penerima.

Pastikan tidak ada tulisan yang salah dan tulisan dapat dibaca secara jelas oleh petugas.

Tips dan Trik Penting Kirim Paket via Pos

Dalam proses pengiriman paket terkadang tidak berjalan mulus. Ada beberapa pihak yang mengalami beberapa kendala.

Akhirnya, paket lama sampai, isi paket rusak, tempelan alamat penerima memudar, dan sebagainya.

Sehingga kurir pun kesulitan dan harus bekerja keras menyelesaikan tanggungjawab mereka yang berdampak pada customer.

Melihat hal tersebut, ada beberapa tips dan trik yang ingin kami bagikan jka kamu ingin mengirim paket.

  1. Pastikan penulisan alamat pengiriman sudah benar dan tidak ada kesalahan sedikit pun.
  2. Jangan menuliskan anonim untuk menulis nama pengirim karena hal tersebut akan membingungkan karyawan di lapangan
  3. Bungkus paket sebaik mungkin. Jika paket tersebut merupakan makanan kering atau benda yang mudah remuk, lebih baik lindungi menggunakan sobekan koran atau benda tahan banting lainnya.
  4. Setelah alamat penerima dan pengirim sudah ditempel pada kardus, kemudian lapisi menggunakan lakban bening agar tulisan tersebut tidak luntur jika terkena hujan atau tidak memudar karena tergesek sesuatu.
  5. Katakan pada customer service atau petugas loket yang bekerja di kantor pos mengenai jenis paket.
    Misalnya: paket berupa herbal cair atau makanan padat.
  6. Tanyakan pada petugas perihal yang kurang atau meminta saran demi kebaikan paket
  7. Kamu juga boleh menanyakan perkiraan paket sampai ke alamat tujuan untuk mengukur waktu perkiraan
  8. Jika semua sudah selesai, kamu hanya perlu membayar ongkos kirim pengiriman dan simpan resi baik-baik
  9. Dalam waktu 24-48 jam, cobalah untuk melacak keberadaan paket.

Laman: 1 2

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Anisa Juniardi

I love being I am. Menulis dan membaca pada ruang yang telah disediakan oleh Tuhan. Iya. Saya seorang content writer SEO dan yeaah.. here we go

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *