Advertisement

Seperti Apa Trend Baru E-commerce di 2022? Simak Berikut!

Diterbitkan pada
09 Maret 2022
Waktu membaca
2 Menit

Pintarjualan.idE-commerce akan punya trend baru di tahun 2022. Seperti yang dikatakan oleh Open Labs, bahwa 2021 merupakan tahun yang luar biasa untuk dunia bisnis terlepas dari tantangan yang ada.

Adanya pandemi COVID-19 merupakan salah satu faktor terbesar yang berdampak pada sektor e-commerce di Indonesia.

Seperti pengalaman dan kondisi 2 tahun terakhir ini, Open Labs mengasumsikan perkembangan di tahun 2022. Akan ada proyeksi trend terbaru di dunia e-commerce yang akan muncul di Indonesia tahun ini.

Jeffrey Yuwono, selaku CEO Open Labs mengungkapkan, cukup optimis dengan lanskap pertumbuhan e-commerce di Indonesia tahun 2022. Hal tersebut dibuktikan oleh pertumbuhan e-commerce Indonesia yang stabil di beberapa tahun terakhir ini.

Baca Juga : OVO Sudah Launching di Semua Marketplace Unicorn Indonesia

“Menurut laporan terakhir dari – Technology-empowered Digital Trade in Asia Pacific – total ukuran pasar eCommerce Indonesia mencapai US$ 43.351 miliar (Rp 628.6 triliun) di 2021. Ukuran pasar tersebut menunjukkan potensi eCommerce Indonesia mendekati potensi Korea Selatan dan Tiongkok,” ungkapnya dalam keterangannya, Rabu (9/3/2022).

Dibawah ini merupakan beberapa trend baru di industri e-commerce Indonesia di tahun 2022 menurut Open Labs :

  1. Pertumbuhan moderat e-commerce Indonesia

    Trend pertama yaitu akan ada pertumbuhan moderat di ecommerce Indonesia. PDB Indonesia diproyeksikan tumbuh sekitar 5%, dan jelas terlihat tidak begitu besar.

    Artinya daya beli konsumen Indonesia tidak akan meningkat secara drastis di tahun 2022. Dengan begitu, Open Labs percaya pertumbuhan industri e-commerce Indonesia akan pada level moderat.
     
  2. Peningkatan GMV (Gross Merchandise Value)

    Trend kedua yaitu GMV kan mengalami peningkatan. Pada tahun 2021, GMV Indonesia mencapai $70 Miliar. Yang berarti, peningkatan dari tahun ke tahun mencapai 49%.

    Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan 52% di sektor e-commerce yaitu eConomy SEA 2021. 
  3. Kategori Fashion dan Kuliner akan tetap nomor 1

    Trend baru yang ketiga di industri e-commerce di tahun 2022, menurut Open Labs kategori fashion dan kuliner makanan akan tetap menjadi nomor 1.

    Hal ini karena jumlah pelaku usaha yang terus meningkat di kategori ini dan juga total nilai penjualan.

Baca Juga : Ingin Jualan Pakaian Untuk Lebaran? Ini Tips Larisnya!

Diperkirakan pada tahun 2025, ekonomi berbasis digital seluruhnya diprediksi bisa mencapai $146 Miliar. Hal ini diikuti dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) yang mencapai 20%.

Dalam laporan tersebut mengungkapkan bahwa tahun 2030, ekonomi digital Indonesia diharapkan bisa berkembang dan tumbuh hingga 5 kali lipat yaitu mencapai US$330 Miliar atau setara Rp 4,702 Triliun.

“Hanya masalah waktu saja tren ini akan menguasai Indonesia. Karena kita masih berada di tengah-tengah pandemi di tahun ini, tim riset kami telah menyimpulkan bahwa tren ini akan menjadi tren besar bagi eCommerce Indonesia di 2022,” ujar Jeffrey.

Artikel ini telah tayang di beritakini.co dengan judul “E-commerce Bakal Punya Tren Baru di 2022”

Link Sumber : https://beritakini.co/news/e-commerce-bakal-punya-tren-baru-di-2022/index.html

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ambar Arum Juliyanti

I have experience in field of the SEO Content Writer. I am willing and able to learn also work with new things either individual or team. I am also interested in anything about Digital Marketing, SEO and Informatics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *