Elon Musk Kehilangan $27 Miliar dalam Satu Hari, Pecahkan Rekor Sejarah Kerugian Personal Terbesar

Mufid Hanif 11 Jan 2023 2 Menit 0

Elon Musk, pendiri dan CEO SpaceX dan Tesla, dikabarkan kehilangan sekitar $27 miliar dalam satu hari. Ini merupakan rekor dunia kerugian personal terbesar dalam sehari oleh seorang individu.

Jika dirupiahkan, penyusutan kekayaan Musk ini kurang lebih sebesar 418 Triliun Rupiah. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya saham Tesla di bursa saham.

Meskipun penurunan ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah manusia, Forbes mencatat bahwa Musk masih memiliki kekayaan bersih yang cukup besar. Musk yang kini menjadi CEO Twitter diperkirakan masih memiliki kekayaan bersih sekitar $185 miliar.

Pada Januari 2021, Elon Musk menjadi orang kedua yang pernah mengumpulkan lebih dari $200 miliar kekayaan pribadi. Pencapaian tersebut didapatkan beberapa bulan setelah pendiri dan CEO Amazon, Jeff Bezos mendapatkan gelar tersebut.

Musk segera mengalahkan Bezos menjadi orang terkaya di dunia saat saham Tesla melonjak. Pada Oktober 2021, Tesla melewati kapitalisasi pasar $1 triliun untuk pertama kalinya, bergabung dengan raksasa teknologi Amazon, Apple, Google (Alphabet), dan Microsoft dalam liga elit tersebut. Bulan berikutnya, kekayaan Musk mencapai $340 miliar,

Jumlah kekayaan tersebut jika dirupiahkan adalah sebesar Rp 5.257 Triliun. Tentunya ini merupakan jumlah kekayaan yang sangat menakjubkan.

Namun, daya tarik Tesla mulai memudar. Kini, saingan Musk mulai mengejar dan mempengaruhi nilai bersih Musk. Ketua Tesla tetap menjadi orang terkaya di dunia tapi kekayaan-nya menurun dengan cepat.

Penurunan kekayaan ini lebih curam sejak September tahun lalu. Dan awal Desember, dia kehilangan tahta orang paling kaya di muka bumi kepada Bernard Arnault, pendiri dan CEO dari kekuatan produk mewah berbasis di Paris LVMH (Louis Vuitton Moët Hennessy).

Sementara itu, tren penurunan kekayaan Musk terus berlanjut dan akhir 2022, dia kehilangan $200 miliar hanya dalam 14 bulan. Dia adalah satu-satunya orang di planet ini yang kehilangan banyak kekayaan ini.

Turunnya Minat Terhadap Tesla dan Pembelian Media Sosial Twitter menjadi sumbangsih terbesar atas kemerosotan jumlah kekayaan Musk.

Saham Tesla terjun bebas 65 persen tahun lalu. Faktor terbesar kemerosotan ini adalah menurunnya minat pelanggan terhadap Tesla. Perusahaan tampaknya kesulitan dengan permintaan yang menurun.

Dilaporkan perusahaan memangkas produksi di pabriknya di Shanghai, China. Pembuat EV juga baru-baru ini menawarkan diskon langka sebesar $7,500 kepada konsumen AS untuk mengambil pengiriman Model 3 sedan dan Model Y sport utility vehicle, dua model dengan volume penjualan tertinggi.

Sementara itu, Musk malah menjual jumlah besar saham Tesla tahun lalu untuk pembelian raksasa media sosial Twitter sebesar $44 miliar.

Kini dilaporkan bahwa perusahaan mobil elektrik tidak lagi menjadi aset terbesarnya. SpaceX, atau Space Exploration Technologies Corp., adalah penghasil uang bagi Musk. 42.2 persen dari SpaceX, yang bernilai $44.8 miliar masih dimiliki Musk. Sementara Saham Musk saat ini di Tesla bernilai $44 miliar.

Karena masih memiliki aset lain, ia mengabaikan kekhawatiran tentang merosotnya perusahaan mobil elektrik tersebut.

“Tesla melaksanakan lebih baik dari sebelumnya!” Musk tweet beberapa minggu lalu.”Kami tidak dapat mengontrol Federal Reserve. Itulah masalah sebenarnya di sini,” sambungnya mengkritik Federal Reserve yang menaikkan suku bunga.


Kamu bisa meninggalkan komentar dan memberikan masukan melalui media sosial @pintarjualan.id di Instagram dan Tips Pintar Jualan di Facebook. Yuk, baca artikel menarik lainnya di pintarjuaan.id seputar Berita, Keuangan, Bisnis, atau artikel lainnya dari Hanif Mufid. Untuk informasi lebih lanjut atau ada keperluan sesuatu silakan hubungi kami via admin@pintarjualan.id


sumber:

  • Elon Musk lost $200 billion in just over a year – https://www.androidheadlines.com/2023/01/elon-musk-lost-200-billion-dollars-in-about-a-year.html
Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Mufid Hanif
Ditulis oleh

Mufid Hanif

hi, I'm a SEO content writer with interest on business, entrepreneur, digital marketing, and many more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.