Advertisement

Apa Itu NFT? Bagaimana Cara Kerjanya? Seperti Apa Bisnisnya?

Diterbitkan pada
17 Januari 2022
Waktu membaca
11 Menit

Akhir-akhir ini banyak media sosial dan berita yang membicarakan mengenai NFT. Bagi orang awam, pasti bertanya-tanya apa itu NFT? Bisnis seperti apa? Bagaimana cara kerjanya? dan lainnya.

Nah, pada kesempatan kali ini akan kami bahas tuntas mengenai NFT. Untuk itu, jangan kemana-mana, ya. Langsung saja yuk simak. Check it out… 👌

Apa itu NFT (Non-Fungible Token)?

mengenal nft

Jadi apa sih makna dari NFT ini?

Istilah NFT adalah singkatan dari Non-Fungible Token, yaitu semacam token atau aset digital yang bisa terhubung dengan sistem blockchain.

Masih bingung? Jadi intinya Non Fungible Token ini adalah turunan dari mata uang digital seperti Bitcoin. Tapi NFT tidak bisa digunakan sebagai nilai tukar, hanya untuk jual beli aset digital sebuah karya.

Nah, belum lama ini viral di media sosial seorang pemuda asal Indonesia yang mengunggah foto selfie dirinya dalam bentuk NFT di pasar OpenSea. Tak disangka, foto selfie Ghozali tersebut telah terjual puluhan juta lebih.

Ghozali ini telah mengupload foto selfie dirinya sejak 2017 hingga 2021. Setiap hari dia melakukan foto selfie dan jumlah saat ini mencapai 933 NFT. Hingga saat ini Ghozali raup miliaran rupiah dari foto yang diunggahnya. 

Non-Fungible Token ini sebenarnya sudah muncul sejak lama. Tapi pada tahun 2017 mulai dikenal banyak orang melalui game yang diluncurkannya yaitu “Crypto Kitties”.

Game tersebut sistemnya berbasis blockchain Ethereum, jadi pengguna bisa memelihara, membeli dan mengadopsi binatang kucing secara virtual.

Tahun 2021 kemarin, penjualan Non-Fungible Token ini mencapai jumlah yang fantastis yaitu sekitar US$ 25 miliar atau setara dengan Rp. 357 Triliun. Waw, jumlah yang sangat fantastis, ya 🤑

Bagaimana Cara Kerja NFT?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Non-Fungible Token ini bekerja menggunakan teknologi blockchain. Kebanyakan menggunakan blockchain Ethereum.

Ethereum ini merupakan mata uang kripto seperti halnya dengan Bitcoin, Dogecoin, dan lainnya. Nah, blockchain dari koin ETH atau Ethereum ini yang akan menyimpan informasi.

Dengan menggunakan sistem blockchain ini bisa digunakan untuk melacak kode unik yang ada di NFT.

Nah, dari situ nanti kamu bisa mengetahui berbagai informasi seperti, siapa yang mengunggah pertama kali, yang membeli pertama, dan pemilik asli aset digital tersebut.

Perlu dipahami bahwa. teknologi ini tidak bisa mencegah orang lain bisa mempunyai salinan yang berasal dari aset digital ini.

Maka dari itu diciptakan kode unik yang bisa menjadi bukti sertifikat kepemilikan aset digital tersebut.

Maka dari itu Non-Fungible Token bisa menjadi pilihan yang tepat dan efektif jika akan membeli aset digital yang bersifat collectible.

Selain itu, teknologi Non-Fungible Token ini juga dikenal dapat membantu upaya dalam memberantas para hacker yang tidak bertanggung jawab.

Barang Apa Saja yang Dijual Belikan Disini

Dari kasus viral Ghazali Everyday tersebut, kita bisa melihat bahwa aset digital seperti foto bisa diperjualbelikan dalam bentuk NFT. Lalu apa ada yang lain? Ya, tentu saja ada.

Pada umumnya format NFT ini adalah JPG, PNG, GIF, dan lainnya. Nah, aset karya seni digital yang bisa untuk diperjualbelikan dalam bentuk ini antara lain :

  • Koin langka.
  • Tweet.
  • Kalimat motivasi.
  • Foto.
  • Kartu perdagangan virtual.
  • Gambar objek fisik.
  • Skin video game.
  • Real estat virtual
  • Kartu pokemon, dan semua konten yang bisa di upload di internet.

Sebenarnya, file dokumen pun bisa diubah dalam bentuk token ini. Tapi untuk harga jual aset karya seni digital di atas tergantung dengan beberapa faktor. Misalnya faktor kualitas, kreativitas, dan reputasi dari karya digital.

Apa Bedanya dengan Crypto?

perbedaanya dengan crpto

Perlu diketahui bahwa Non-Fungible Token ini hanya turunan dari crypto. Dan kedua hal tersebut sangatlah berbeda.

Selain itu, fungsi dari kripto dan Non-Fungible Token ini memiliki perbedaan. Bedanya yaitu kalau crypto bisa diperjualbelikan di berbagai platform dengan bebas dalam bentuk mata uang digital. Sedangkan, NFT hanya bisa diperjualbelikan dalam bentuk aset digital karya seni.

Intinya jika kita mempunyai aset digital karya seni, kita bisa mengubahnya dalam bentuk NFT dan bisa mencantumkan tanda kepemilikan karya seni tersebut.

Harga juga bisa menjadi perbedaan antara kripto dan NFT ini. Kalau aset kripto seperti Bitcoin atau Binance memiliki nilai tukar yang sama saat diperjualbelikan. Misalnya nilai Bitcoin 600 juta, maka akan bernilai tukar sama yaitu 600 juta.

Kalau harga Non-Fungible Token tidak sama dengan harga Non-Fungible Token lain. Maksudnya adalah, masing-masing aset digital NFT yang satu dengan yang lainnya tidak memiliki nilai yang setara atau sama.

Hal ini karena NFT memiliki kepemilikan yang mutlak. Jadi pemilik bebas memberikan harga aset digital dalam bentuk Non-Fungible Token.

Untuk Apa NFT Dibuat?

Sebenarnya apa sih tujuan NFT ini dibuat?

Tujuannya token ini dibuat adalah untuk memberikan kesempatan bagi para pekerja seni dan konten creator untuk memasarkan produk mereka secara luas. 

Selain itu juga akan memberikan pengalaman bagi mereka untuk memperjualbelikan aset digital secara global dengan mudah hanya melalui smartphone saja.

Namun seorang konten kreator atau pekerja seni yang menjual karyanya disini, hanya bisa menjualnya kepada konsumen yang menggunakan Non-Fungible Token saja.

Tapi keuntungan para penjual yang akan mereka dapatkan bisa berkali-kali lipat lebih besar, daripada dengan cara offline atau tradisional.

Ini Dia Marketplace NFT Terbesar & Terbaik Saat Ini

Memang tidak banyak marketplace Non-Fungible Token saat ini yang tersedia. Entah karena sistem yang rumit atau fitur yang banyak, sehingga marketplace untuk NFT ini jarang ditemukan.

Namun, kamu nggak usah khawatir, ya. Dibawah ini telah kami berikan rekomendasi platform atau marketplace yang bisa digunakan untuk jual beli aset digital.

Yuk, langsung saja lihat dibawah ini :

1. OpenSea

Yang pertama yaitu marketplace OpenSea. Ini merupakan platform jual beli aset digital NFT yang terbaik.

OpenSea ini membantu meningkatkan perdagangan pasar, dan meningkatkan volume pasar.

Marketplace ini merupakan salah satu pasar yang menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Menurut survey hampir 13 miliar kekayaan bersih sudah dicapai dalam platform ini.

Marketplace ini mendukung penggunaan token ERC-1155 dan ERC-721. Aset digital yang bisa dijual melalui OpenSea ini adalah seperti olahraga, foto, video, musik, aset game, domain, dan lainnya.

2. Rarible

Marketplace selanjutnya adalah Rarible. Platform ini banyak dimiliki komunitas yang memunculkan aneka ragam karya seni digital dan collectible item.

Dari pada OpenSea, platform Rarible lebih ramah untuk pengguna yang baru pemula dan masih awam.

Selain itu, di platform ini mempunyai pilihan royalti dan bisa menjual item dengan sistem satuan atau batch (koleksi).

3. Foundation

Yang terakhir adalah marketplace foundation. Ini merupakan platform kumpulan multi bayangan yang berisi banyak jenis Non-Fungible Token.

Selain itu, disini juga mendukung jaringan blockchain Ethereum. Sehingga bisa membuat handal dan kompatibel karena didukung mesin virtual Ethereum.

Platform ini juga telah mencatat perdagangan dari NFT yang terkenal dan populer. Misalnya seperti Nyan Cat NFT dari Edward Snowden. Harga Nyan Cat NFT ini lebih dari US$ 800.000. 

Bagaimana Cara Membuat Hingga Menjual NFT

Sampai disini sudah cukup jelas kan mengenai NFT ini? Pertanyaan yang sering muncul selanjutnya adalah bagaimana cara menjual dan membuat Non-Fungible Token ini?

Pertanyaan tersebut akan kami berikan melalui penjelasan sederhana dibawah ini. Namun, untuk melakukan jual beli NFT, kamu wajib untuk mempunyai aset kripto sesuai dengan pasar yang digunakan.

Misalnya saja pasar kripto Punks dan Rarible, keduanya hanya dapat menerima transaksi yang menggunakan dollar dan ETH.

Tanpa basa-basi langsung simak saja cara membuat dan menjual NFT dibawah ini. Check it out…

1. Menentukan Pasar

Cara yang pertama yaitu menentukan pasar NFT yang terbaik dan tepat. Untuk macam-macam pasar NFT sudah kami jelaskan diatas, ya.

Karena pasar NFT ini sangat beragam, pilihlah penawaran yang terlengkap dan beragam. Misalnya marketplace OpenSea.

Kalau sudah menentukan pasar yang akan digunakan, langkah selanjutnya yaitu “menghubungkan dompet cryptocurrency” yang bisa mendukung untuk melakukan transaksi.

Kemudian pilihlah opsi “Mint of NFT”, dan unggah dokumen digital milikmu. Pada proses ini, setiap pasar mempunyai waktu berbeda beda. Ada yang sangat cepat, namun ada yang lama.

2. Masukkan Aset yang Akan Dijual

Jika kamu sudah selesai melakukan langkah di atas, selanjutnya yaitu input aset digital yang akan dijual.

Nah, kamu akan diberikan pilihan untuk melakukan pendaftaran aset digital yang nantinya akan dijual dipasar.

Kamu tinggal pilih tombol “Jual” kemudian ikuti petunjuk untuk menjual sesuai dengan masing-masing pasar.

Karena cara untuk menjual aset di masing-masing pasar itu berbeda-beda. Maka kamu cukup mengikuti instruksi yang diberikan saja.

Nantinya kamu akan menginputkan informasi mengenai detail harga, batas waktu lelang, dan mata uang kripto yang bisa digunakan untuk melakukan pembayaran aset tersebut.

Selanjutnya, pasar akan otomatis menghitung biaya gas fees dan biaya penanganan. Biaya gas fees ini merupakan biaya jaringan blockchain ETH yang digunakan untuk mencatat transaksi. Sedangkan biaya penangan ini nominalnya berbeda-beda.

Sebagai informasi, jika kamu akan menjual Non-Fungible Token di pasar yang berbeda, maka akan ada biaya tambahan lain yang perlu dibayar.

3. Mengelola dan Mempromosikannya

Kalau sudah menyelesaikan informasi dan pendaftaran aset NFT yang dijual, langkah selanjutnya tinggal mengelola dan mempromosikannya.

Kamu bisa mempromosikannya melalui beberapa cara. Misalnya melalui website, media sosial, atau situs tertentu yang bisa menarik pelanggan yang potensial.

Jika kamu akan merubah informasi mengenai biaya, detail, dan pembayaran, maka tentu akan ada biaya tambahan untuk mengubahnya. Biaya ini adalah biaya gas fees dan biaya penangan lainnya.

Apa Hubungan NFT dengan Metaverse?

hubungan dengan metaverse-min

Kenapa Metaverse sering disangkutpautkan dengan NFT sih? Apakah keduanya ada hubungannya? Ya, tentu saja ada.

Jadi, awal mulanya yaitu pada bulan Desember 2021. Mark Zuckerberg mengumumkan perubahan nama Facebook ke Meta.

Meta ini adalah bentuk rebranding Facebook sebagai ruang virtual dalam bentuk 3 Dimensi yang saat ini disebut dengan Metaverse.

Pada intinya, tujuan metaverse ini dibuat supaya seseorang bisa pergi kemana saja tanpa harus beranjak dari tempat duduk sekarang. Pergi disini maksudnya ke ruang virtual tadi.

Lalu, apa hubungannya dengan Non-Fungible Token?

NFT disini adalah sebuah produk yang ada di dalam Metaverse. Misalnya begini, kamu mempunyai karya NFT Art, nah nantinya karya digital tersebut bisa dipromosikan dan dipajang di Metaverse ini.

Dengan begitu, nantinya aset karya digital milikmu akan berguna dan mempunyai nilai jual. Ini juga merupakan alasan mengapa Metaverse bisa meningkatkan kegunaan dari suatu Non-Fungible Token sebagai token digital.

Sangat menarik ya? Bahkan tokoh besar pun mendukung adanya Non-Fungible Token ini. Mengapa bisa sepopuler itu, bahkan di kalangan selebriti, hingga tokoh besar? Yuk, lihat pembahasanya di part selanjutnya~

Cara Transaksi di NFT

Bagi pemula, sistem transaksi di NFT memang terlalu rumit saat dipraktekkan. Banyak sekali beberapa tahap yang harus dilakukan supaya bisa melakukan transfer uang, misalnya untuk pembelian Little Alien yang dibeli oleh CNN.

Baru-baru ini CNN mencoba untuk melakukan transaksi menggunakan NFT. Mereka menggunakan redaksi untuk membeli karya digital milik seniman Alexander Shelupinin asal Moskow, Rusia. 

Mereka membeli karya seniman tersebut yang berjudul Little Alien. Untuk proses pembelian tersebut dilakukan di pasar NFT yang saat ini sedang populer yaitu Origin Known. 

Alexander Shelupinin ini menjual karya Little Alien dengan harga 0.01 ETH. Atau setara dengan US$ 15 atau sekitar Rp. 210.000 ribu rupiah.

Mereka harus melakukan transfer mata uang kripto Ethereum dulu sebanyak US$ 20 dari pertukaran mata uang digital Coinbase ke dompet digital Rainbow.

Kemudian, melakukan penghubungan dompet digital Rainbow ke Origin Known. Lalu, harus mengirim lagi Ethereum senilai US$ 15 yang dibutuhkan untuk membeli karya seni tadi menggunakan Rainbow ke Origin Known.

Lalu, Siapa yang Diuntungkan dari NFT ini?

Kalau dari kasus diatas, siapa sih yang diuntungkan?

Alexander Shelupinin mengatakan bahwa ia mulai bergabung untuk memasarkan karyanya di NFT sudah sejak tahun 2018. Saat itu karya yang terjual sudah 226 karya dengan NFT, dan telah mencapai pendapatan 15 ETH. Kalau saat itu ya sekitar Rp. 378 juta.

Bayangkan saja kalau dengan harga koin ETH saat ini yang sudah mencapai 60 juta rupiah. Tentu akan sangat untung banyak sekali, ya.

Sebenarnya ia tidak hanya menggunakan platform satu saja yaitu Origin Known. Dia juga menjualnya di berbagai platform terkenal seperti Open Sea dan lain sebagainya.

Pengalaman unik yang pernah dialami yaitu pada saat dia membeli sebuah karya lukisan dengan harga US$ 56, dan ia jual kembali dengan harga yang sangat tinggi yaitu US$ 6.200.

Kalau dirupiahkan dari awal ia membeli lukisan tersebut yaitu RP. 784 ribu, menjadi Rp. 86,8 juta saat laku terjual. Wah untung berkali kali lipat, ya!

Jadi tentu saja yang diuntungkan adalah banyak pihak yang terlibat dari jual beli dan platform yang mendukung.

Apalagi saat ini pasar NFT meningkat tajam. Pada tahun 2020 kemarin saja sudah meningkat 4x lipat. Dan jumlah yang dicapai telah lebih dari US$ 250 juta.

Daftar NFT Termahal di Dunia

Tahun 2022 ini NFT semakin mengguncang pasar aset digital. Banyak pengguna yang semakin minat untuk menjual aset digitalnya di pasar ini.

Banyak seniman dan konten kreator yang berhasil menjual karya digitalnya dengan sangat mahal. Saat ini Mike Winkelmann atau sering disebut dengan Beeple telah mencapai rekor dunia nomor 1 yang berhasil menjual NFT Art termahal yaitu dengan harga US$ 69.3 juta.

Penasaran daftar NFT termahal di dunia? Yuk,, lihat daftarnya berikut ini :

  1. Everydays: The first 5000 days by Beeple seharga Rp. 99.480.150.000.000
  2. CryptoPunk #7523 by Larva Labs seharga Rp. 16.795.350.000.000
  3. CryptoPunk #3100 by Larva Labs seharga Rp. 10.881.090.000.000
  4. CryptoPunk #7804 by Larva Labs seharga Rp. 10.852.380.000.000
  5. Crossroad by Beeple seharga Rp. 9.474.300.000.000
  6. Ocean Front by Beeple seharga Rp. 8.613.000.000.000
  7. CryptoPunk #5217 by Larva Labs seharga Rp. 7.823.475.000.000
  8. This Changed Everything by Sir Tim Berners-Lee seharga Rp. 7.794.765.000.000

Gimana? Apakah kamu mampu untuk membeli Art semahal itu? 😀

Kelebihan dan Kekurangan NFT

Sebuah sistem teknologi dan bisnis pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Nah, dalam Non-Fungible Token ini apa saja sih kelebihan dan kekurangannya?

Sebelum kamu masuk ke pasar NFT, ada baiknya mengetahui informasi kelebihan dan kekurangannya berikut ini :

Kelebihan :

  • Aset digital yang unik dan bisa untuk dikoleksi. Hal ini karena karya aset digital ini hanya ada satu dan tidak bisa diduplikasi. Maka dari itu bisa mengoleksi aset ini sesuai keinginan dan kebutuhan.
  • Aset ini tidak bisa dihapus, dihancurkan, maupun diedit atau direkayasa dalam bentuk apapun.
  • Aset yang langka yang dapat menjadikan objek digital tersebut mengalami kenaikan harga yang fantastis.
  • Bisa dipercaya karena token tidak dapat ditukarkan dalam bentuk lain.
  • Terdapat smart contract.

Kekurangan :

  • Harus membayar penuh karena nilainya tidak bisa dibagi menjadi lebih kecil.
  • Aset digital di Non-Fungible Token bisa saja dicuri. Misalnya marketplace yang kamu gunakan untuk membeli tutup, maka tidak ada jaminan aset yang ada di marketplace mu aman.
  • Untuk pemula akan mengalami kesulitan karena transaksi yang rumit.
  • Tidak ramah pengguna.
  • Merupakan kategori pasar yang spekulatif.

Nah, itulah beberapa kekurangan dan kelebihan dari NFT. Maka lebih baik untuk mempelajari lebih dalam dulu mengenai bisnis NFT dan cara untuk mengelolanya.

Kamu bisa lihat pembahasan dibawah ini, ide peluang bisnis NFT yang bisa kamu coba. Yuk, Stay tuned!

7 Ide Peluang Bisnis NFT yang Menguntungkan di 2022

Ghozali Everyday Raup Miliaran Rupiah dari Penjualan NFT di OpenSea

Di tahun 2022 banyak sekali peluang usaha bisnis online yang menjanjikan. Salah satunya yaitu bisnis NFT.

Bagi konten kreator dan pekerja seni, ini merupakan bisnis yang menarik untuk menjual karya seni mereka dengan mudah dan mempunyai nilai yang tinggi.

Namanya juga Non-Fungible Token, jadi aset digital yang unik biasanya banyak dibeli dan bahkan menjadi koleksi.

Selain bisnis jual beli NFT art, ternyata ada ide bisnis lain yang bisa kita jadikan peluang dari maraknya ini.

Bagaimana cara bisnis dari Non-Fungible Token (NFT) ini ? Yuk simak pembahasan berikut ini :

1. Membuat Blog atau Website Mengenai NFT

Peluang bisnis yang bisa kamu coba yaitu dengan membuat blog atau website dengan tema NFT. Jadi di blog dan website tersebut, kamu memberikan informasi yang lengkap mengenai apa itu NFT.

Selain konten NFT yang informatif, kamu bisa menulis di blog tersebut mengenai tutorial mendaftar NFT, Tips agar aset digital mudah terjual, dan lainnya.

Nah, karena konten tersebut sedang marak di tahun 2022 dan seterusnya, kamu bisa menulis dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh pengguna. Dan juga kamu bisa memanfaatkan teknik SEO supaya tulisan kamu bisa mencapai di peringkat atas pencarian.

Lalu apa untungnya dari membuat blog atau website ini? Jika pembaca yang kamu peroleh sangat banyak, maka kamu bisa menghasilkan uang disini.

Caranya dengan monetisasi dan daftar Google Adsense untuk blog kamu. Nantinya, blog kamu akan berpotensi menghasilkan uang dari setiap klik dan iklan.

2. Membuat Bootcamp Online

Selanjutnya adalah membuat bootcamp online mengenai ekosistem NFT. Memang untuk membuat bootcamp atau kursus online ini kita mesti paham dan telah berpengalaman dalam bidang NFT.

Jika sudah berpengalaman, barulah memberanikan diri untuk membuka kursus ini. Kamu bisa memberikan materi dari pengenalan NFT, cara menjual, cara membeli, dan tips lainnya.

Kamu bisa memasang tarif perminggu atau perbulan untuk kursus tersebut. Selamat mencoba~

3. Membuat Komunitas

Peluang bisnis online yang ketiga adalah membuat komunitas bagi para pembuat, penjual, dan penggemar NFT.

Apalagi jika membuat forum atau grup ekslusif yang menyaingi Bitcointalk, bisa saja ini menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

4. Membuat Buletin

Tidak banyak portal berita yang memberikan pembahasan mendalam mengenai NFT ini. Nah, ini bisa menjadi peluang besar bagi anda. Karena belum banyak pesaing dalam usaha ini.

Kamu bisa menggabungkan berita NFT yang terbaru dari berbagai informasi. Misalnya dari siaran pers, penjualan lelang besar, dan perkembangan pasar saat ini.

5. Menjadi Artis NFT

Saat ini banyak sekali artis yang mendadak mempromosikan bisnis NFT ini. Seperti yang kita tahu Artis Syahrini, Luna Maya, Ridwan Kamil dan lain sebagainya.

Di media sosial mereka seperti di Instagram, mereka mengupload koleksi NFT yang mereka punya. Tentu dari sini, banyak yang akan membelinya.

6. Membuat Koleksi Non-Fungible Token

Sebagai pekerja seni dan konten kreator, pasti tidak sulit untuk membuat berbagai macam aset digital yang unik dan berpotensi laku di pasar NFT.

Seperti halnya cuitan tweet saja bisa laku di NFT. Apalagi aset digital seperti koleksi foto, lukisan, musik, dan lainnya.

7. Merilis Aplikasi

Saat ini para pengembang aplikasi banyak sekali yang memanfaatkan maraknya NFT untuk membuatnya sebagai Aplikasi.

Tentu saja mereka akan memberikan aplikasi dengan fitur yang lebih lengkap dari yang aplikasi lain yang sudah ada. Biasanya isi dari aplikasi ini berisi fitur untuk menjual, membeli, mempromosikan, hingga mencetak.

Ide bisnis ini bisa menghasilkan uang setiap hari apabila banyak yang mengunduh dan menggunakan aplikasi ini.

Penutup

Demikianlah pembahasan mengenai apa itu NFT, cara menjual dan membeli, hingga peluang bisnis pada tahun 2022 dan seterusnya.

Semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua, ya.

Jika masih ada pertanyaan bisa tulis di kolom komentar. Atau berdiskusi langsung dengan kami melalui Instagram di @Pintarjualan.id. Jangan lupa di follow, ya!

Bagikan juga postingan ini ke teman-teman kalian yang belum tahu mengenai Non-Fungible Token ini.

Terimakasih sudah membaca, see you 😊

Bagikan ke:
Ditulis oleh

Ambar Arum Juliyanti

I have experience in field of the SEO Content Writer. I am willing and able to learn also work with new things either individual or team. I am also interested in anything about Digital Marketing, SEO and Informatics.

4 Comments

  1. Aziz berkata:

    Kalau halilin kamu siaratnya apa

    1. Ambar Arum Juliyanti berkata:

      Waduh rumit ini kak hehe

  2. Aziz berkata:

    😁😁✌️

    1. Ambar Arum Juliyanti berkata:

      Gimana, ada yang bisa dibantu kak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *